
Bola.net - IShowSpeed menjadi perhatian publik setelah mengalami tindakan rasialis saat melakukan siaran langsung pada pertandingan Piala Dunia 2026. Insiden itu terjadi ketika laga Argentina menghadapi Cape Verde di Miami, Amerika Serikat.
FIFA merespons peristiwa tersebut dengan pernyataan resmi yang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk rasisme, kebencian, dan diskriminasi. Badan sepak bola dunia itu juga langsung memulai penyelidikan setelah memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut.
Kasus ini menambah daftar persoalan yang masih membayangi sepak bola internasional meski kampanye antirasisme terus digencarkan. FIFA menegaskan Piala Dunia harus menjadi ajang yang menghadirkan persatuan, keberagaman, dan rasa saling menghormati.
FIFA Buka Penyelidikan atas Insiden
FIFA strongly condemns racism, hate and discrimination in all forms. These actions have no place in football, at the FIFA World Cup, or anywhere in society.
— FIFA Media (@fifamedia) July 7, 2026
FIFA was made aware of an incident involving a supporter and #IShowSpeed at Miami Stadium during the Argentina vs Cabo… pic.twitter.com/iUUJ1kRZev
FIFA mengonfirmasi telah mengetahui insiden yang melibatkan IShowSpeed dan seorang pendukung saat pertandingan Argentina melawan Cape Verde pada 3 Juli 2026. Proses penyelidikan dimulai segera setelah laporan diterima.
Dalam pernyataannya, FIFA menyampaikan, "FIFA mengetahui insiden yang melibatkan seorang pendukung dan #IShowSpeed di Stadion Miami saat pertandingan Argentina vs Cape Verde pada 3 Juli 2026 dan segera memulai penyelidikan." Pernyataan itu sekaligus mempertegas sikap organisasi terhadap tindakan diskriminatif.
FIFA juga menyatakan pihaknya "sangat mengecam rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuk". Organisasi tersebut menilai tindakan seperti itu tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun kegiatan olahraga lainnya.
Kronologi dan Peran IShowSpeed di Piala Dunia
FIFA has opened an investigation after IShowSpeed was allegedly subjected to racist abuse during Argentina's World Cup match against Cape Verde pic.twitter.com/7KkrnQvyD2
— Dexerto (@Dexerto) July 7, 2026
Influencer asal Amerika Serikat yang memiliki nama asli Darren Watkins Jr. itu sedang melakukan siaran langsung ketika insiden terjadi. Ia kemudian menghadap ke arah seorang pendukung yang berusaha menarik perhatiannya dari tribune.
Saat IShowSpeed bertanya apa yang diucapkan pendukung tersebut, perempuan itu diduga melontarkan kalimat dalam bahasa Spanyol yang berarti, "Pergilah menangis di kebun binatang." Ucapan tersebut dinilai sebagai serangan bernuansa rasialis.
IShowSpeed menghadiri sejumlah pertandingan Piala Dunia melalui kerja sama dengan FIFA, Fox Sports, dan YouTube. Kesepakatan itu memungkinkan dirinya menayangkan ulang siaran resmi pertandingan melalui platform miliknya.
Popularitas IShowSpeed menjadi salah satu alasan kehadirannya menarik perhatian besar di stadion. Ia memiliki lebih dari 150 juta pengikut di berbagai platform media sosial, termasuk YouTube, Instagram, TikTok, dan X.
FIFA kembali menegaskan bahwa Piala Dunia merupakan perayaan persatuan, keberagaman, dan saling menghormati. Organisasi itu memastikan tidak akan menerima pihak mana pun yang bertindak dengan cara yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.
Sumber: Al Jazeera
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026 07:19Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
-
Asia 12 Agustus 2026 23:23Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 23 Agustus 2026 05:15Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
-
Bundesliga 23 Agustus 2026 04:59Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
-
Liga Italia 23 Agustus 2026 01:32Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 06:27Prabowo Minta Aturan Pembukaan Lahan Direvisi dan Perbanyak Alat Berat
-
Liputan6 23 Agustus 2026 00:49Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Api Hanguskan Ratusan Rumah Suku Sasak
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:37Seskab Teddy: 4 Heli Water Bombing Ditambah untuk Kebakaran Hutan Kalteng
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:244 Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, 2 Tewas dan 1 Hilang
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:09Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat Kebakaran Hutan, Minta Pompa dan Heli
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:05Gereja di Lapas Manado Terbakar
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330620/original/098096700_1787393601-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_16.33.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330741/original/041673200_1787421185-1005824714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330482/original/071249500_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.55.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330737/original/014551600_1787416079-1000044932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330733/original/010127900_1787415521-IMG-20260822-WA0153.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330732/original/075039900_1787414833-1000044918.jpg)
