Terus Berinovasi, Liputan6.com Luncurkan Buku Saku Pemberantas Hoaks di Acara 'Kumpul Fakta'
Serafin Unus Pasi | 2 April 2024 18:20
Bola.net - Liputan6.com baru-baru ini menggelar acara 'Kumpul Fakta'. Acara yang mengumpulkan para pegiat cek fakta yang selama ini tergabung dalam grup WhatsApp pegiat Cek Fakta digelar pada hari Senin (1/4/2024).
Selain untuk menguatkan silaturahim sesama pegiat cek fakta dan juga penggawa Liputan6.com, acara Kumpul Fakta ini juga digelar untuk memeringati International Fact-Checking Day atau Hari Cek Fakta Internasional yang jatuh pada tanggal 2 April.
Acara yang digelar di kantor Liputan6.com ini pun berlangsung seru. Sebab, selain dijadikan ajang silaturahim yang bersifat cair di antara sesama pegiat cek fakta, ada juga diskusi atau talkshow khusus dengan topik seputar cek fakta dan literasi.
Tambah seru, karena acara ini juga banjir hadiah. Beberapa pegiat cek fakta pun berhasil pulang membawa hadiah saldo e-money, air fryer, bahkan ear buds.
Di acara ini, Liputan6.com juga meluncurkan buku saktu cek fakta, "Pemberantas Hoaks", edisi khusus 2024 yang bisa langsung di akses di smartphone. Buku saku ini diharapkan meningkatkan pemahaman dan mengantisipasi hoaks yang beredar luas diruang digital.
Selain para pegiata cek fakta, acara ini juga dihadiri kawan-kawan mahasiswa dari beberapa kampus seperti Univ. Prof. Dr. Moestopo Jakarta, Univ. Djuanda Bogor, serta Fact Checker Univ. Indonesia.
Saya ingat teori Post Truth yaitu kebohongan menyamar menjadi kebenaran. Kenapa ia bisa menyamar, karena kita dominan menggunakan perasaan ketimbang pikiran. Karena itu hoaks, hate speech itu hidup di daerah yang suka drama. Masyarakat kita dan kita suka drama, mudah sekali untuk ditunggangi hoaks," ujar Chief Content Officer Kapanlagi Youniverse (KLY), Wenseslaus Manggut, dalam sambutannya.
Wens mengatakan, kelemahan terbesar dari pemberantasan hoaks adalah karena manusia terlalu membawa perasaan ketimbang pikiran untuk melakukan sesuatu.
Menurut Wens, hoaks dan misinformasi itu bergerak lewat ruang yang kecil, dia datang secara diam-diam ke ruang pribadi lalu kelayar handphone kita dan dia mempengaruhi perasaan kita.
Tak Berhenti di Klarifikasi dan Literasi

Maka dari itu, kata Wens, Liputan6.com menginisiasi pemberantasan hoaks tidak boleh berhenti di klarifikasi dan literasi saja tetapi dia harus masuk ke movement.
"Pemberantasan hoaks itu harus menjadi gerakan bersama karena itu kita punya komunitas seperti ini, karena kita ingin makin banyak orang yang terlibat untuk memberantas hoaks," ujarnya lagi.
Kegiatan ini diakhiri dengan buka bersama para tamu pegiat cek fakta dan karyawan Liputan6.com di Kapanlagi Youniverse.
Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.
Disadur dari Liputan6.com/Nabila Lutvia Tanjung, Edu Krisnadefa Diunggah 2 April 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Cek Bansos Modal KTP doang, Awas Terjebak Modus Oknum Nakal
News 25 November 2025, 10:02
-
Beda Arah Harga Emas 19 November 2025: Antam Stabil, Pegadaian Terkoreksi
News 19 November 2025, 12:01
-
OJK Rilis Aturan Baru: Rekening Tanpa Transaksi 1.800 Hari Otomatis Dormant
News 19 November 2025, 11:21
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool vs Marseille: Dominik Szoboszlai Cetak Gol Free Kick Cerdik
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:39
-
Man of the Match Juventus vs Benfica: Khephren Thuram
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:31
-
Man of the Match Bayern Munchen vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:10
-
Man of the Match Marseille vs Liverpool: Alisson Becker
Liga Champions 22 Januari 2026, 07:04
-
Man of the Match Slavia Praha vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:57
-
Man of the Match Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:16
-
Hasil Atalanta vs Bilbao: Comeback Dramatis, Athletic Menang 3-2 di Bergamo
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:45
-
Hasil Newcastle vs PSV: The Magpies Tampil Perkasa Menang Tiga Gol Tanpa Balas
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:24
-
Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Drama Enam Gol, Blaugrana Menang 4-2 di Praha
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:20
-
Hasil Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo Bawa The Blues Raih Kemenangan Tipis
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Hasil Bayern vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane Jadi Pembeda di Allianz Arena
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




