Weston McKennie Petik Satu Pelajaran Penting dari Juventus, Apa Itu?
Yaumil Azis | 9 Februari 2022 02:32
Bola.net - Weston McKennie menyadari kalau dirinya mudah tergantikan di Juventus. Terutama kalau tidak bermain dengan kualitas performa yang tinggi sesuai standar raksasa Italia tersebut.
Juventus mempermanenkan status McKennie dengan mahar 18,5 juta euro di tahun 2021, beberapa bulan usai kesepakatan peminjaman dengan Schalke terwujud. Keputusan itu diambil karena McKennie tampil apik di bawah asuhan Andrea Pirlo.
Namun pada era kepelatihan Massimiliano Allegri, performa McKennie tampak menurun. Ia pun menjadi salah satu sosok yang kerap diberitakan akan didepak oleh Bianconeri kalau ada kesempatan.
Kedatangan Denis Zakaria pada bulan Januari lalu semakin mengancam posisinya di skuat Juventus. Ia dicadangkan saat Bianconeri bertemu Hellas Verona baru-baru ini, dan bisa jadi bakal mengalami hal serupa di laga-laga berikutnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mudah Tergantikan
Akan tetapi, situasi ini tidak membuat McKennie kecewa. Ia belajar bahwa selalu ada tuntutan ketika bermain buat klub sebesar Juventus, dan menyadari kalau dirinya bisa dengan mudah tergantikan oleh siapapun.
"Saya belajar banyak soal taktik [di Juventus]. Anda harus selalu mengubah posisi tergantung di mana bola berada," buka pria asal Amerika Serikat tersebut kepada DAZN.
"Saya belajar, dalam berbagai cara, bahwa sepak bola adalah bisnis besar dan apabila anda tidak bisa menunjukkan yang terbaik di klub seperti Juventus, digantikan bisa jadi semudah direkrut," lanjutnya.
Belajar dari Pirlo
McKennie juga bercerita soal Andrea Pirlo, dan bagaimana pria berumur 42 tahun itu membantunya di lapangan. Latar belakang Pirlo yang dulunya berkarier sebagai gelandang memudahkan McKennie untuk tahu apa tugasnya.
"Pirlo baru menyelesaikan karier bermainnya, sementara Allegri adalah pelatih yang berpengalaman. Rasanya berbeda ketika anda tidak bisa melakukan apapun di lapangan," kata McKennie lagi.
"Terkadang saya melihat Pirlo di bangku dan saya bisa paham dengan apa yang dia pikirkan: 'Saya takkan mengoper bola ke sana, saya bisa lebih baik dari itu...'," pungkasnya.
Pirlo dipecat pada akhir musim 2020/21 setelah gagal memberi Juventus gelar juara Serie A. Tetapi, musim perdana Pirlo tidak bisa dikatakan buruk karena Bianconeri berhasil merengkuh gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italiana.
(DAZN via Football Italia)
Baca Juga:
Kejar Zaniolo, Milan dan Juventus Harus Dengar Dulu Apa Kata Cassano
Peringatan Pioli untuk AC Milan Usai Sikat Inter Milan
4 Kata Sambutan untuk Dusan Vlahovic dari Sang Legenda Alessandro Del Piero
Didepak Allegri dari Juventus, Dejan Kulusevski Puji Habis-habisan Andrea Pirlo
Gerard Pique Pernah Cegah De Ligt Gabung Barcelona?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











