Ronaldo Bukan Alasan Matthijs De Ligt Pindah ke Juventus
Dimas Ardi Prasetya | 19 Juli 2019 16:28
Bola.net - Matthijs De Ligt menegaskan keputusannya pindah ke Juventus tak dipengaruhi sama sekali oleh Cristiano Ronaldo.
Selama berbulan-bulan, muncul banyak spekulasi terkait masa depan De Ligt. Banyak klub yang dikaitkan dengan defender Ajax Amsterdam tersebut.
Di antaranya Barcelona, Manchester United, Manchester City, Liverpool, Bayern Munchen, hingga PSG. Juventus juga dikaitkan dengan bek 19 tahun tersebut.
De Ligt sendiri tak memberikan petunjuk jelas ke mana ia akan berlabuh, meski pihak Ajax sudah menginformasikan defendernya itu kemungkinan besar hengkang. Hal itu akhirnya membuat Ronaldo angkat bicara.
Ronaldo dikabarkan membujuk De Ligt agar mau pindah ke Turin usai dihelatnya final UEFA Nations League antara Belanda dan Portugal. Namun De Ligt membantah hal itu membuatnya memutusan menerima pinangan Juventus.
"Setelah final UEFA Nations League, saya sudah yakin bahwa saya ingin bergabung dengan Juventus, tetapi itu masih tetap merupakan pujian besar memiliki Cristiano Ronaldo meminta saya untuk bergabung di sini tetapi itu tidak membuat perbedaan," ucapnya pada situs resmi Juventus.
Simak alasan sebenarnya De Ligt pilih Juventus di bawah ini.
Alasan Sebenarnya
De Ligt kemudian membeberkan alasan sebenarnya ia memilih gabung Juve. Ia menolak klub seperti Barcelona karena memang ingin bermain di Italia.
Sebab ia menganggap di sana ia bisa mengembangkan kemampuannya dalam bertahan. Ia juga bisa belajar dari pemain seperti Giorgi Chiellini.
“Saya datang ke sini karena Italia adalah salah satu negara paling tradisional bagi para defender. Juventus adalah langkah maju yang bagus bagi saya," tuturnya.
"Di Belanda ada banyak cara membangun serangan dari belakang dan memiliki garis pertahanan yang tinggi. Italia lebih tentang zonal marking dan bertahan bersama, saya pikir Juve dapat membantu saya dan saya dapat membantu mereka," serunya.
"Ajax adalah lingkungan yang lebih muda dan di sini saya berharap saya bisa belajar dari para juara hebat seperti Chiellini, Gianluigi Buffon, Cristiano dan banyak lainnya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








