BRI Percepat Digitalisasi UMKM, Transaksi QRIS Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Tembus Rp2,4 Miliar

Asad Arifin | 14 Juli 2026 20:01
BRI Percepat Digitalisasi UMKM, Transaksi QRIS Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Tembus Rp2,4 Miliar
Kegiatan penyerahan bantuan dan apresiasi pedagang Pasar Oro-Oro Dowo oleh BRI (c) Dok. BRI RO Malang

Bola.net - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan transaksi non-tunai di pasar rakyat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penyerahan Bantuan dan Apresiasi Pedagang Pasar Oro-Oro Dowo yang digelar BRI Branch Office Malang Soekarno Hatta di Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang.

Program ini menunjukkan hasil positif. Selama periode Maret hingga Juni 2026, sebanyak 64 pedagang yang mengikuti Program TRABAS (Transaksi Tanpa Batas) mencatatkan volume transaksi melalui BRI Merchant QRIS lebih dari Rp2,4 miliar. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya adopsi pembayaran digital di pasar tradisional sekaligus memperkuat peran BRI dalam mendukung digitalisasi sektor UMKM.

Advertisement

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang UMKM Kota Malang, Faried, sebagai bentuk sinergi antara BRI dan Pemerintah Kota Malang dalam memperluas implementasi transaksi digital di kalangan pelaku usaha pasar rakyat.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi para pedagang, BRI memberikan penghargaan kepada sembilan pemenang Program TRABAS. Berbagai hadiah diserahkan, mulai dari motor listrik, kulkas dua pintu, televisi, smartwatch, mesin cuci, hingga perangkat elektronik lainnya.

Tak hanya itu, BRI juga menyalurkan bantuan kepada pengelola Pasar Oro-Oro Dowo sebagai dukungan terhadap terciptanya lingkungan usaha yang lebih nyaman, aman, dan produktif bagi para pedagang.

1 dari 1 halaman

BRI Dorong Pembayaran Digital di Pasar Tradisional

Branch Office Head BRI Malang Soekarno Hatta, Johanes Alfred Simanjuntak, mengatakan meningkatnya transaksi digital di pasar tradisional menunjukkan kepercayaan pelaku UMKM terhadap layanan keuangan digital terus tumbuh.

"Program TRABAS merupakan bentuk apresiasi BRI kepada para pedagang yang telah memanfaatkan layanan digital BRI. Kami berharap program ini mampu mendorong peningkatan transaksi QRIS sekaligus mempercepat digitalisasi pembayaran di pasar tradisional. BRI berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar semakin maju, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu meningkatkan daya saing usahanya," ujar Johanes.

Menurutnya, pemanfaatan QRIS tidak hanya mempermudah proses transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha mengelola bisnis secara lebih efisien dan modern.

Melalui Program TRABAS, BRI berharap semakin banyak pedagang pasar tradisional yang memanfaatkan ekosistem pembayaran digital sehingga mampu memperluas akses usaha sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perkembangan teknologi.

BRI terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Malang dalam memperluas implementasi transaksi digital di pasar rakyat. Sinergi tersebut diarahkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperluas penggunaan QRIS di kalangan pelaku UMKM.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pasar yang lebih modern, efisien, dan kompetitif, sehingga pasar tradisional tetap mampu berkembang di tengah perubahan perilaku transaksi masyarakat.

LATEST UPDATE