Tahap-Tahap Mencuci Tangan yang Benar, Cegah Infeksi Covid-19
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2020 09:18
Bola.net - Penyebaran pandemi virus Corona (Covid-19) masih diwaspadai masyarakat dunia. Sejauh ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah penyakit ini. Namun, cuci tangan bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran atau terjangkit virus Corona.
Lakukan cuci tangan setiap melakukan aktivitas terutama sebelum atau sesudah makan. Penggunaan hand sanitizer juga bisa sebagai alternatif jika kesulitan menemukan sabun. Pastikan produk hand sanitizer mengandung kadar alkohol setidaknya 60%.
Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun sangat penting, yang bertujuan untuk pencegahan terhadap penyakit Covid-19. Setidaknya, dibutuhkan minimal 20 detik untuk mencuci tangan hingga bersih dan efektif. Akan lebih efektif jika mencuci tangan menggunakan air yang mengalir.
Dilansir dari laman The Health Site, virus Corona dapat hidup di permukaan selama berjam-jam hingga berhari-hari. Meski terkesan sederhana, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan seseorang saat mencuci tangan yang sebaiknya harus segera diperbaiki.
Cara mencuci tangan harus tepat agar terhindar dari virus Corona, kuman dan bakteri lain. Berikut rangkuman dari berbagai sumber cara cuci tangan yang benar agar terhindar dari infeksi virus Corona.
Cara Cuci Tangan yang Tepat agar Terhindar dari Virus Corona
- Basahi tangan dengan air, boleh menggunakan air hangat maupun dingin.
- Tuangkan sabun ke telapak tangan.
- Usapkan kedua telapak tangan secara perlahan dengan gerakan memutar.
- Gosok kedua telapak tangan hingga berbusa.
- Bersihkan seluruh bagian tangan hingga merata, dari pergelangan tangan, punggung tangan, sela-sela jari, hingga kuku. Lakukan selama 20 detik.
- Bersihkan seluruh bagian jari dengan gerakan memutar, satu demi satu.
- Bilas tangan hingga bersih dari sabun dan kotoran.
- Keringkan tangan menggunakan tisu atau handuk bersih.
- Tutup keran menggunakan tisu agar kuman tidak menempel pada tangan yang telah bersih.
Kesalahan Umum saat Mencuci Tangan
Hanya 13% orang yang benar-benar menghindari untuk makan kecuali mereka telah lebih dulu mencuci atau membersihkan tangannya.
Meski sederhana, masih banyak orang-orang yang tidak memperhatikan proses cuci tangan dengan tepat. Kesalahan umum yang sering terjadi saat mencuci tangan, antara lain:
Hanya Memakai Air, Tanpa Sabun
Masih banyak yang mencuci tangan hanya menggunakan air saja. Mencuci tangan hanya menggunakan air tidak dapat menghilangkan kuman dan bakteri yang menempel di tangan.
Mencuci tangan selalu menggunakan sabun agar benar-benar bersih dan terhindar dari bermacam bahaya penyakit, termasuk virus Corona.
Buru-Buru Membilas dengan Air
Mencuci tangan minimal membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 detik. Menggosok seluruh bagian tangan menggunakan sabun. Hindari terburu-buru membilas tangan menggunakan air. Sebab jika terburu-buru, proses mencuci tangan tidak akan efektif untuk membasmi kuman.
Tidak Kering
Kuman senang berkembang baik di tempat yang lembab. Lebih baik gunakan tisu untuk mengeringkan tangan. Selain menggunakan tisu, blower bisa menjadi pilihan lain. Jika menggunakan blower untuk mengeringkan tangan, tunggu hingga tangan benar-benar kering.
Menyentuh Keran Kembali
Kesalahan yang sering terjadi adalah sering menyentuh keran kembali. Tidak sedikit banyak orang-orang lalai menggunakan tangan yang telah bersih untuk mematikan keran. Lebih baik mematikan keran menggunakan tisu kering agar tidak terkontaminasi kembali kuman dan bakteri.
Bahaya Tidak Mencuci Tangan
Kuman dan bakteri yang berada di tangan sangat mudah berpindah ke bagian seluruh tubuh. Hal ini bisa membahayakan kesehatan tubuh.
Membiasakan mencuci tangan merupakan satu di antara cara terbaik untuk melindungi diri dari serangan berbagai penyakit, termasuk virus Corona. Umumnya semua orang menyentuh mata, hidung, dan mulut tanpa disadari.
Hal tersebut membuat bakteri dan kuman dengan mudah masuk tubuh. Tak hanya mencegah infeksi virus Corona, mencuci tangan sebelum makan dan aktivitas lainnya mencegah Anda terkena penyakit seperti diare, infeksi kulit, dan infeksi mata.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Alfi Yuda/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 16 Maret 2020
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







