Review: Hattrick Cavani Amankan Posisi Napoli
Editor Bolanet | 6 Mei 2013 03:40
- sukses membungkam Inter Milan dengan skor 3-1. Adalah Edinson Cavani yang menjadi bintang Napoli dengan torehan hattrick-nya ke gawang Nerazzurri di San Paolo dini hari tadi (6/5).
Gol Napoli dicetak oleh Cavani di menit ke tiga. Inter menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ricardo Alvarez pada menit ke 23. Sepuluh menit berselang, Cavani kembali membawa timnya unggul juga melalui titik putih. Dan pada menit ke 78 lagi-lagi Cavani mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan timnya.
Dengan kemenangan tersebut Napoli berhasil mengunci zona Liga Champions sekaligus berpeluang besar tampil di kompetisi paling bergengsi di Eropa pada musim depan. Selain itu, Cavani juga mengukuhkan diri di puncak capocannonieri.
Dalam pertandingan tersebut, Cavani benar-benar menjadi mimpi buruk bagi anak asuh Andrea Stramaccioni. Betapa tidak, pertandingan baru berjalan tiga menit tuan rumah langsung memimpin.
Inter sempat membuka asa setelah Alvarez dilanggar di kotak terlarang. Hadiah penalti yang diberikan wasit kepada Nerazzurri tak disia-siakan oleh pemain asal tersebut.
Namun gol Alvarez tersebut seolah sia-sia setelah Cavani kembali membawa timnya unggul. Juga melalui titik putih, pemain timnas tersebut sukses menaklukkan Samir Handanovic.
Menghadapi Napoli di kandangnya sungguh membuat Inter kerepotan. Belum lagi kondisi tim yang compang-camping akibat cedera masal yang mendera Nerazzurri yang membuat kekuatan tim tidak utuh lagi.
Sebaliknya bagi tuan rumah yang berambisi meraih tiga angka demi mengamankan posisi kedua, kondisi tamu yang tak stabil benar-benar dimanfaatkan oleh anak asuh Walter Mazzarri.
Di babak kedua, Inter mencoba mengejar ketertinggalan. Secara ball possession, Nerazzurri unggul atas tuan rumah. Namun keunggulan tersebut tidak memberikan mereka peluang untuk menyamakan kedudukan.
Tanpa kehadiran para striker andalannya yang absen akibat cedera, sulit bagi tim tamu untuk meruntuhkan dominasi Napoli di kandangnya. Dan lagi-lagi episode buruk Inter berlanjut, alih-alih mencetak gol, di menit ke 78 gawang Nerazzurri kembali kebobolan melalui aksi seorang Cavani.
Sampai wasit meniupkan peluit tanda pertandingan selesai, tidak ada gol lagi tercipta dan kemenangan 3-1 menjadi milik Napoli.
Starting line-up kedua tim:
Napoli (3-5-2): De Sanctis; Gamberini (Rolando 64'), Cannavaro, Britos, Behrami, Dzemaili (Armero 66'), Maggio, Zuniga, Hamsik, Pandev (Insigne 85'), Cavani.
Inter (3-5-2): Handanovic; Chivu, Jonathan, Pereira, Ranocchia (Schelotto 83'), Juan, Kuzmanovic (Pasa 83'), Guarin, Alvarez, Kovacic, Benassi (Cambiasso 46'). (bola/gag)
Gol Napoli dicetak oleh Cavani di menit ke tiga. Inter menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Ricardo Alvarez pada menit ke 23. Sepuluh menit berselang, Cavani kembali membawa timnya unggul juga melalui titik putih. Dan pada menit ke 78 lagi-lagi Cavani mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan timnya.
Dengan kemenangan tersebut Napoli berhasil mengunci zona Liga Champions sekaligus berpeluang besar tampil di kompetisi paling bergengsi di Eropa pada musim depan. Selain itu, Cavani juga mengukuhkan diri di puncak capocannonieri.
Dalam pertandingan tersebut, Cavani benar-benar menjadi mimpi buruk bagi anak asuh Andrea Stramaccioni. Betapa tidak, pertandingan baru berjalan tiga menit tuan rumah langsung memimpin.
Inter sempat membuka asa setelah Alvarez dilanggar di kotak terlarang. Hadiah penalti yang diberikan wasit kepada Nerazzurri tak disia-siakan oleh pemain asal tersebut.
Namun gol Alvarez tersebut seolah sia-sia setelah Cavani kembali membawa timnya unggul. Juga melalui titik putih, pemain timnas tersebut sukses menaklukkan Samir Handanovic.
Menghadapi Napoli di kandangnya sungguh membuat Inter kerepotan. Belum lagi kondisi tim yang compang-camping akibat cedera masal yang mendera Nerazzurri yang membuat kekuatan tim tidak utuh lagi.
Sebaliknya bagi tuan rumah yang berambisi meraih tiga angka demi mengamankan posisi kedua, kondisi tamu yang tak stabil benar-benar dimanfaatkan oleh anak asuh Walter Mazzarri.
Di babak kedua, Inter mencoba mengejar ketertinggalan. Secara ball possession, Nerazzurri unggul atas tuan rumah. Namun keunggulan tersebut tidak memberikan mereka peluang untuk menyamakan kedudukan.
Tanpa kehadiran para striker andalannya yang absen akibat cedera, sulit bagi tim tamu untuk meruntuhkan dominasi Napoli di kandangnya. Dan lagi-lagi episode buruk Inter berlanjut, alih-alih mencetak gol, di menit ke 78 gawang Nerazzurri kembali kebobolan melalui aksi seorang Cavani.
Sampai wasit meniupkan peluit tanda pertandingan selesai, tidak ada gol lagi tercipta dan kemenangan 3-1 menjadi milik Napoli.
Starting line-up kedua tim:
Napoli (3-5-2): De Sanctis; Gamberini (Rolando 64'), Cannavaro, Britos, Behrami, Dzemaili (Armero 66'), Maggio, Zuniga, Hamsik, Pandev (Insigne 85'), Cavani.
Inter (3-5-2): Handanovic; Chivu, Jonathan, Pereira, Ranocchia (Schelotto 83'), Juan, Kuzmanovic (Pasa 83'), Guarin, Alvarez, Kovacic, Benassi (Cambiasso 46'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Aktifkan Klausul Perpanjangan Kontrak Federico Dimarco
Liga Italia 3 November 2026, 22:30
-
Live Streaming Feyenoord vs Inter: Jadwal dan Link Nonton Liga Champions
Liga Champions 3 November 2026, 21:12
-
Prediksi Porto vs Napoli 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 17:02
-
Marcus Thuram Minta Inter Milan Ubah Mentalitas Usai Kalah dari AC Milan
Liga Champions 3 November 2026, 16:45
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
LATEST UPDATE
-
Kabar Terbaru Ezri Konsa: Bisa Main Lawan Hull City?
Liga Inggris 7 November 2026, 04:30
-
Barcelona Siap Tebus Murah Lisandro Martinez dari Manchester United pada Januari
Liga Spanyol 6 November 2026, 21:35
-
Thomas Tuchel Beberkan Alasan Cole Palmer Dicoret dari Timnas Inggris
Piala Eropa 6 November 2026, 21:12
-
Hasil BRI Super League: 3-0, Madura United Benamkan Arema FC di Pamekasan
Bola Indonesia 6 November 2026, 20:58
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Otomotif 6 November 2026, 20:07
-
Jose Mourinho Tegaskan Vinicius Bukan Pemain yang Diistimewakan di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:06
-
Krisis Tak Berujung! Manchester United Catat Start Terburuk di Era Premier League
Liga Inggris 6 November 2026, 19:53
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03






