Spalletti Akui Juventus Punya Kebiasaan Buruk, Apa Itu?
Editor Bolanet | 2 November 2025 09:42
Bola.net - Luciano Spalletti langsung menyoroti masalah mental di skuad Juventus. Sorotan itu ia sampaikan usai timnya susah payah mengalahkan Cremonese 2-1 di lanjutan Serie A 2025-2026, Minggu (02/11/2025) dini hari WIB.
Kemenangan di laga debutnya ini diwarnai aksi khas Spalletti di pinggir lapangan. Ia bahkan mendapat kartu kuning di akhir laga karena protes berlebihan.
Dusan Vlahovic sebelumnya menyebut tim punya "kebiasaan buruk". Kebiasaan itu adalah terlalu cepat mundur bertahan setelah berhasil unggul.
Spalletti setuju penuh dengan analisis sang striker. Ia mengakui ada banyak area yang harus segera diperbaiki oleh timnya.
Kebiasaan Buruk Juventus Harus Hilang

Spalletti mengamini pernyataan Vlahovic soal tim yang terlalu cepat puas. Ia melihat Juventus mulai mengendurkan serangan jelang turun minum.
Performa buruk itu berlanjut di awal babak kedua. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ada area yang butuh perbaikan cepat.
"Kami sudah mulai membiarkan mereka masuk ke pertahanan kami menjelang turun minum, lalu setelah jeda," kata Spalletti.
"Jadi jelas ada area di mana kami perlu berkembang," sambungnya.
Tekanan Berat Level Juventus

Spalletti menilai ada potensi besar dalam diri para pemainnya. Namun, ia juga sadar bahwa level Juventus menghadirkan tekanan yang luar biasa.
Ia bercerita saat berbicara dengan pemilik klub sehari sebelumnya. Fasilitas yang serba ada di Juventus justru bisa menjadi beban tersendiri.
"Berbicara dengan pemilik klub kemarin, mereka bertanya apakah saya butuh sesuatu. Dari luar, tampaknya hebat Juventus memiliki segalanya, dan itu bahkan lebih luar biasa dari dalam," ungkap Spalletti.
"Itu menempatkan tekanan, itu membuat Anda menyadari levelnya, dan itu bisa membebani beberapa pemain, jadi mereka butuh waktu," jelasnya.
Kembali ke Elemen yang Sesungguhnya
Laga ini juga menandai kembalinya Spalletti ke pinggir lapangan di level klub. Ia tampak sangat menikmati perannya setelah pengalaman singkat di Timnas Italia.
Spalletti terlihat sangat ekspresif, termasuk marah besar saat Vlahovic dan Openda gagal memanfaatkan peluang. Baginya, kontak langsung dengan skuad sangat penting.
"Inilah yang selalu saya lakukan," tegas Spalletti.
"Kita perlu kontak ini dengan skuad, kita ingin memberi kegembiraan bagi mereka yang mencintai tim dan olahraga ini," ujarnya.
Sindiran untuk Timnas Italia?
Spalletti kemudian menekankan pentingnya membangun hubungan personal. Ia ingin menciptakan ikatan kuat dengan para pemainnya di Juventus.
Metode pendekatan ini diakuinya sebagai cara kerja yang selalu ia pakai. Ia pun berharap metodenya kali ini berhasil, tidak seperti sebelumnya.
"Anda perlu menciptakan hubungan dengan para pemain, begitulah cara saya selalu bekerja," katanya.
"Dan saya harap itu berhasil kali ini, mengingat itu tidak benar-benar berhasil dengan Nazionale ," tutup Spalletti, merujuk pengalamannya di timnas.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Rekap Hasil Serie A Tadi Malam: Juventus Menang di Debut Spalletti, Napoli Tertahan
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Man of the Match Cremonese vs Juventus: Filip Kostic
Hasil Cremonese vs Juventus: Debut Spalletti dan Eksperimen yang Menghasilkan Poin Penuh
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
-
Prediksi Milan vs Lecce 21 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 13:05
-
Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 12:06
-
Raphinha Ingin Perpanjang Kontrak dan Pensiun di Barcelona
Liga Spanyol 19 September 2026, 00:15
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
