Sudah 50 Hari Striker Juventus Tak Cetak Gol Lewat Open Play, Ada Apa?
Editor Bolanet | 11 November 2025 11:29
Bola.net - Krisis lini depan Juventus kini berada di level yang sangat mengkhawatirkan. Para penyerang mereka tercatat sudah 50 hari tidak mencetak gol dari open play di Serie A.
Kemandulan ini berdampak langsung pada performa tim di lapangan. Torehan gol yang mengering membuat hasil yang didapat Juventus ikut menderita.
Masalah ini diyakini menjadi salah satu penyebab utama pemecatan Igor Tudor. Kini, tugas berat menanti manajer baru, Luciano Spalletti.
Laga terakhir melawan Torino menjadi bukti terbaru betapa tumpulnya serangan Juventus. Derby della Mole itu harus berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Catatan 50 Hari Tanpa Gol
Publik kini menyoroti statistik buruk para striker Juventus. Gol terakhir dari permainan terbuka dicetak oleh Francesco Conceicao.
Momen itu terjadi 50 hari lalu saat melawan Hellas Verona. Sejak saat itu, keran gol para penyerang macet total.
Kemandulan ini berimbas pada performa tim di liga. Juventus gagal mencetak gol dalam empat dari enam laga terakhir Serie A.
Akibatnya, mereka hanya mampu meraih delapan dari 18 poin maksimal. Ini adalah catatan yang sangat buruk bagi tim sekelas Juventus.
Para Striker Melempem
Masalah ini tidak hanya menimpa satu atau dua pemain. Seluruh penyerang yang diandalkan Juventus tampil di bawah ekspektasi.
Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz sama-sama berpuasa gol open play. Gol terakhir Yildiz terjadi pada 13 September melawan Inter.
Vlahovic bahkan lebih buruk. Gol open play terakhirnya di liga terjadi pada akhir Agustus lalu saat melawan Genoa.
Padahal, gol terakhirnya di Serie A (vs Udinese) tercipta saat tim masih dipegang manajer interim. Ini menunjukkan masalah yang kronis.
PR Besar Luciano Spalletti
Ironisnya, Juventus baru saja belanja besar di lini serang musim panas ini. Namun, para rekrutan baru gagal memberi dampak instan.
Jonathan David, Lois Openda, dan Edon Zhegrova masih kesulitan beradaptasi. Masalah penyelesaian akhir yang lama kini kembali menghantui.
Ini menjadi tugas prioritas bagi Luciano Spalletti. Ia harus segera menemukan solusi setelah jeda internasional November.
Jika tidak, target menembus empat besar Serie A akan sangat sulit. Juventus butuh perubahan cepat di lini depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bastoni Jadi Target Barcelona, Inter Siap Tolak Tawaran 60 Juta Euro
Liga Italia 26 Maret 2026, 00:55
-
Barcelona Serius Incar Alessandro Bastoni, Deco Aktif Lakukan Pendekatan
Liga Italia 25 Maret 2026, 13:50
-
Inter Milan Ikut Buru Casemiro, Siap Bersaing dengan Klub MLS dan Arab Saudi
Liga Italia 25 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Manchester United Menarik Diri dari Transfer Bruno Guimaraes, Kenapa?
Liga Inggris 29 Maret 2026, 05:00
-
Inter Miami Bakal Angkut Mohamed Salah? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 29 Maret 2026, 04:00
-
Otomotif 29 Maret 2026, 03:57

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 29 Maret 2026, 03:56
-
Meski Sulit, Timnas Jerman Targetkan Jadi Juara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 29 Maret 2026, 03:00
-
Bantah akan Cabut, Kai Havertz Tegaskan Komitmennya di Arsenal
Liga Inggris 29 Maret 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37










