Ragam Manfaat Teh Bunga Rosella untuk Kesehatan Tubuh
Anindhya Danartikanya | 28 Februari 2020 13:50
Bola.net - Mengonsumsi teh bunga rosella secara teratur bisa mengatasi risiko berbagai penyakit. Manfaat teh bunga rosella tidak hanya nikmat untuk diseruput saat sedang hangat-hangatnya, namun juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Teh rosella dibuat melalui proses pengeringan dari satu jenis bunga yang terkenal akan keindahannya, yaitu Hibiscus Sabdariffa. Tanaman yang memiliki bunga berwarna merah dan berukuran cukup besar menyerupai bunga sepatu ini kerap diolah menjadi berbagai macam produk, seperti, sirup, obat, hingga teh herbal.
Manfaat teh bunga rosella tidak terlepas dari kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel dari jaringan tubuh. Teh yang kerap juga disebut dengan sour tea karena rasanya yang asam ini biasanya dibuat dari campuran daun, kelopak, dan pucuk bunga rosella.
Berikut rangkuman dari berbagai sumber, tentang manfaat teh bunga rosella.
Mencegah Risiko Diabetes
Manfaat teh bunga rosella yang sudah terbukti secara ilmiah adalah kemampuannya membantu menjaga kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan oleh beberapa ilmuwan dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan telah dipublikasi di Journal of the American College of Nutrition.
Dalam penelitian tersebut terbukti bahwa konsumsi teh rosella dua kali sehari, selama 14 hari mampu menurunkan kadar gula darah puasa pada seseorang yang tergolong prediabetes.
Prediabetes berarti kadar gula darah yang dimiliki sudah di ambang batas normal. Dengan perubahan gaya hidup, olahraga rutin dan intervensi diet, teh rosella terbukti dapat menjadi tambahan opsi pengobatan alami untuk menjaga kadar gula darah tetap di kisaran normal.
Menurunkan Tekanan Darah
Tidak hanya berpengaruh dalam mencegah diabetes, manfaat teh bunga rosella juga dapat menurunkan tekanan darah. Khasiat ini terbukti pada penelitian tahun 2015, di mana konsumsi rutin teh rosella dapat turut berperan menurunkan tekanan darah sistole maupun diastole seseorang.
Sebelumnya penelitian serupa pernah dilakukan tahun 2010. Dibandingkan dengan orang yang diberikan placebo atau minuman tanpa bahan tambahan apa pun, orang yang mengonsumsi teh rosella tekanan darahnya dapat terjaga lebih normal.
Anda bisa mendapatkan manfaat teh bunga rosella ini dengan mengonsumsinya selama 6 minggu jika memiliki kecenderungan hipertensi.
Meningkatkan Nilai Kolesterol Baik
Manfaat teh bunga rosella berikutnya adalah meningkatkan nilai kolesterol baik dalam tubuh. Mengonsumsi teh rosella secara rutin dapat membuat kadar High Density Lipoprotein (HDL) atau lemak baik dalam darah mampu ditingkatkan secara perlahan.
HDL ini merupakan kunci dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Penelitian lain bahkan juga membuktikan bahwa manfaat teh bunga rosella juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Menangkal Radikal Bebas
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, teh rosella kaya akan antioksidan. Antioksidan merupakan molekul untuk melawan radikal bebas yang biasanya merusak sel-sel tubuh yang sehat. Manfaat teh bunga rosella selanjutnya adalah untuk menangkal radikal bebas dengan kandungan antioksidannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tikus misalnya, menemukan bukti bahwa ekstrak rosella meningkatkan jumlah enzim antioksidan sehingga mengurangi efek berbahaya akibat radikal bebas hingga 92 persen.
Mencegah Obesitas
Manfaat teh bunga rosella berikutnya adalah untuk mencegah risiko obesitas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan antioksidan polifenol dan flavonoid dalam tanaman rosella mampu menghambat dan mengurangi penumpukan jaringan lemak dalam tubuh, sehingga membantu mencegah obesitas. Namun, untuk mencegah obesitas, kamu juga perlu rutin berolahraga dan menjalani pola makan sehat.
Mengonsumsi Teh Bunga Rosella untuk Kesehatan
Melihat manfaat teh rosella yang beragam, Anda bisa mulai mencoba rutin minum teh yang satu ini untuk membantu menjaga kesehatan secara keseluruhan. Untuk mendapatkan manfaat the bunga rosella, dianjurkan untuk mengonsumsinya sebanyak 1,5-3 gram per hari dalam 1-2 cangkir teh.
Namun, tetap konsultasikan dengan dokter sebelum meminumnya. Apalagi jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Hindari konsumsi teh rosella bersama dengan obat-obatan, seperti paracetamol, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat.
Selain itu, konsumsi teh rosella secara berlebihan dapat meningkatkan risiko keracunan hati pada seseorang yang memiliki gangguan fungsi hati. Bahkan, teh bunga rosella juga tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui. Teh rosella juga dapat memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh, sehingga berdampak pada sulitnya mengontrol gula darah bagi kamu yang sedang mengonsumsi obat diabetes.
Walaupun berbagai bukti ilmiah telah menjadi dasar yang membenarkan beragam manfaat teh bunga rosella. Namun konsumsi teh ini tidak bisa dijadikan pengobatan tunggal. Pada mereka yang memang sudah terbukti diabetes, hipertensi atau memiliki riwayat kolesterol tinggi, pengobatan medis tetap harus dilakukan.
Jadi, sebelum menggunakan teh bunga rosella untuk pengobatan, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar lebih aman.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Husnul Abdi/Editor: Nanang Fakhrudin/Dipublikasi: 11 Februari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




