Ultras Rasis, Lazio Disanksi
Editor Bolanet | 20 Agustus 2013 00:50
- Akibat aksi rasis para suporternya saat dikalahkan 0-4 di ajang Supercoppa Italiana 2013, pun dipaksa menutup Curva Nord Olimpico untuk satu laga.
Dengan begitu, Lazio dipastikan menjamu di giornata perdana Serie A 2013/14 pekan depan tanpa suporter di salah satu tribun utamanya, yakni tribun utara yang biasanya ditempati para suporter 'Ultras' mereka.
Sanksi ini dijatuhkan oleh Federasi Sepakbola Italia setelah kelompok tersebut berulang kali meneriakkan hinaan berbau rasis terhadap sejumlah pemain Juventus kala kedua tim bertemu di Olimpico pada Senin (19/8) dini hari kemarin. Pemain-pemain Juventus yang menjadi 'korban' dalam laga tersebut adalah Paul Pogba, Kwadwo Asamoah, dan Angelo Ogbonna.
Pogba, yang mencetak gol pembuka untuk mengawali keberhasilan Juventus mempertahankan gelar Supercoppa, mengecam tindakan para suporter itu. Namun, dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa.
Kami mendengar yang mereka teriakkan, tapi apa yang bisa saya lakukan? Saya sendirian melawan 30.000 suporter, kata gelandang Prancis itu kepada AFP.
Mereka melakukan hal seperti itu, padahal di tim mereka juga ada pemain-pemain berkulit hitam. Itu sungguh menunjukkan bahwa mereka tak punya respek terhadap pemain-pemain mereka sendiri, imbuhnya.
Menurut Pogba, sangat tidak menyenangkan turun bertanding dalam atmosfer seperti itu. Namun, saya pemain profesional. Saya fokus pada tanggung jawab saya, tegasnya. [initial]
Review: Juventus Juara Supercoppa 2013
Dengan begitu, Lazio dipastikan menjamu di giornata perdana Serie A 2013/14 pekan depan tanpa suporter di salah satu tribun utamanya, yakni tribun utara yang biasanya ditempati para suporter 'Ultras' mereka.
Sanksi ini dijatuhkan oleh Federasi Sepakbola Italia setelah kelompok tersebut berulang kali meneriakkan hinaan berbau rasis terhadap sejumlah pemain Juventus kala kedua tim bertemu di Olimpico pada Senin (19/8) dini hari kemarin. Pemain-pemain Juventus yang menjadi 'korban' dalam laga tersebut adalah Paul Pogba, Kwadwo Asamoah, dan Angelo Ogbonna.
Pogba, yang mencetak gol pembuka untuk mengawali keberhasilan Juventus mempertahankan gelar Supercoppa, mengecam tindakan para suporter itu. Namun, dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa.
Kami mendengar yang mereka teriakkan, tapi apa yang bisa saya lakukan? Saya sendirian melawan 30.000 suporter, kata gelandang Prancis itu kepada AFP.
Mereka melakukan hal seperti itu, padahal di tim mereka juga ada pemain-pemain berkulit hitam. Itu sungguh menunjukkan bahwa mereka tak punya respek terhadap pemain-pemain mereka sendiri, imbuhnya.
Menurut Pogba, sangat tidak menyenangkan turun bertanding dalam atmosfer seperti itu. Namun, saya pemain profesional. Saya fokus pada tanggung jawab saya, tegasnya. [initial]
Review: Juventus Juara Supercoppa 2013
Tevez Anggap Conte Mirip Ferguson
Agnelli Ingin Juventus Samai Rekor 80 Tahun Yang Lalu
Laziale Rasis Kontra Spurs, UEFA Denda Lazio (afp/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Gattuso Minta Lazio Datangkan 4 Pemain Baru, Ini Posisi yang Diburu
Liga Italia 3 Juni 2026, 15:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Panama vs Bosnia dan Herzegovina 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 14:14
-
Marcelo Bielsa Ungkap Penyebab Luis Suarez Dicoret dari Skuad Uruguay
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:58
-
Live Streaming Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini
Tim Nasional 5 Juni 2026, 13:45
-
Prediksi Amerika Serikat vs Jerman 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:39
-
Prediksi Portugal vs Chili 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 13:09
-
Prediksi Belgia vs Tunisia 6 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 12:49
-
Jalan Buntu MU untuk Dapatkan Mateus Fernandes
Liga Inggris 5 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











