Roy Hodgson, Pelatih yang Menghancurkan Karier Roberto Carlos di Inter Milan
Aga Deta | 11 April 2020 16:30
Bola.net - Legenda sepak bola Brasil, Roberto Carlos mengecam mantan pelatihnya di Inter Milan Roy Hodgson. Ia menyebut pelatih asal Inggris tersebut sebagai sosok yang menghancurkan kariernya di Inter.
Carlos bergabung dengan Inter pada tahun 1995. Ia saat itu didatangkan dari klub Brasil Palmeiras.
Namun, kiprah Carlos di Italia ternyata hanya berlangsung satu musim. Mantan bek kiri itu memutuskan pindah ke Real Madrid pada tahun 1996.
Carlos kemudian menemukan kesuksesan setelah bergabung dengan raksasa Spanyol tersebut. Ia berhasil memenangkan tiga Liga Champions dan empat titel La Liga selama di Santiago Bernabeu.
Hancurkan Karier
Carlos menganggap pelatih Inter saat itu Roy Hodgson mengancurkan kariernya. Sebab, Hodgson sudah membuatnya bermain di luar posisi aslinya.
"Roy Hodgson menghancurkan saya di Inter, ia membuat saya bermain di lini tengah," kata Carlos kepada Marca.
"Saya tidak akan memiliki kesempatan untuk bermain bersama tim nasional dan saat itu ada Copa America pada 1997."
"Bukan berarti hubungan kami buruk, tapi saya merasa ia tidak tahu banyak mengenai sepakbola."
Minta Dijual
Dengan Hodgson, Carlos mengaku tidak punya banyak pilihan selain meninggalkan Inter. Setelah itu, Carlos bertemu dengan pelatih legendaris Italia Fabio Capello di Spanyol.
"Saya berbicara dengan [presiden Inter saat itu, Massimo] Moratti dan memintanya agar menjual saya. Saya pergi ke Madrid untuk bergabung dengan [Fabio] Capello, ia pelatih paling penting yang pernah saya miliki," tandasnya.
Hodgson bertahan di Inter satu musim lagi setelah kepergian Carlos. Ia memimpin timnya ke final Piala UEFA pada tahun 1997, tetapi kalah dari Schalke melalui adu penalti.
Sumber: Mirror
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Terbaik dan Terburuk Juventus 2-1 Cagliari: Yildiz Bersinar di Allianz Stadium
Liga Italia 30 November 2025, 03:54
-
Prediksi Roma vs Napoli 1 Desember 2025
Liga Italia 30 November 2025, 03:45
-
Man of the Match Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz
Liga Italia 30 November 2025, 02:25
-
Hasil Juventus vs Cagliari: Kenan Yildiz Bersinar, Bianconeri Balikkan Keadaan
Liga Italia 30 November 2025, 02:04
LATEST UPDATE
-
Tottenham dan Luka yang Berulang: Ketika Hasil Buruk Justru Terus Datang di Laga Kandang
Liga Inggris 30 November 2025, 09:36
-
Jadwal Madura United vs Persib Bandung di Indosiar, 30 November 2025
Bola Indonesia 30 November 2025, 08:52
-
4 Faktor Krusial yang Akan Menentukan Laga Chelsea vs Arsenal
Liga Inggris 30 November 2025, 08:30
-
Chelsea vs Arsenal: 7 Alasan Mengapa The Gunners Layak Difavoritkan Menang
Liga Inggris 30 November 2025, 08:00
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persib 30 November 2025
Bola Indonesia 30 November 2025, 07:57
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Bali United 30 November 2025
Bola Indonesia 30 November 2025, 07:51
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 30 November 2025, 06:43
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 30 November 2025, 06:42
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 30 November 2025, 06:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 30 November 2025, 06:36
-
Chaos di San Siro! AC Milan vs Lazio dan Kontroversi VAR yang Memicu Kartu Merah
Liga Italia 30 November 2025, 06:18
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pengganti Mohamed Salah yang Wajib Dipertimbangkan Liverpool Musim Panas Mendatang
Editorial 28 November 2025, 19:47
-
8 Pesepak Bola Kelas Dunia yang Pernah Terdegradasi: Ada Buffon, Carrick Hingga Owen
Editorial 28 November 2025, 19:29
-
8 Hal yang Harus Dilakukan Arne Slot Agar Tidak Dipecat Liverpool: Jangan Lupa Berdoa!
Editorial 28 November 2025, 15:55
-
Setelah Zirkzee Gagal Bersinar, 5 Striker Ini Layak Masuk Radar Manchester United
Editorial 27 November 2025, 22:12





