Rossoneri Menang Tipis tapi Sarat Makna: 5 Pelajaran Penting dari Duel AC Milan vs Lecce

Dimas Ardi Prasetya | 20 Januari 2026 05:31
Rossoneri Menang Tipis tapi Sarat Makna: 5 Pelajaran Penting dari Duel AC Milan vs Lecce
Skuad AC Milan merayakan gol Niclas Fullkrug ke gawang Lecce, Senin (19/01/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - AC Milan sukses mengamankan tiga poin penting saat menjamu Lecce pada pekan ke-21 Liga Italia 2025/2026 di San Siro, Senin (19/01/2026). Rossoneri menang tipis 1-0 lewat gol Niclas Fullkrug di menit ke-76.

Hasil ini terasa krusial karena Milan sempat kesulitan membongkar pertahanan Lecce sepanjang laga. Tekanan besar diberikan sejak awal, tetapi gol baru tercipta di babak kedua.

Advertisement

Laga ini sempat memunculkan kekhawatiran akan terulangnya masalah lama Milan saat menghadapi tim papan bawah. Namun, skuat asuhan Massimiliano Allegri menunjukkan kematangan yang berbeda.

Selain soal hasil, pertandingan ini juga menyimpan sejumlah pelajaran penting bagi Milan dalam persaingan musim ini. Dari solidnya pertahanan hingga efektivitas pergantian pemain, semuanya terlihat jelas.

Berikut lima pelajaran dari duel Milan vs Lecce.

1 dari 6 halaman

Milan Kembali Catatkan Clean Sheet

Milan Kembali Catatkan Clean Sheet

Pemain AC Milan merayakan kemenangan atas Lecce pada laga lanjutan Serie A 2025-2026. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Salah satu catatan paling menonjol dari laga ini adalah keberhasilan Milan menjaga gawang tetap perawan. Clean sheet ini menjadi angin segar setelah beberapa laga sebelumnya Rossoneri kerap kebobolan.

Lecce nyaris tidak memberi ancaman berarti sepanjang pertandingan. Mike Maignan menjalani laga yang relatif tenang karena lini belakang Milan tampil disiplin dan terorganisir.

Pujian juga layak diberikan pada sang defender anyar yakni Koni De Winter. Bek muda asal Belgia itu melanjutkan performa apiknya setelah laga melawan Como.

Pada usia 23 tahun, De Winter mulai menunjukkan bahwa dirinya bisa menjadi aset penting Milan. Ketenangannya dalam membaca permainan membantu Milan meredam serangan lawan.

2 dari 6 halaman

Manajemen Pertandingan yang Jempolan dari Allegri

Manajemen Pertandingan yang Jempolan dari Allegri

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri. (c) AP Photo/Antonio Calanni

Massimiliano Allegri patut mendapat pujian atas caranya mengelola pertandingan ini. Milan tampil agresif di awal laga sebelum menurunkan tempo secara terkontrol di pertengahan babak pertama.

Pendekatan ini membuat Milan tetap dominan tanpa kehilangan keseimbangan. Di babak kedua, intensitas kembali ditingkatkan dengan sejumlah peluang berbahaya tercipta.

Meski ada peluang yang terbuang, termasuk dari Christian Pulisic, Allegri tetap tenang membaca situasi. Ia menunggu momen yang tepat untuk melakukan perubahan.

Keputusan krusial datang sekitar menit ke-73 saat Allegri memasukkan Niclas Fullkrug. Hanya tiga menit berselang, pergantian itu langsung berbuah gol penentu kemenangan.

3 dari 6 halaman

Sinyal Positif Jashari

Sinyal Positif Jashari

Ardon Jashari (kanan) berebut bola dengan Lassana Coulibaly di laga AC Milan vs Lecce, Senin (19/01/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Ardon Jashari perlahan mulai menunjukkan kualitas yang diharapkan sejak kedatangannya. Setelah sempat terganggu cedera, laga melawan Lecce menjadi salah satu penampilan terbaiknya musim ini.

Gelandang muda itu tampil kuat dalam duel dan cermat dalam merebut bola. Perannya dalam melindungi lini belakang terlihat sangat penting.

Jashari juga menunjukkan visi bermain yang menjanjikan lewat beberapa umpan progresif. Meski belum sepenuhnya berani mengambil risiko, kontribusinya terasa signifikan.

Pergerakannya tampak semakin tajam dan percaya diri. Ini menjadi sinyal positif jelang rangkaian laga berat melawan tim-tim papan atas.

4 dari 6 halaman

Saelemaekers Bersinar, tapi?

Saelemaekers Bersinar, tapi?

Gelandang AC Milan, Alexis Saelemaekers. (c) AP Photo/Luca Bruno

Alexis Saelemaekers kembali menunjukkan peran pentingnya di sisi sayap. Pemain asal Belgia itu tampil lebih ofensif dibandingkan beberapa pekan terakhir.

Ia aktif melakukan dribel dan menciptakan ruang di sepertiga akhir lapangan. Kreativitasnya menjadi salah satu sumber utama tekanan Milan ke pertahanan Lecce.

Namun, kontribusi terbaiknya datang pada momen krusial. Saelemaekers mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Fullkrug menjadi gol kemenangan.

Performa ini menunjukkan potensinya saat diberi kebebasan menyerang. Tapi sayangnya Milan kini harus ketar-ketir setelah sang pemain tampak mengalami cedera hingga paha kirinya harus dikompres es. Pasalnya Saelemaekers tak punya pelapis yang sepadan.

5 dari 6 halaman

Fullkrug, Solusi Milan Hadapi Tim-tim Papan Bawah

Fullkrug, Solusi Milan Hadapi Tim-tim Papan Bawah

Pemain AC Milan Niclas Fullkrug merayakan gol pertama bagi timnya pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Lecce di Milan, Italia, Minggu, 18 Januari 2026 (c) AP Photo/Antonio Calanni

Niclas Fullkrug kembali membuktikan mengapa ia dibutuhkan Milan. Masuk dari bangku cadangan, striker Jerman itu langsung memberi dampak nyata.

Ia hanya membutuhkan satu peluang bersih untuk mencetak gol. Kehadirannya di kotak penalti memberikan dimensi berbeda dalam serangan Milan.

Selama ini, Milan kerap kesulitan menghadapi tim-tim papan bawah dengan pertahanan rapat. Fullkrug menawarkan solusi lewat fisik dan insting golnya.

Gol ini menjadi kontribusi penting dalam perburuan gelar. Jika terus tampil efektif, Fullkrug bisa menjadi pembeda dalam laga-laga krusial.

LATEST UPDATE