Spalletti Ingin Juventus Ngebut Seperti Ferrari, Apa Maksudnya?
Editor Bolanet | 12 Januari 2026 16:45
Bola.net - Luciano Spalletti punya cara unik untuk memotivasi skuad Juventus saat ini. Ia mengibaratkan timnya harus melaju kencang layaknya mobil balap Ferrari.
Perumpamaan ini muncul jelang laga penutup pekan ke-20 Serie A. Juventus dijadwalkan menjamu Cremonese di Allianz Stadium, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.
Spalletti juga menyoroti performa Jonathan David yang mulai menemukan ketajamannya. Penyerang Timnas Kanada tersebut diharapkan terus konsisten menjadi mesin gol tim.
Evaluasi terus dilakukan meski Juventus baru saja menang telak atas Sassuolo. Pelatih berkepala plontos itu ingin kesempurnaan di setiap jengkal lapangan.
Kebangkitan Jonathan David

Jonathan David sempat menjadi sasaran kritik saat Juventus ditahan imbang Lecce. Namun, ia langsung bangkit dengan performa gemilang saat melawan Sassuolo.
Spalletti memberikan kredit khusus kepada penyerang andalannya tersebut. Kepercayaan penuh akan kembali diberikan padanya di laga kontra Cremonese.
"Ini bisa menjadi suntikan kepercayaan diri karena dia (David) menjalani pertandingan yang hebat," puji Luciano Spalletti.
"Saya berharap dia terus berkembang karena dia menyatu sangat baik dengan tim. Dia menciptakan keunggulan di area lain lapangan. Dia juga punya pemahaman yang baik dengan tim, dan kami akan menaruh kepercayaan padanya besok," imbuhnya.
Filosofi Balap Scuderia Ferrari

Spalletti merasa timnya belum maksimal dalam memanfaatkan lebar lapangan. Ia ingin para pemainnya lebih cerdas mengeksploitasi ruang kosong.
Analogi mobil balap Ferrari digunakan untuk menggambarkan efektivitas permainan yang diinginkannya. Semua potensi tim harus dikerahkan tanpa sisa.
"Pemain saya kuat, mereka orang-orang rendah hati yang tahu cara bekerja sebagai tim, dan masih ada ruang untuk individualitas. Sekarang, penting untuk terus seperti ini," jelas Spalletti.
"Kami harus menjadi seperti Scuderia Ferrari dan menggunakan seluruh lintasan, termasuk kerb (pinggiran lintasan), karena saat ini kami belum hebat dalam menggunakan seluruh lapangan," tegas eks pelatih AS Roma itu.
PR Besar Meski Menang Telak
Kemenangan 3-0 atas Sassuolo ternyata belum memuaskan hasrat Spalletti. Ia melihat masih ada celah yang harus segera ditambal timnya.
Aspek transisi permainan dan upaya merebut bola kembali menjadi sorotan utama. Hal ini dinilai fundamental dalam sepak bola modern.
"Kami telah berkembang dalam banyak hal, tetapi kami harus mengejar ketertinggalan di area tertentu lainnya yang merupakan bagian dari sepak bola saat ini," ulas Spalletti.
"Hal-hal ini menjadi fundamental, seperti merebut kembali penguasaan bola sehingga Anda dapat memulai serangan dari tempat Anda berhenti," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







