Terungkap, AC Milan Sempat Nyaris Bangkrut
Yaumil Azis | 10 Oktober 2019 04:21
Bola.net - Keterpurukan AC Milan pada saat ini sudah terlihat begitu jelas di depan mata. Namun tidak banyak yang tahu bahwa klub raksasa Serie A itu nyaris mengalami kebangkrutan sebelum Ivan Gazidis datang.
Sebenarnya, Tanda-tanda masalah finansial dalam tubuh klub berjuluk Rossoneri tersebut sudah terlihat sejak lama. Semuanya berawal saat mantan pemilik klub, Silvio Berlusconi, memutuskan untuk menjual saham mayoritasnya ke publik.
Pengusaha besar asal China, Yonghong Li, kemudian mengambil alih klub tersebut dan langsung menyuntik dana segar. Milan sampai bisa menggelontorkan dana sebesar 172 juta pounds untuk memboyong 11 pemain sekaligus.
Sayangnya, perombakan tim secara besar-besaran tidak menggaransi kesuksesan untuk Rossoneri. Mereka tetap saja gagal menembus empat besar. Kepemilikan Milan lalu berpindah tangan ke Elliott Management karena Yonghong Li terlilit hutang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sempat Nyaris Bangkrut
Milan lalu berusaha mengencangkan perutnya. Pada musim lalu, klub tersebut coba menipiskan anggaran belanjanya. Walau pada akhirnya mereka tetap mengeluarkan uang 167 juta pounds karena harus membeli Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta di bulan Januari.
Musim ini, mereka semakin menipiskan anggaran belanjanya. Rafael Leao menjadi pembelian termahal mereka. Rossoneri pun mencatatkan pengeluaran sebesar 91,8 juta pounds pada musim ini.
Upaya merampingkan anggaran itu rupanya beralasan. Direktur Milan yang direkrut dari Arsenal, Ivan Gazidis, mengungkapkan bahwa tim manajemen diwarisi tugas untuk menyelamatkan Rossoneri dari jurang kebangkrutan.
"Kami mewarisi sebuah klub yang beresiko bangkrut dan bisa terlempar ke Serie B seperti Parma dan Fiorentina. Kami menemukan utang yang membawa kami keluar dari kejuaraan. Kami diharuskan menghadapi kesulitan, itu tak terbantahkan," ujarnya dikutip dari Football Italia.
Tekad Gazidis
Dengan kondisi yang morat-marit, Gazidis tetap menegaskan bahwa target Milan saat ini adalah kembali bangkit. Salah satunya adalah dengan berinvestasi dalam pembuatan stadion bersama rival sekota, Inter Milan.
"Jalannya terjal, namun kami harus bersabar. Kami masih akan membuat kesalahan, namun kami punya tekad. Kami ingin membuat Milan bangkit lagi, baik di Italia dan Eropa," lanjutnya.
"Kami akan melanjutkan perjalanan, kami ambisius, seperti yang terlihat dalam hasrat kami membangun stadion baru, yang bisa memberikan aliran pemasukan baru dan mengundang pemain baru," tandasnya.
Baru-baru ini, mereka melakukan pergantian sosok di kursi kepelatihan. Marco Giampaolo, yang diangkat sebagai subtitusi Gennaro Gattuso pada bulan Mei lalu, dipecat dan digantikan oleh Stefano Pioli.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Robert Lewandowski Terbang ke Italia, Bertemu Juventus atau AC Milan?
Liga Italia 21 April 2026, 07:29
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
LATEST UPDATE
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













