Penting, Pahami Cara Kerja Rapid Test Virus Corona
Anindhya Danartikanya | 24 Maret 2020 09:50
Bola.net - Seiring meningkatnya kasus positif COVID-19 di Indonesia, sebagai tindak pencegahan makin menyebarnya virus Corona SARS-CoV-2, pemerintah memutuskan untuk melakukan tes cepat (rapid test). Beberapa negara sudah melakukan tes cepat ini untuk mendeteksi virus Corona SARS-CoV-2, seperti Australia.
Seperti dilansir dari Antara, Senin (23/3/2020), hingga 17 Maret lalu Negara Kangguru itu telah melakukan lebih dari 8 ribu tes cepat. Sementara itu, di Indonesia, Pemerintah dikabarkan bersiap untuk melakukan satu juta tes cepat untuk meredam penyebaran virus yang sudah berstatus pandemi dunia ini.
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan virus Corona, mengungkapkan tes cepat akan dilakukan tidak hanya di Jakarta melainkan juga hampir di seluruh wilayah Indonesia. Nantinya, alat-alat yang digunakan untuk melakukan pengujian, dikirim secara bertahap ke provinsi-provinsi di wilayah Indonesia.
Di tengah kabar ini, mungkin ada yang belum mengetahui apa itu sebenarnya tes cepat untuk mendeteksi virus Corona SARS-CoV-2 ini, termasuk bagaimana proses tes tersebut.
Berikut cara kerja tes cepat untuk mendeteksi virus Corona penyebab COVID-19, mengacu pada yang telah dilakukan di Australia, yang dilansir dari Antara.
Bagaimana cara kerja tes cepat di suatu negara?
Sebelum masuk ke rapid test, perlu diketahui seperti apa tes untuk mendeteksi virus Corona secara umum. Petugas media akan mengambil sampel dari hidung atau dahak, atau yang sering disebut tes swab, untuk melihat kecocokan kode genetik dengan COVID-19.
Selanjutnya, hasil tes dibawa ke laboratorium dan dilanjutkan dengan uji polymerase chain reaction (PCR). Sebelum dimasukkan ke mesin PCR, sampel tersebut akan diekstrak material genetiknya. Teknik PCR ini digunakan untuk melihat material genetik agar virus mudah dideteksi.
Michael Harrison, Ahli Patologi dari Sullivan Nicolaides, menyatakan proses ekstraksi hingga hasil tes biasanya memerlukan waktu hingga enam jam. Sharon Lewis, Direktur Doherty Institute, menambahkan, teknik PCR juga digunakan untuk virus yang menyebabkan influenza, HIV, serta Hepatitis C.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk mengetes penyakit COVID-19 juga digunakan untuk tes virus lainnya. Tetapi, ada satu elemen yang disebut 'primer' atau 'hook', untuk mencocokkan material genetik dengan virus novel Corona, yang hanya ada di tes tersebut.
Selain swab tes tenggorokan, tenaga medis juga akan melakukan tes darah untuk mendeteksi apakah sebelumnya orang tersebut sudah terkena virus. Tes itu bisa digunakan untuk melihat apakah orang bersangkutan sudah mengembangkan kekebalan tubuh.
Berapa lama hasil tes keluar?
Di Australia, dibutuhkan waktu hingga 48 jam, sejak kali pertama pasien diperiksa, tes di bawa ke laboratorium, hingga pasien mengetahui hasil tes tersebut.
Untuk beberapa kasus, satu di antaranya di negara bagian Voctoria, Australia, pasien diminta menunggu hingga 72 jam untuk mendapatkan hasil tes.
Perihal tes virus Corona yang hanya dalam hitungan menit?
Gaetan Burgio, seorang dokter dari John Curtis of Medical Research, Australian National University, menjelaskan seberapa cepat sebuah tes virus bergantung pada teknologi yang digunakan, ketersediaan reagen, jumlah petugas, serta protokol yang digunakan.
Menurutnya, kecepatan sangat penting saat situasi pandemi. Jika hasil tes keluar lebih cepat, pasien bisa segera dikarantina atau isolasi. Namun, ada juga para ahli yang menilai, hasil tes yang dilakukan dalam belasan menit kurang akurat dibandingkan dengan tes PCR di laboratorium. Pasalnya, elain melihat virus, PCR juga digunakan untuk melihat antibodi.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Aning Jati/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 23 Maret 2020
Video: Hip Hop Yoga Pelarian Sehat Masyarakat Jakarta
Baca Juga:
Hindari Virus Corona, Pahami Cara-Cara Jaga Daya Tahan Tubuh
Jenis Olahraga Ceria yang Bisa Atasi Rasa Bosan Saat Karantina Akibat Virus Corona
Pahami Cara-Cara Pencegahan Infeksi Virus Corona di Tempat Umum
Penting, Pahami Perbedaan Antara Gejala COVID-19 dan Alergi
Waspadai Ciri-Ciri Umum Orang Terinfeksi Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Juara, Anggun C Sasmi Terharu Nyanyikan Tanah Airku
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:21
-
Rapor Timnas Indonesia vs Thailand: Mental Baja Sang Juara!
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 06:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





