Waspadai Ragam Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi
Anindhya Danartikanya | 7 Januari 2020 08:50
Bola.net - Kadar kolesterol tinggi merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit, satu di antaranya adalah gangguan jantung. Makanan penyebab kolesterol tinggi tentunya harus Anda hindari agar tidak terserang penyakit berbahaya.
Anda perlu bijak saat mengonsumsi makanan penyebab kolesterol tinggi. Makanan-makanan yang menjadi favorit dan sering dikonsumsi oleh banyak orang, seperti produk susu hingga makanan gorengan merupakan makanan yang memiliki kolesterol tinggi.
Makanan penyebab kolesterol tinggi ini sebaiknya kamu hindari agar kesehatan jantung tetap terjaga. Jangan sampai sudah makan banyak makanan-makanan berkolesterol dan malah mendapat fakta Anda mengalami kolesterol tinggi, yang berakibat pada penyakit jantung.
Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan. Jadi lebih baik menghindari makanan-makanan tidak sehat daripada tiba-tiba diserang penyakit berbahaya. Berikut tujuh jenis makanan penyebab kolesterol tinggi yang sebisa mungkin dihindari, seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Makanan Berlemak
Makanan penyebab kolesterol tinggi yang pertama adalah makanan berlemak. Mungkin kebanyakan orang sudah tahu bahwa makanan berlemak merupakan sumber kolesterol yang tinggi. Makanan dengan lemak yang berlebihan seperti santan akan sangat susah dicerna oleh tubuh.
Bahkan kamu juga disarankan untuk tidak mengonsumsi berbagai jenis cokelat selain santan. Cokelat yang mengandung lemak jenuh dapat memicu kadar kolesterol di dalam tubuh menjadi naik.
Makanan dengan kandungan lemak berlebihan ini akan lebih banyak disimpan dalam bentuk jaringan di bawah kulit pada tubuh. Bila kamu tetap mengonsumsi jenis makanan berlemak seperti santan dan cokelat ini, bukan tidak mungkin kamu akan mengalami gangguan kardiovaskular.
Makanan yang Digoreng
Bahkan tidak hanya makanan yang berlemak, makanan yang digoreng juga dapat meningkatkan kolesterol. Makanan yang digoreng seperti ayam goreng, berbagai jenis kue lebaran, dan tentunya berbagai macam gorengan mengandung banyak lemak yang berbahaya bagi tubuh.
Tubuh akan diserang oleh meningkatnya kolesterol jahat karena kandungan lemak dari makanan yang digoreng tersebut dan menyebabkan pengendapan di dalam pembuluh darah. Makanan yang terlalu berminyak akan meningkatkan terjadinya risiko penyakit kardiovaskular.
Makanan penyebab kolesterol tinggi yang digoreng ini juga termasuk fast food atau makanan cepat saji, seperti burger, kentang goreng, dan lain-lain. Makanan-makanan ini tak hanya tinggi lemak, namun juga memiliki kandungan asam lemak jenuh di atas rata-rata.
Seafood
Seafood sebenarnya mengandung nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Namun mengonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat membuat tubuh malah menjadi tidak sehat. Oleh karena itu, seafood termasuk ke dalam makanan penyebab kolesterol tinggi selanjutnya.
Jenis seafood seperti udang, cumi hingga kerang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi dan bisa menyebabkan tubuh mengalami gangguan. Anda harus membatasi konsumsi seafood agar tubuh tetap sehat. Selain itu, Anda juga harus rajin melakukan olahraga bila tidak ingin terkena kolesterol tinggi akibat makan seafood berlebihan.
Kuning Telur
Makanan penyebab kolesterol tinggi selanjutnya adalah telur. Telur ternyata juga mengandung cukup banyak kolesterol, terutama pada kuning telur. Konsumsi terlalu banyak kuning telur akan menyebabkan terjadinya berbagai penyakit kardiovaskular.
Jadi Anda harus mengontrol konsumsi kuning telur agar tubuh tetap sehat. Tidak berlebihan dalam mengonsumsi telur tentunya dapat menjaga kesehatanmu, dengan begitu kolesterol tinggi pun tidak akan menyerang.
Produk Susu
Makanan penyebab kolesterol tinggi selanjutnya adalah produk susu. Lemak dalam susu biasanya memuat lemak jenuh yang seringkali berdampak negatif pada kolesterol. Asam lemak jenuh pada produk susu dapat meningkatkan kolesterol jahat, LDL.
Bahkan 1 cup es krim mengandung lemak lebih banyak dibandingkan dengan burger, dan kolesterolnya juga lebih tinggi daripada 10 buah donat. Jadi, lebih baik kamu memilih buah segar untuk pencuci mulut.
Untuk menghindari kolesterol tinggi, sebaiknya konsumsilah produk susu hasil fermentasi seperti yogurt atau yang rendah lemak.
Alkohol
Makanan penyebab kolesterol tinggi selanjutnya adalah alkohol. Terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar trigliserida, sejenis lemak jahat dalam darah.
Bahkan, konsumsi alkohol juga menyebabkan berbagai macam penyakit lainnya. Riset menunjukkan konsumsi alkohol sebanyak 30 gr/ hari untuk wanita, dan 45 gr untuk pria dapat meningkatkan resiko jantung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari alkohol agar kesehatanmu senantiasa terjaga.
Makanan Manis dan Asin
Makanan penyebab kolesterol tinggi selanjutnya adalah makanan manis dan asin. Makanan manis tidak hanya menaikkan kadar kolesterol jahat, bahkan juga dapat memicu obesitas, serta menurunkan kolesterol baik. Oleh karena itu, makanan-makanan kemasan yang mengandung tambahan gula seperti kue kering, permen, soda, minuman berenergi, dan lain-lain sebaiknya kamu hindari agar tubuh tetap sehat.
Selain itu, makanan asin juga dapat menjadi penyebab kolesterol tinggi. Makanan asin seperti kacang yang disajikan saat lebaran dapat membuat tekanan darah jadi tinggi dan memicu kolesterol. Bahkan makanan asin juga bisa menyebabkan gangguan jantung yang cukup berbahaya kalau kamu tetap tidak mengontrol konsumsinya.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Husnul Abdi/Editor: Septika Shidqiyah/Dipublikasi: 4 September 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Prabowo Targetkan Produksi Mobil dan Motor Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
News 17 November 2025, 14:51
-
Prostitusi Sesama Jenis Resahkan Masyarakat, Satpol PP Tangkap 2 Pria di Taman Daan Mogot
News 15 November 2025, 18:22
-
Bahlil Respons Isu IUP Raja Ampat: Saya Belum Lahir Barang Itu Sudah Ada
News 13 November 2025, 17:37
-
Menkes Budi Ungkap Fakta: Gaji Rp 100 Juta Masih Terima Bantuan Iuran BPJS
News 13 November 2025, 17:27
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


