Deretan Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Maag
Anindhya Danartikanya | 8 Januari 2020 11:40
Bola.net - Maag merupakan salah satu penyakit yang umum diderita orang Indonesia. Penyakit ini identik dialami orang-orang yang sering menunda makan. Pengidap maag pun disarankan makan teratur.
Selain itu, sakit maag bisa dipicu karena makan terlalu banyak atau terlalu cepat, stres, mengonsumsi obat tertentu, atau menderita penyakit tertentu. Sakit maag juga bisa dihubungkan dengan gaya hidup yang buruk dan tidak sehat.
Ada beberapa makanan yang harus dihindari penderita maag untuk mencegah kambuh. Meski demikian, jenis makanan yang dikonsumsi pengidap maag juga harus diperhatikan agar tidak memicu kambuh.
Makanan yang harus dihindari pengidap maag harus diganti dengan makanan sehat yang aman dikonsumsi. Hindari pola hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, hingga makanan makanan pedas, berminyak, dan berlemak.
Berikut rangkuman dari berbagai sumber, tentang makanan yang harus dihindari pengidap maag.
Makanan Tinggi Lemak
Lemak memang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu. Akan tetapi, makan makanan tinggi lemak dalam porsi yang terlalu banyak bisa memicu timbulnya gejala maag.
Makanan berlemak dapat memperlambat otot-otot pencernaan, dan memperlambat pengosongan lambung. Selain itu, makanan berlemak juga bisa memperburuk konstipasi dan diare.
Oleh karena itu, Anda harus menghindari berbagai makanan tinggi lemak seperti daging merah, gorengan, hingga makanan penutup seperti kue, es krim, dan lain sebagainya dengan kandungan lemak tinggi.
Makanan dan Minuman Asam (Buah Citrus)
Makanan yang harus dihindari penderita maag pertama adalah makanan dan minuman asam. Beberapa jenis makanan, seperti buah jeruk, lemon, limau, saus tomat, serta minuman berkarbonasi/bersoda bersifat asam, sehingga dapat menyebabkan masalah pencernaan.
Bila Anda menderita maag, sebaiknya hindari makanan dan minuman tersebut. Sebuah penelitian yang dimuat dalam The Korean Journal of Gastroenterology, menyebutkan dari sekitar 382 orang yang mengeluhkan rasa terbakar pada dada sebagai gejala maag, sebanyak 67% di antaranya mengalami keparahan gejala setelah mengonsumsi jeruk.
Makanan yang Digoreng
Selain makanan tinggi lemak, makanan yang digoreng juga harus dihindari penderita maag. Alasannya serupa dengan makanan tinggi lemak sebelumnya. Gorengan, yang notabene direndam dalam minyak panas dan cukup banyak, mengandung banyak lemak trans.
Makan makanan yang tinggi lemak tentu berisiko membuat gejala maag kembali kambuh karena naiknya asam lambung. Makanan yang digoreng dengan kandungan lemak yang tinggi ini dapat merangsang melemahnya otot pada katup kerongkongan. Akibatnya, asam lambung bisa dengan mudah naik dan menjalar ke ulu hati, dada, hingga kerongkongan.
Makanan Pedas
Makanan pedas termasuk makanan yang harus dihindari penderita maag, sebab dapat meningkatkan risiko iritasi pada saluran pencernaan, termasuk lambung. Oleh karena itu, jika Anda mengalami gangguan pencernaan, dianjurkan untuk memilih makanan lembut dan hindari makanan pedas.
Produk Olahan Susu
Kandungan laktosa membuat susu menjadi cenderung lebih sulit dicerna oleh tubuh. Ketika laktosa tidak dapat dicerna dengan baik, perut akan menjadi kembung, menghasilkan gas atau menyebabkan diare. Hal ini tentu dapat memperberat keluhan penderita maag.
Meski begitu, bukan berarti Anda harus menjauhi produk susu sepenuhnya. Susu mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh, terutama kalsium, yang penting bagi perkembangan dan kesehatan tulang. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter tentang batasan dalam mengonsumsi susu dan alternatif penggantinya.
Minuman Berkafein
Mungkin Anda sering mendengar bahwa orang yang memiliki maag tidak dianjurkan minum kopi dalam jumlah banyak. Bahkan, sebisa mungkin sebaiknya hindari minum kopi, atau setidaknya batasi asupannya guna mencegah gejala maag bertambah parah.
Minuman berkafein, seperti kopi, teh, soda, dan cokelat dapat merangsang saluran pencernaan. Jika dikonsumsi berlebihan, minuman berkafein dapat memicu atau memperburuk gejala maag.
Kafein terbukti dapat melemahkan otot pada katup kerongkongan bagian bawah. Alhasil, asam lambung pun bisa dengan leluasa naik kembali ke kerongkongan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.
Minuman Bersoda
Fruktosa atau minuman dengan pemanis buatan diduga dapat menyebabkan maag. Ini karena pemanis tidak sepenuhnya mampu dicerna dan diserap tubuh sebelum mencapai usus.
Contohnya pada minuman bersoda, Selain membuat perut terasa kembung, soda dan minuman berkarbonasi dapat memicu peningkatan asam lambung yang merupakan gejala maag. Minuman ini dapat melemahkan otot pada katup kerongkongan bagian bawah, yang kemudian membuat asam lambung naik.
Bahkan, soda dan minuman berkarbonasi juga bisa mengandung kafein yang akan semakin memudahkan kemunculan gejala maag. Atas dasar itulah, minuman ini menjadi salah satu pantangan untuk orang yang memiliki maag, jika tidak ingin gejalanya kambuh.
Alkohol
Sama halnya seperti kopi dan soda, bir, anggur, maupun jenis alkohol atau minuman keras lainnya dapat berkontribusi sebagai penyebab munculnya maag. Alkohol tidak mengandung protein, vitamin, atau nutrisi lainnya.
Ada berbagai cara yang dilakukan alkohol sehingga bisa memicu kondisi tersebut. Pertama, minuman beralkohol, khususnya bir dan anggur, bisa meningkatkan jumlah produksi asam lambung. Kedua, alkohol dapat membuat otot pada katup kerongkongan menjadi lemah.
Selain itu, alkohol bisa berbahaya bagi lapisan lambung dan metabolisme hati, sehingga justru bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Alkohol juga bersifat iritatif, sehingga dapat memperparah keluhan penderita maag.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Husnul Abdi/Editor: Septika Shidqqiyah/Dipublikasi: 7 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




