Monza Terdegradasi: Akhir Pahit Kisah di Serie A
Aga Deta | 5 Mei 2025 04:31
Bola.net - Monza resmi menjadi tim pertama yang terdegradasi dari Serie A musim 2024/2025. Kekalahan telak 0-4 dari Atalanta memastikan nasib pahit mereka.
Kekalahan itu terjadi di kandang sendiri, Stadion U-Power, pada pekan ke-35 yang berlangsung Minggu (4/5/2025) malam WIB. Sebenarnya, degradasi Monza sudah bisa diprediksi sejak beberapa bulan lalu.
Saat ini, Monza hanya memiliki 15 poin dari 35 pertandingan yang telah dimainkan. Mereka masih berpeluang mencatat rekor terburuk dalam sejarah Serie A.
Rekor buruk itu sebelumnya dipegang oleh Venezia, yang hanya meraih 17 poin pada musim 1949/1950. Monza memiliki tiga laga tersisa untuk menghindari catatan kelam tersebut.
Monza Berusaha Hindari Rekor Terburuk Serie A

Monza kini berjuang untuk tidak tercatat sebagai tim dengan rekor terburuk sepanjang sejarah Serie A. Dalam format 20 tim dan tiga poin untuk kemenangan, catatan terburuk adalah 17 poin.
Monza saat ini mengoleksi 15 poin dan hanya meraih dua kemenangan sepanjang musim. Mereka juga mencatat sembilan hasil imbang dan 24 kekalahan.
Tiga laga tersisa menjadi kesempatan terakhir mereka untuk menyelamatkan sedikit harga diri. Jika gagal, Monza akan menggantikan Venezia dalam buku rekor Serie A yang menyedihkan.
Dari Harapan Bersejarah ke Kejatuhan Tragis

Monza awalnya merupakan proyek ambisius dari Silvio Berlusconi, yang menyelamatkan klub dari kebangkrutan pada 2018. Ia berinvestasi besar untuk membawa klub ke Serie A pada 2022.
Di bawah pelatih Raffaele Palladino, Monza tampil mengejutkan dan aman di papan tengah dengan 52 poin di musim pertamanya. Musim kedua mereka juga cukup stabil dengan 45 poin, meski kepergian Berlusconi mulai terasa dampaknya.
Musim 2024/2025 menjadi bencana sejak awal, terutama setelah Palladino pergi. Alessandro Nesta dipecat setelah 17 laga, digantikan Bocchetti. Namun, Bocchetti akhirnya dicopot setelah hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga, sehingga Nesta dipanggil kembali.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




