Review: Roma Ditahan Catania di Olimpico
Editor Bolanet | 6 Mei 2012 03:43
- AS Roma dipaksa menelan hasil imbang 2-2 ketika menjamu di Stadion Olimpico dalam lanjutan Liga Italia Serie A, Minggu (06/5) dini hari tadi.
Bermain di Olimpico, Roma tampil menyerang sejak menit awal. Hasilnya tak sia-sia memang, di menit ke-9, Roma mendapat hadiah penalti setelah Fabio Borini dijatuhkan di dalam kotak penalti Catania. Namun sayangnya, Francesco Totti yang bertindak sebagai eksekutor gagal menaklukkan Juan Pablo Carrizo.
Tim tamu kemudian balik menyerang dan mendapat kesempatan melalui Francesco Lodi di menit ke-14, namun usahanya kali ini masih sia-sia. Roma yang konstan menyerang kemudian mendapatkan peluang melalui kaki Francesco Totti di menit ke-16. Tetapi kali ini tendangan kaki kanan kapten Roma itu kembali dipatahkan Carrizo.
Perlahan, Catania mencoba keluar dari tekanan tuan rumah dan menciptakan peluang di menit ke-18 dan 24. Tetapi peluang mereka gagal dimaksimalkan menjadi sebuah gol.
Menjelang berakhirnya babak pertama, kedua tim saling meningkatkan serangan. Roma menebar ancaman melalui aksi Borini, Osvaldo, Gago dan Totti. Sementara Catania juga sempat mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Roma meningkatkan tempo permainan hingga akhirnya berhasil memimpin di menit ke-52 melalui Francesco Totti. Dengan memanfaatkan bola dari Taddei, Totti kemudian melepas tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh Carrizo.
Setelah memimpin, pertahanan Roma menjadi lengah hingga Heinze harus menjatuhkan Pablo Barrientos di dalam kotak terlarang di menit ke-58. Wasit tanpa ampun kemudian memberikan hadiah penalti kepada Catania. Francesco Lodi yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan Bogdan Lobont sehingga menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Petaka bagi masih Roma terus berlanjut, di menit ke-67, gawang tuan rumah kembali kebobolan. Kali ini lewat kaki Giovanni Marchese melalui skema bola mati. Berhasil unggul, membuat Catania mengendurkan serangan dan berusaha mempertahankan keunggulan. Sementara Roma tak yang tak ingin kehilangan muka, mengurung pertahanan Catania.
Setelah berulang kali mendapat peluang, Roma akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui kapten mereka, Francesco Totti di menit ke-77. Kerja sama dengan Pjanic mampu dimaksimalkan oleh Totti menjadi sebuah gol untuk mengejar ketertinggalan.
Di sisa waktu pertandingan, Roma terus saja mengurung pertahanan Catania. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tuan rumah dipaksa untuk berbagi angka dengan tamunya Catania. Hasil imbang ini membuat Roma tertahan di peringkat ke-7 dalam klasemen Serie A, sedangkan Catania berada di peringkat 10. (bola/mac)
Bermain di Olimpico, Roma tampil menyerang sejak menit awal. Hasilnya tak sia-sia memang, di menit ke-9, Roma mendapat hadiah penalti setelah Fabio Borini dijatuhkan di dalam kotak penalti Catania. Namun sayangnya, Francesco Totti yang bertindak sebagai eksekutor gagal menaklukkan Juan Pablo Carrizo.
Tim tamu kemudian balik menyerang dan mendapat kesempatan melalui Francesco Lodi di menit ke-14, namun usahanya kali ini masih sia-sia. Roma yang konstan menyerang kemudian mendapatkan peluang melalui kaki Francesco Totti di menit ke-16. Tetapi kali ini tendangan kaki kanan kapten Roma itu kembali dipatahkan Carrizo.
Perlahan, Catania mencoba keluar dari tekanan tuan rumah dan menciptakan peluang di menit ke-18 dan 24. Tetapi peluang mereka gagal dimaksimalkan menjadi sebuah gol.
Menjelang berakhirnya babak pertama, kedua tim saling meningkatkan serangan. Roma menebar ancaman melalui aksi Borini, Osvaldo, Gago dan Totti. Sementara Catania juga sempat mendapatkan beberapa peluang, namun tak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim. Skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, Roma meningkatkan tempo permainan hingga akhirnya berhasil memimpin di menit ke-52 melalui Francesco Totti. Dengan memanfaatkan bola dari Taddei, Totti kemudian melepas tendangan dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh Carrizo.
Setelah memimpin, pertahanan Roma menjadi lengah hingga Heinze harus menjatuhkan Pablo Barrientos di dalam kotak terlarang di menit ke-58. Wasit tanpa ampun kemudian memberikan hadiah penalti kepada Catania. Francesco Lodi yang menjadi eksekutor, sukses menaklukkan Bogdan Lobont sehingga menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Petaka bagi masih Roma terus berlanjut, di menit ke-67, gawang tuan rumah kembali kebobolan. Kali ini lewat kaki Giovanni Marchese melalui skema bola mati. Berhasil unggul, membuat Catania mengendurkan serangan dan berusaha mempertahankan keunggulan. Sementara Roma tak yang tak ingin kehilangan muka, mengurung pertahanan Catania.
Setelah berulang kali mendapat peluang, Roma akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui kapten mereka, Francesco Totti di menit ke-77. Kerja sama dengan Pjanic mampu dimaksimalkan oleh Totti menjadi sebuah gol untuk mengejar ketertinggalan.
Di sisa waktu pertandingan, Roma terus saja mengurung pertahanan Catania. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tuan rumah dipaksa untuk berbagi angka dengan tamunya Catania. Hasil imbang ini membuat Roma tertahan di peringkat ke-7 dalam klasemen Serie A, sedangkan Catania berada di peringkat 10. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Donyell Malen dan Paulo Dybala, Formula Mematikan di Lini Depan AS Roma
Liga Italia 1 September 2026, 14:48
-
Liga Champions Jadi Ujian Terbesar Manchester United Era Carrick
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:42
-
Hasil AS Roma vs Fiorentina: Malen Hat-trick, Dybala Borong Tiga Assist
Liga Italia 25 Agustus 2026, 04:57
-
AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
Liga Italia 21 Agustus 2026, 07:31
LATEST UPDATE
-
Johnny Jansen Girang Bali United Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 21:07
-
Pierre Kalulu Diincar MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 16 September 2026, 21:00
-
Lupakan Derby Manchester, Manchester United Fokus Penuh Hadapi Brighton
Liga Inggris 16 September 2026, 20:40
-
Inikah Penerus Harry Maguire di Skuad Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:20
-
Madura United Punya Misi Balas Dendam ke PSIM di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 16 September 2026, 20:13
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
-
Nganggur di Real Madrid, MU Siap Selamatkan Karir Endrick
Liga Inggris 16 September 2026, 19:40
-
Lagi, Jose Mourinho Pasang Badan untuk Vinicius Junior
Liga Spanyol 16 September 2026, 19:20
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Hasil FC Seoul vs Persib: Start Mulus Maung Bandung di Asia!
Bola Indonesia 16 September 2026, 18:55
-
Michael Carrick Konfirmasi Kapan Carlos Baleba Debut di MU
Liga Inggris 16 September 2026, 18:40
-
Setelah 12 Tahun Bersama, MU Bakal Berpisah dengan Luke Shaw?
Liga Inggris 16 September 2026, 18:20
-
Jose Mourinho Acungi Start Pertama Yan Diomande di Real Madrid
Liga Spanyol 16 September 2026, 17:56
-
Hasil BRI Super League: Kalah Lawan Dewa United, Borneo FC Terpuruk di Kandang
Bola Indonesia 16 September 2026, 17:34
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk Bocah Ajaib Arsenal, Max Dowman
Liga Inggris 16 September 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
