Mental Baja Anak-anak Muda AC Milan
Gia Yuda Pradana | 25 Desember 2016 14:00
Bola.net - - Skuat muda AC Milan besutan Vincenzo Montella baru saja menjuarai Supercoppa Italiana 2016 dengan mengalahkan lewat adu penalti di Doha. Kesuksesan ini merupakan buah dari mental baja dan keyakinan kuat para pemainnya.
Sebelum laga, Montella mengatakan kepada semua anak buahnya bahwa mereka harus percaya kalau mereka lebih kuat dari Juventus. Mereka mengusung keyakinan itu ke atas lapangan dan berhasil mewujudkan target untuk menjadi juara.
"Target kami adalah juara. Kami harus berkembang jadi lebih baik, dan sudah melakukannya selama beberapa bulan terakhir. Itu adalah kemenangan yang pantas, yang kami raih lewat perjuangan sampai tetes keringat terakhir," kata Montella seperti dikutip Football Italia.
"Kami mengawali dengan sedikit tegang, tapi bisa mengatasinya. Sebelumnya, saya minta para pemain agar yakin bahwa mereka lebih kuat dari Juventus, karena hanya mereka yang merasa kuatlah yang bisa mencapai semua tujuan. Sekarang, dengan bangga saya katakan, mereka memang lebih kuat."
Milan sempat tertinggal oleh gol Giorgio Chiellini di menit 18, tapi bisa membalas lewat Giacomo Bonaventura menit 38. Skor 1-1 tak berubah hingga habis waktu normal dan extra time. Adu penalti pun digelar. Kiper Gianluigi Donnarumma berjasa besar dengan mengagalkan eksekusi Paulo Dybala, sebelum kemudian Mario Pasalic jadi algojo penentu kemenangan Milan.
Milan keluar sebagai juara. Ini adalah trofi pertama Rossoneri sejak tahun 2011.
"Saya turut berbahagia untuk para pemain, karena kami sudah membangun sebuah tim yang solid, dan itu juga termasuk mereka yang jarang bermain. Saya bahagia untuk Presiden Silvio Berlusconi, yang begitu peduli pada trofi ini, untuk Adriano Galliani dan para suporter Milan, yang setelah bertahun-tahun akhirnya bisa merayakan gelar juara."
"Ini adalah fondasi kami untuk jadi lebih baik lagi di masa depan."
Trofi diangkat bersama oleh Ignazio Abate dan kapten Riccardo Montolivo yang cedera. Gelandang muda Manuel Locatelli juga tampak tak kuasa membendung air matanya di lapangan.
"Itu adalah momen yang emosional bagi semua orang. Saya yakin, banyak dari mereka yang akan mengenang momen tersebut seumur hidupnya."
"Ini juga momen penting bagi saya, karena ini adalah trofi pertama saya sebagai pelatih, setelah sebelumnya kalah di dua final," pungkas Montella.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















