Murka! CEO Juventus Kecam Wasit 'Magang' di Liga Champions Usai Kartu Merah Lloyd Kelly
Afdholud Dzikry | 27 Februari 2026 09:08
Bola.net - Luka mendalam masih dirasakan kubu Juventus usai tersingkir secara tragis dari ajang Champions League musim ini. CEO Juventus, Damien Comolli, akhirnya buka suara terkait kegagalan menyakitkan di tangan Galatasaray tersebut.
Comolli tampak sangat terpukul saat berbicara dalam ajang Financial Times Football Summit baru-baru ini. Ia mengakui bahwa kekalahan malam itu akan menghantuinya hingga bertahun-tahun ke depan.
Inti kemarahan Comolli tertuju pada keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Lloyd Kelly. Keputusan krusial tersebut dianggap sebagai faktor utama hancurnya mimpi comeback Si Nyonya Tua.
Laskar asal Turin ini merasa dirugikan karena wasit yang memimpin laga dianggap belum layak memegang tensi sebesar itu. Comolli menilai otoritas wasit menjadi titik lemah yang merugikan klub sebesar Juventus.
Wasit Minim Pengalaman Jadi Biang Kerok?
Damien Comolli tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap penunjukan pengadil lapangan di laga hidup mati tersebut. Ia mempertanyakan kualitas wasit yang ditugaskan dalam laga sebesar itu.
Ia menilai wasit tersebut melakukan blunder besar yang mengakhiri harapan juara raksasa Italia itu di panggung Eropa. Keputusan kartu merah kepada Kelly dianggap sebagai keputusan yang sangat tidak masuk akal.
"Saya tidak mengerti bagaimana, untuk pertandingan sebesar ini, mereka mengirim wasit yang baru memimpin sepuluh laga Champions League sepanjang kariernya," ujar Damien Comolli.
Kekecewaan ini begitu membekas karena Juventus merasa sudah berada di jalur yang benar sebelum insiden tersebut terjadi.
"Kartu merah frustrasi lainnya yang sebenarnya tidak pernah layak menjadi kartu merah, dan akhirnya kami tersingkir dari Champions League," lanjutnya dengan nada getir.
Luka Juventus yang Sulit Sembuh
Kekalahan ini dipastikan meninggalkan trauma mendalam bagi seluruh elemen di Juventus. Comolli secara terbuka menyatakan bahwa proses penyembuhan mental akibat laga ini akan memakan waktu sangat lama.
Ia bahkan menyindir situasi ini dengan merujuk pada rivalitas mereka di liga domestik. Namun, fokus utamanya tetap pada rasa sakit yang diderita timnya akibat keputusan non-teknis.
"Pertandingan itu akan terasa menyakitkan untuk bertahun-tahun, tanpa keraguan sedikit pun," ucap Comolli lugas.
Bagi Comolli, memproses kegagalan ini bukanlah perkara mudah mengingat besarnya ekspektasi fans global.
"Akan butuh bertahun-tahun bagi saya untuk bisa melupakannya," tegasnya lagi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
