Jangan Sampai Terpapar Virus Corona, Berpikir Positif Jadi Kunci
Anindhya Danartikanya | 24 Maret 2020 14:20
Bola.net - Ada banyak cara yang diyakini maupun disarankan, yang bisa menghindarkan kita dari dari terpapar virus Corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. Imbauan yang sudah sering disampaikan, seperti rajin mencuci tangan, mengenakan masker, menghindari berada di tempat keramaian hingga berada di rumah untuk sementara waktu.
Namun, seiring makin meluasnya penyebaran virus Corona, yang kini sudah memasuki 186 negara termasuk Indonesia, menimbulkan kecemasan tersendiri. Kekhawatiran berlebihan terpapar virus yang ditengarai kali pertama muncul pada akhir tahun lalu di Wuhan, China, itu justru bisa berakibat buruk pada sistem kekebalan tubuh (imunitas). Imunitas yang turun, rentan terinfeksi.
Seperti dilansir dari Antara, Senin (23/3/2020), ahli Kesehatan Mental Universitas Brawijaya (UB) Malang, Sumi Lestari, menjelaskan rasa bahagia dan selalu berpikir positif menjadi kunci menangkal dan mencegah terpapar virus Corona. Tentu, dibarengi dengan konsumsi makanan dengan gizi seimbang, berolahraga, dan menjaga kebersihan.
Selalu Bersyukur
Menurut pakar bergelar Dokter tersebut, ketika seseorang merasa bahagia, tubuh akan mengeluarkan interferon-protein yang berfungsi melawan virus serta membentuk imunitas. Sumi Lestari menambahkan, untuk memunculkan rasa bahagia di tengah situasi seperti sekarang, pandemi COVID-19, bisa dilakukan dengan bersyukur.
"Kunci bahagia itu akan muncul pada diri ketika kita mampu bersyukur. Bersyukur membuat hidup kita akan terasa tenang, nyaman, damai, dan bahagia," ujar Sumi Lestari di Malang, Senin (23/3/2020).
Hal itu karena rasa syukur mampu meminimalisasi emosi negatif, seperti cemas, panik, khawatir, takut, dan gelisah dan menggantikannya dengan emosi positif, yakni tentram, nyaman, dan damai. "Dengan bersyukur, individu tidak merasa takut dengan cobaan karena yakin akan adanya jalan keluar dari masalah yang dihadapi," lanjutnya.
Memunculkan Pikiran Positif
Untuk bisa memunculkan rasa bahagia itu, setiap manusia juga harus mampu berpikir positif, lantaran dengan berpikir positif, akan memunculkan energi positif.
Lebih lanjut, rasa bahagia dalam diri manusia juga bisa disebabkan faktor social distancing mengingat manusia sebagai mahkluk sosial butuh bersosialisasi, berinteraksi, berkumpul, sehingga pembatasan interaksi yang saat ini digalakkan, membuat seseorang kesepian, kehilangan, dan perubahan mood.
"Bahkan berpengaruh pada hormon oksitosan atau hormon cinta yang berdampak pada tingkah laku, respons emosi juga terlihat dalam membangun ketenangan, kepercayaan, dan stabilitas psikologi dan berperan mengatur ikatan sosial," tutur Doctor of Clinical Pyschology tersebut.
Sebagai satu di antara solusinya, Sumi Lestari menyarankan agar masyarakat bijak dalam memilih sumber informasi.
Sumi Lestari berharap masyarakat tetap waspada dan melakukan aksi preventif, seperti banyak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, minum vitamin C untuk menjaga imunitas tubuh, banyak berdoa, mematuhi imbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah setidaknya selama 14 hari untuk memutus rantai penularan COVID-19.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Aning Jati/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 23 Maret 2020
Video: Cara Membuat Hand Sanitizer dari BPOM
Baca Juga:
- 10 Langkah Pencegahan Penularan Virus Corona Berdasar Kemenkes
- Pahami Perbedaan Batuk Biasa dan Batuk Gejala Infeksi Virus Corona
- 10 Kondisi Kesehatan Berisiko Kematian Akibat Virus Corona
- Pahami Cara Bebaskan Diri dari Stres saat Pandemi Virus Corona
- Punya Gejala Infeksi Virus Corona? Inilah Langkah Pertama yang Harus Dilakukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26








