Menkeu Purbaya Jawab Usulan Gaji PNS Daerah Ditanggung Pusat
Afdholud Dzikry | 8 Oktober 2025 10:45
Bola.net - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah pusat belum dapat memenuhi usulan pengambilalihan pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) daerah. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan tersebut merupakan respons langsung terhadap aspirasi sejumlah kepala daerah. Usulan ini pertama kali diutarakan oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.
Para kepala daerah menyuarakan aspirasi ini di tengah meningkatnya tekanan fiskal di wilayah masing-masing. Pengurangan dana transfer dan kenaikan belanja pegawai menjadi pemicu utamanya.
Sikap Menteri Keuangan menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan fiskal nasional. Stabilitas keuangan negara menjadi prioritas di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.
Dilema antara mengakomodasi kebutuhan daerah dan menjaga kesehatan APBN ini menjadi isu krusial. Berikut adalah rincian mengenai latar belakang usulan daerah serta pertimbangan utama pemerintah pusat.
Aspirasi Daerah di Tengah Tekanan Anggaran
Usulan agar pemerintah pusat menanggung gaji PNS daerah datang dari Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Aspirasi ini disampaikan setelah pertemuan dengan Menteri Keuangan di Jakarta.
Agenda pertemuan tersebut membahas isu krusial terkait pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk tahun 2026. Sejumlah gubernur lain turut hadir dalam pertemuan terbatas itu.
Menurut Mahyeldi, pengurangan Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil menambah beban keuangan daerah. Di sisi lain, daerah juga dihadapkan pada kenaikan anggaran untuk membayar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat mengambil alih pembiayaan gaji pegawai. Tujuannya agar pemerintah daerah dapat lebih fokus menjalankan program pembangunan prioritas.
Respons Hati-Hati Pemerintah Pusat
Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebutnya sebagai suatu hal yang wajar. Namun, ia menekankan bahwa setiap permintaan harus diukur dengan cermat.
"Belum kita khususkan, kalau dia minta semuanya juga tanggung saya. Itu normal, permintaan normal," ujar Menkeu Purbaya.
"Tapi kan kita hitung kemampuan APBN ke saya seperti apa," lanjutnya.
Purbaya juga menjelaskan bahwa kondisi perekonomian nasional menjadi salah satu pertimbangan utama. Tren perlambatan ekonomi yang terjadi dalam sembilan bulan pertama tahun ini menuntut kebijakan belanja yang sangat hati-hati.
Menjaga Batas Aman Defisit Fiskal
Menteri Keuangan menegaskan bahwa menjaga disiplin fiskal adalah prioritas utamanya. Ia berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pos belanja dan pendapatan negara secara seimbang.
Menurut Purbaya, saat ini belum memungkinkan bagi APBN untuk mengambil alih seluruh beban gaji ASN daerah. Langkah tersebut berisiko meningkatkan defisit anggaran melampaui batas aman 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Jadi kalau diminta sekarang (gaji PNS daerah dibayar pusat) ya pasti saya nggak bisa," kata Menkeu Purbaya.
"Kecuali saya tembus rasio defisit PDB di atas 3 persen. Jadi saya jaga itu," tegasnya.
Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid. Selain itu, hadir pula Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


