Trequartista, Mezzala, atau Winger? Ini Posisi Favorit dari Rekrutan Anyar Juventus
Yaumil Azis | 3 Januari 2020 09:15
Bola.net - Salah satu kemampuan rekrutan anyar Juventus, Dejan Kulusevski, adalah mampu mengisi semua posisi di sektor penyerangan. Namun posisi favorit pemain berkebangsaan Swedia itu sebenarnya apa sih?
Kulusevski memulai tahun 2020 dengan kabar yang gembira. Ia secara resmi menjadi bagian dari Juventus setelah dibeli dengan harga 35 juta euro (belum termasuk bonus) dari klub lamanya, Atalanta.
Namun ia tidak langsung berlatih dengan Cristiano Ronaldo dkk. Untuk sisa musim 2019/20 ini, ia harus menyelesaikan sisa masa pinjamannya bersama klub Serie A lainnya, yakni Parma.
Nama Kulusevski mencuat pada musim ini. Ia tampil apik dengan mencatatkan empat gol dan tujuh assist. Karena torehan itulah ia cukup sering dikaitkan dengan banyak klub besar Eropa, Manchester United adalah salah satunya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Peran Favorit Kulusevski
Selama setengah musim ke belakang bersama Parma, pria berumur 19 tahun itu cukup sering bermain di sisi kanan penyerangan. Namun tak jarang ia dimainkan sebagai trequartista, atau bahkan gelandang, pada beberapa kesempatan.
Kemampuan serba guna itu menjadi salah satu keunggulan Kulusevski. Namun sebenarnya, di manakah posisi favorit dari pemain yang memulai karir juniornya bersama klub bernama Brommapojkarna itu?
"Sejak awal peran yang saya emban adalah trequartista. Saya punya beberapa pelatih yang berbeda di Atalanta dan Parma, jadi saya berubah dan mengambil beberapa peran," ujar sang pemain kepada JTV.
"Saya bisa menjadi penyerang sayap, musim lalu saya tampil sebagai mezzala, jadi saya bisa bermain di manapun pelatih inginkan, namun saya lebih melihat diri sendiri sebagai trequartista di belakang striker," lanjutnya.
Mempelajari Gaya Bermain Sarri
Mulai musim panas mendatang, Kulusevski akan bekerja di bawah asuhan Maurizio Sarri. Sebagaimana yang diketahui, skema permainan Sarri selalu membuat pemainnya cukup kerepotan untuk beradaptasi.
Hal itu terjadi pada musim ini, hingga membuat Juventus meraih serangkaian kemenangan yang tidak meyakinkan. Kulusevski sendiri sudah membekali dirinya dengan pemahaman taktik dari menyaksikan laga-laga tim asuhan Sarri.
"Sarri melakukan pekerjaan yang fantastis di Napoli dan Chelsea. Saya mempelajari gaya bermainnya dan saya sangat menyukainya," tambahnya.
"Sebab bola bergerak dengan sangat cepat, selalu dengan dua sentuhan paling banyak dan semuanya saling membantu. Saya ingin berkembang dan saya pikir dia akan membuat saya berkembang lebih pesat lagi di sini," tutupnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
Sempat Gagal Pindah, Mattia Perin Akhirnya Resmi Tinggalkan Juventus
Juventus Resmikan Transfer Dejan Kulusevski, tapi Dipinjamkan Kembali ke Parma
Dengan Vidal, Inter Bisa Benar-benar Saingi Juventus Dalam Perburuan Scudetto
Juventus Pilihan Utama Matthijs De Ligt, Bukan Barcelona
Dejan Kulusevski Tiba di Markas Juventus dan Jalani Tes Medis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Diminati Juventus, Alisson Becker Putuskan Bertahan di Liverpool
Liga Inggris 4 Juni 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 20:03
-
Klasemen Sementara MotoGP 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 20:01
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











