Taktik Thiago Motta Saat Juventus Kalahkan Como 1907: 4-2-3-1 dengan Kerendahan Hati
Asad Arifin | 20 Agustus 2024 08:54
Bola.net - Thiago Motta memulai debutnya di Juventus dengan baik. Pada laga pekan pertama Serie A 2024/2025, Motta membawa Juventus menang dengan skor 3-0 atas Como 1907.
Juventus berjumpa Como 1907 pada laga di Stadion Allianz, Selasa (20/8/2024) dini hari WIB. Tiga gol Juventus pada laga itu dicetak Samuel Mbangula, Tim Weah, dan Andrea Cambiaso.
Motta dapat banyak pujian atas performa Juventus pada duel lawan Como 1907. Sebab, bukan hanya menang, Juventus juga tampil bagus. Juventus juga terlihat lebih segar dengan para pemain mudanya.
Awalnya, Juventus diprediksi akan bermain dengan formasi 4-1-4-1. Namun, Motta memilih memakai formasi 4-2-3-1, dengan Khephren Thuram dan Manuel Locatelli yang bermain sebagai duet gelandang.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Dominasi Total Juventus atas Como 1973

Motta memakai formasi 4-2-3-1 pada duel lawan Como 1907. Di Gregorio langsung jadi pilihan utama di bawah mistar. Duet Gatti dan Bremer jadi bek tengah, Cabal dan Cambiaso mengapit mereka.
Thuram dan Locatelli mengisi ruang mesin. Thuram dapat tugas untuk lebih fokus di area tengah. Sementara, daya jelajah Locatelli dimaksimalkan secara penuh. Dia diberikan peran lebih bebas.
Weah, Yildiz, dan Mbangula mengisi area di belakang penyerang tengah yang dipercayakan pada Vlahovic. Mbangula tampil bagus. Mbangula bukan hanya aktif dalam menyerang, akan tetapi bertahan. Dia melepas dua tekel untuk membantu bertahan.
Juventus tampil dominan pada semua aspek pertandingan. Juventus punya 58 persen penguasaan bola dengan akurasi umpan 92 persen. Berikut adalah data laga Juventus vs Como 1907:
Kerendahan Hati Pemain untuk Berkorban

Motta menuntut para pemain Juventus untuk bisa bertahan dan menyerang sebagai sebuah tim. Seperti Mbangula, Yildiz dan Weah juga aktif membantu pertahanan. Mereka ikut melakukan tekel dan merebut bola.
Hal yang sama juga dilakukan Vlahovic sebagai penyerang tengah. Vlahovic tidak hanya berpangku tangan dan menunggu bola datang padanya. Dia berkorban dan Motta menyebutnya sebagai kerendahan hati.
"Kerendahan hati selalu dibutuhkan. Dusan menunjukkan kerendahan hati yang luar biasa untuk turun dan membantu lini tengahnya, para pemain bertahan berkomunikasi dengan baik," kata Motta.
Sumber: Football Italia
Klasemen Serie A 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

