Review: Nainggolan Gagalkan Kemenangan Inter
Editor Bolanet | 29 September 2013 21:55
- Internazionale gagal meraup poin penuh saat bertandang ke markas . Menargetkan kemenangan, Nerazzurri hanya mampu bermain imbang 1-1 (29/09).
Tim tamu mampu unggul lebih dulu melalui Mauro Icardi (75'). Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan sekaligus menggagalkan kemenangan Inter berkat gol Radja Nainggolan (83').
Dengan hasil ini kutukan Inter saat melawan Cagliari terus berlanjut. Nerazzurri tak mampu menang atas Cagliari. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Cagliari pada tahun 2010 silam dengan skor 1-0 melalui gol Samuel Eto'o.
Bertandang ke Stadio Nereo Rocco, Inter langsung tampil menyerang. Hasilnya Nerazzurri mendapat peluang melalui sundulan Ishak Belfodil. Namun peluang tersebut masih mampu digagalkan Michael Agazzi dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Kondisi lapangan yang tergenang air hujan tak membuat serangan tim tamu mengendur. Mereka terus membombardir pertahanan tuan rumah. Beruntung bagi Cagliari, penampilan Agazzi masih mampu membuat gawang mereka tetap terjaga.
Terus menerus mendapat tekanan, tuan rumah bukannya tanpa peluang. Di menit 30, sundulan Mauricio Pinilla nyaris saja membuat Cagliari unggul. Sayang, Samir Handanovic yang diandalkan Inter di bawah mistar gawang masih mampu mengamankan bola. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Walter Mazzarri melakukan perubahan. Ricardo Alvarez ditarik keluar dan digantikan Icardi. Gelandang asal Argentina tersebut tampaknya mengalami cedera dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Masuknya Icardi benar-benar menjadi solusi kebuntuan Inter. Terbukti, pemain berusia 20 tahun tersebut mampu membawa Nerazzurri unggul. Mendapatkan umpan crossing dari Yuto Nagatomo, sundulan Icardi mampu merobek jala gawang Cagliari.
Unggul satu gol tak membuat tim tamu mengendurkan serangannya. Sayang, keasyikan menyerang gawang mereka harus rela dibobol Nainggolan dan membuat kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki detik-detik akhir pertandingan, Inter ngotot menyerang. Mereka tampak memburu gol kemenangan. Namun sayang, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor imbang 1-1 tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Cagliari (4-3-1-2): Agazzi; Perico, Rossettini, Astori, Murru; Dessena, Conti, Nainggolan; Cabrera (Ibraimi 61'); Pinilla (Sau 74'), Ibarbo.
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Rolando, Ranocchia (Milito 88'), Juan Jesus; Nagatomo, Guarin, Cambiasso, Kovacic, Pereira; Alvarez (Icardi 46'); Belfodil (Palacio 64'). (bola/gag)
Tim tamu mampu unggul lebih dulu melalui Mauro Icardi (75'). Namun, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan sekaligus menggagalkan kemenangan Inter berkat gol Radja Nainggolan (83').
Dengan hasil ini kutukan Inter saat melawan Cagliari terus berlanjut. Nerazzurri tak mampu menang atas Cagliari. Terakhir, mereka berhasil mengalahkan Cagliari pada tahun 2010 silam dengan skor 1-0 melalui gol Samuel Eto'o.
Bertandang ke Stadio Nereo Rocco, Inter langsung tampil menyerang. Hasilnya Nerazzurri mendapat peluang melalui sundulan Ishak Belfodil. Namun peluang tersebut masih mampu digagalkan Michael Agazzi dan hanya menghasilkan tendangan sudut.
Kondisi lapangan yang tergenang air hujan tak membuat serangan tim tamu mengendur. Mereka terus membombardir pertahanan tuan rumah. Beruntung bagi Cagliari, penampilan Agazzi masih mampu membuat gawang mereka tetap terjaga.
Terus menerus mendapat tekanan, tuan rumah bukannya tanpa peluang. Di menit 30, sundulan Mauricio Pinilla nyaris saja membuat Cagliari unggul. Sayang, Samir Handanovic yang diandalkan Inter di bawah mistar gawang masih mampu mengamankan bola. Hingga turun minum, kedudukan tanpa gol masih bertahan.
Memasuki babak kedua, Walter Mazzarri melakukan perubahan. Ricardo Alvarez ditarik keluar dan digantikan Icardi. Gelandang asal Argentina tersebut tampaknya mengalami cedera dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Masuknya Icardi benar-benar menjadi solusi kebuntuan Inter. Terbukti, pemain berusia 20 tahun tersebut mampu membawa Nerazzurri unggul. Mendapatkan umpan crossing dari Yuto Nagatomo, sundulan Icardi mampu merobek jala gawang Cagliari.
Unggul satu gol tak membuat tim tamu mengendurkan serangannya. Sayang, keasyikan menyerang gawang mereka harus rela dibobol Nainggolan dan membuat kedudukan menjadi 1-1.
Memasuki detik-detik akhir pertandingan, Inter ngotot menyerang. Mereka tampak memburu gol kemenangan. Namun sayang, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor imbang 1-1 tak berubah.
Starting line-up kedua tim:
Cagliari (4-3-1-2): Agazzi; Perico, Rossettini, Astori, Murru; Dessena, Conti, Nainggolan; Cabrera (Ibraimi 61'); Pinilla (Sau 74'), Ibarbo.
Internazionale (3-5-1-1): Handanovic; Rolando, Ranocchia (Milito 88'), Juan Jesus; Nagatomo, Guarin, Cambiasso, Kovacic, Pereira; Alvarez (Icardi 46'); Belfodil (Palacio 64'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Francisco Conceicao Buka Suara Soal Isu Transfer ke Liverpool
Liga Italia 27 Maret 2026, 15:13
-
Inter Milan Siapkan Revolusi Besar, 3 Bintang Bisa Hengkang
Liga Italia 26 Maret 2026, 15:04
LATEST UPDATE
-
Tekanan Besar di Pundak Timnas Italia: Jangan Sampai Gagal ke Piala Dunia!
Piala Dunia 31 Maret 2026, 11:16
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56












