Hari Ini 8 Tahun Lalu: Pesta Juara Galatasaray Dinodai Kerusuhan, 1 Suporter Tewas, dan Puluhan Luka
Afdholud Dzikry | 13 Mei 2020 11:05
Bola.net - Pertemuan antara Galatasaray dan Fenerbahce selalu dihiasi dengan drama penuh kebencian dan persaingan. Tragedi 8 tahun lalu bisa menjadi salah satu cermin bagaimana perseteruan kedua tim begitu panas dan sampai merenggut nyawa pendukung mereka. Rivalitas yang banyak disebut sebagai rivalitas abadi.
Bertempat di Sukru Saracoglu Stadium, tepatnya pada 13 Mei 2012 silam, Galatasaray mengunci gelar juara mereka di kandang musuh bebuyutan mereka, Fenerbahce. Namun cerita indah pesta juara bukan satu-satunya yang didapatkan oleh Galatasaray. Tapi ada pula amuk suporter tuan rumah dan tragedi tewasnya seorang suporter.
Galatasaray menyongsong pertandingan final playoff tersebut dengan optimisme besar dan semangat tinggi. Pasalnya di liga mereka mampu unggul sembilan poin dari rival abadinya itu. Meskipun begitu, gelar juara Super Lig Turki ditentukan lewat playoff yang diikuti oleh empat besar klasemen akhir musim kompetisi reguler, playoff yang juga menentukan tempat mereka di kompetisi Eropa.
Galatasaray yang dilatih Fatih Terim saat itu bermain dengan semangat tinggi. Meskipun bermain di kandang musuh bebuyutan mereka dan tak memiliki catatan apik di sana, klub berjuluk Sarı-Kırmızılılar ini mampu bermain imbang tanpa gol. Hasil itu sudah cukup untuk memastikan gelar juara Super Lig 2011-2012 menjadi milik mereka sekaligus lolos langsung ke penyisihan grup Liga Champions musim depan.
Kerusuhan Besar di Stadion
Seperti layaknya sebuah derby, pertemuan antara Fenerbahce vs Galatasaray ini juga diwarnai insiden. Bahkan ada juga insiden yang sampai menghilangkan nyawa suporter.
Begitu pertandingan berakhir, dan Galatasaray dipastikan menjadi juara setelah bermain imbang melawan tuan rumah Fenerbahce, kerusuhan pecah. Amuk massa yang didominasi suporter tuan rumah tak terelakkan.
Kantor berita Turki, Anatolian, saat itu memberitakan bahwa kerusuhan yang pecah di Sukru Saracoglu Stadium itu begitu buruk. Tercatat ada 36 orang menderita luka-luka dan 59 orang lainnya ditangkap akibat bentrokan suporter dengan polisi di sana. Bukan itu saja, selain bentrokan, amuk massa juga merusak sembilan mobil polisi, enam ambulans, 85 bus, dan satu mobil pemadam kebakaran.
Bila bentrokan itu terjadi di Istanbul, tragedi yang tak kalah menyakitkan juga terjadi di Kota Giresun. Masih dari sumber yang sama, dilaporkan Kemal Ayci (40 tahun) tewas karena tertembak kepalanya ketika merayakan kemenangan Galatasaray. Tak diketahui identitas penembaknya, namun ada kemungkinan sang pelaku sedang merayakan kemenangan itu dan menembakkan senjatanya ke udara, tetapi terkena ke kepala Kemal.
Rekor Fatih Terim
Bagi Galatasaray, kesuksesan meraih juara Super Lig ini menjadi yang pertama sejak terakhir mereka merasakan juara pada 2008. Gelar ini juga menjadi gelar ke-18 mereka saat itu.
Selain Gala, sang pelatih Fatih Terim saat itu juga mengukir sebuah rekor sebagai pelatih tersukses di Liga Utama Turki. Terim tercatat total sukses meraih total lima gelar liga sekaligus mematahkan rekor yang dipegang Sua Ozyaici, mantan pelatih Trabzonspor.
Tonton Video Menarik Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Rafael Leao Lanjutkan Karir di Galatasaray
Liga Italia 28 Agustus 2026, 22:43
-
Liverpool Dapat Undian Bagus di Liga Champions, Ini Alasannya
Liga Champions 28 Agustus 2026, 11:36
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
LATEST UPDATE
-
Kalah 3-0 di Kandang Brighton, Arsenal Memang Bermain di Bawah Standard!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:30
-
Dipermalukan Brighton, Mikel Arteta: Ini Pelajaran Berharga Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 September 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Barcelona saat Comeback Lawan Sevilla: Raphina Maut, Yamal Ngeri!
Liga Spanyol 20 September 2026, 05:45
-
Ada Baleba, Michael Carrick Bawa 23 Pemain MU ke Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 05:30
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
