Rafael Leao Puji Adaptasi Cepat Christian Pulisic di Lini Serang AC Milan
Dimas Ardi Prasetya | 21 November 2025 14:37
Bola.net - Christian Pulisic memulai musim ini dengan peran berbeda dari biasanya. Pemain asal Amerika Serikat itu tidak lagi hanya mengisi sisi sayap, melainkan turut mencoba posisi sentral di lini depan. Perubahan itu muncul setelah Massimiliano Allegri mencari opsi baru saat krisis pemain depan melanda AC Milan.
Situasi tersebut membuat Pulisic harus beradaptasi lebih cepat. Ia bukan sekadar menjadi penyerang tambahan, tetapi benar-benar ditempatkan sebagai penyerang tengah maupun second striker.
Peran baru ini menuntut mobilitas, kecerdasan posisi, serta ketajaman yang lebih tinggi ketimbang bermain melebar. Menariknya, performanya terbilang memuaskan.
Statistiknya musim ini memperlihatkan bahwa penempatan Pulisic di tengah memberi efek positif bagi Milan. Gol-gol yang ia ciptakan lahir dari pergerakan agresif dan pemahaman ruang yang berkembang pesat. Pulisic kini tidak lagi dilihat sebagai winger murni, melainkan pemain yang bisa memecah kebuntuan dari berbagai zona serang, termasuk jantung pertahanan lawan.
Leao Puji Adaptasi Cepat Pulisic

Peralihan peran Pulisic rupanya menarik perhatian Rafael Leao. Sang bintang Portugal menilai koleganya di lini serang itu menjalani transformasi besar dalam waktu singkat. Ia melihat Pulisic kini tampil dengan kecerdasan baru yang tidak ia tunjukkan ketika masih bermain di Borussia Dortmund maupun Chelsea.
Pujian Leao tentu bukan tanpa alasan. Pulisic telah tampil sembilan kali di semua kompetisi musim ini dan mencatat enam gol plus dua assist. Empat gol ia ciptakan di Serie A, sementara dua lainnya tercipta di Coppa Italia. Tiga dari gol liga itu bahkan lahir saat ia berposisi sebagai second striker.
Efektivitasnya terlihat jelas ketika ia bergerak dari belakang striker utama, seperti ketika menghadapi Udinese dan Napoli. Kombinasinya dengan rekan setim membuat lini depan Milan lebih cair dan sulit ditebak. Mobilitasnya otomatis membuka ruang bagi Leao maupun Santiago Gimenez yang kerap menjadi tandem di lini depan.
"Christian telah sedikit berubah, di Chelsea dan Dortmund ia adalah pemain sayap sejati. Sekarang ia memahami evolusi sepak bola dan pentingnya statistik,” ujarnya seperti dilansir Football Italia.
"Ia sangat cerdas, tahu cara bergerak sebagai pemain nomor 10, dan ketika saya bermain dengannya, saya mencoba membantu menciptakan ruang. Ia sangat penting bagi kami dan bisa membuat perbedaan di mana pun,” puji Leao.
Pulisic Fokus Pulihkan Fisik Usai Cedera Hamstring

Setelah performanya menanjak, Pulisic sempat mengalami kemunduran akibat cedera hamstring. Cedera itu muncul setelah duel sengit melawan Juventus, yang memaksanya absen cukup lama di Serie A. Milan kehilangan kontribusinya di empat pertandingan penting melawan Fiorentina, Pisa, Atalanta, dan AS Roma.
Absennya Pulisic terasa jelas karena Milan kehilangan fleksibilitas di lini depan. Struktur serangan yang biasanya dinamis mendadak lebih mudah terbaca. Tanpa Pulisic yang mampu berpindah-pindah peran, pilihan Milan dalam menjaga agresivitas serangan menjadi menurun.
Kembalinya Pulisic terjadi saat Milan menghadapi Parma pada pekan ke-11 Serie A. Namun ia baru bisa bermain sebagai pemain pengganti di menit ke-70. Meski tampil cukup aktif, ia belum mampu menyumbang gol dalam laga yang berakhir 2-2 tersebut. Situasi itu menunjukkan bahwa ia masih butuh waktu untuk kembali ke kondisi terbaiknya.
Kini menjelang berakhirnya jeda internasional, Milan berharap kondisi Pulisic semakin membaik. Kehadirannya sangat dibutuhkan untuk menghadapi laga besar derby kontra Inter Milan di Giuseppe Meazza pada Senin (24/11/2025). Jika pulih sepenuhnya, Pulisic bisa kembali memerankan peran sentral yang sebelumnya membuatnya tampil begitu memukau.
Klasemen Liga Italia
(Football Italia)
Baca Juga:
- Inter vs AC Milan: Cristian Chivu Tetap Teguh pada Taktik Pressing Tinggi
- Benarkah Label 'Flop' Terlalu Kejam untuk Luis Henrique di Inter Milan?
- AC Milan Cari Tambahan Bek, Nama Lama Kembali Muncul ke Permukaan
- AC Milan Kepincut Bintang Muda Standard Liege Berjuluk The New Lukaku
- Luka Modric Moncer di AC Milan: Kucka Ungkap Kekaguman dan Hasrat Main Bareng Sang Maestro
- Kabar Buruk Jelang Derby della Madonnina! Inter dan AC Milan Terancam Kehilangan Pemain Bintang
- Derby Milan: Ancaman Nyata dari Bangku Cadangan Inter Milan yang Siap Mengubah Laga
- Adrien Rabiot Siap Kembali Perkuat AC Milan di Derby Panas Kontra Inter, Pengaruhnya Begitu Dirindukan
- AC Milan Mengintip Peluang Gaet Lewandowski: Sinyal Penolakan Turki Buka Jalan ke San Siro?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalur Barcelona Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:41
-
Jalur Real Madrid Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:21
-
Jalur Arsenal Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:01
-
Hasil FP2 MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Kembali Tercepat, Ungguli Pedro Acosta
Otomotif 28 Februari 2026, 10:49
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Villarreal: Ujian Berat di Puncak La Liga
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 13:31
-
Prediksi Roma vs Juventus 2 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 13:17
-
Prediksi Man Utd vs Crystal Palace 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:59
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:50
-
Michael Carrick Belum Punya Jadwal Pasti Kembalinya Matthijs de Ligt
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:31
-
Prediksi Babak 16 Besar Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Man City?
Liga Champions 28 Februari 2026, 12:01
-
Jalur Barcelona Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:41
-
Jalur Real Madrid Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:21
-
Jalur Arsenal Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:01
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 10:52
-
Hasil FP2 MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Kembali Tercepat, Ungguli Pedro Acosta
Otomotif 28 Februari 2026, 10:49
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21




