Tesla Cybercab: Ambisi Mobil Otonom Elon Musk Tanpa Setir Dimulai
Editor Bolanet | 27 Oktober 2025 14:24
Bola.net - Tesla kembali memicu diskusi di pasar otomotif global. Raksasa kendaraan listrik ini mengumumkan rencana produksi Cybercab.
CEO Elon Musk mengumumkan proyek ambisius terbaru bernama Cybercab. Kendaraan ini dirancang radikal tanpa setir maupun pedal.
Pengumuman ini disampaikan Musk dalam konferensi pendapatan kuartalan Tesla baru-baru ini. Produksinya disebut akan dimulai hanya dalam waktu delapan bulan ke depan.
Cybercab diposisikan sebagai langkah besar Tesla menuju era mobilitas baru tanpa pengemudi. Ini menjadi pertaruhan besar bagi teknologi Full Self-Driving (FSD) perusahaan.
Namun, rencana besar ini hadir di tengah tantangan produksi dan fluktuasi pasar. Banyak pihak kini menyoroti seberapa realistis target yang dipasang Tesla kali ini.
Optimasi Radikal Tanpa Roda Kemudi
Cybercab dinilai menjadi salah satu lini produk Tesla paling kontroversial, bahkan melebihi Cybertruck. Mobil ini dirancang murni tanpa setir maupun pedal gas.
Desain radikal ini menjadikannya sepenuhnya bergantung pada teknologi Full Self-Driving (FSD) milik Tesla. Musk menyebut versi produksinya dioptimalkan penuh untuk otonomi.
"Faktanya, kendaraan itu tidak memiliki setir atau pedal," tegas Musk, dikutip dari InsideEVs.com.
"Ini merupakan optimasi berkelanjutan untuk meminimalkan biaya per mil demi efisiensi operasional."
Menanti Realisasi Janji Produksi
Musk menargetkan produksi Cybercab akan dimulai pada kuartal kedua tahun depan. Tesla berjanji akan menggenjot produksi secepat mungkin.
"Kami akan memperluas produksi secepat mungkin, sejauh pemasok dapat memenuhinya," ujar Musk.
Kepercayaan diri ini didukung kemajuan perangkat lunak FSD v14 yang sedang diuji publik. Cybercab diharapkan menjadi bukti kematangan sistem tersebut di jalan raya.
Meski demikian, sejumlah analis menilai target ini sangat ambisius. Tesla masih menghadapi tantangan kapasitas di Gigafactory Texas dan fluktuasi permintaan pasar.
Pertanyaan besarnya kini adalah siapa target utama pasar Cybercab. Apakah investor, pembeli FSD, atau publik yang mencari EV murah berteknologi tinggi.
Jika Tesla berhasil, ini bisa menjadi kebangkitan besar di tengah ketatnya persaingan EV global. Perusahaan sangat membutuhkan 'kemenangan besar' untuk menjaga momentum inovasi.
Namun, seperti banyak janji ambisius Musk sebelumnya, waktu akan menjadi ujian sesungguhnya. Publik kini bersiap menghitung mundur kehadiran mobil masa depan tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
-
Klarifikasi BPBD Sumut Soal Kontainer Bantuan Aceh yang Viral: Ada Kesalahpahaman Informasi
News 31 Desember 2025, 15:29
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Premier League: Arsenal vs Burnley
Liga Inggris 18 Mei 2026, 23:56
-
Barcelona Cari Pengganti Lewandowski, Harry Kane Solusinya!
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 23:23
-
Alamak! Fermin Lopez Alami Retak Tulang, Batal ke Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 18 Mei 2026, 21:46
-
Samai Rekor De Bruyne dan Henry, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Mei 2026, 21:36
-
Video Perpisahan Haru Manchester United untuk Casemiro, Bikin Mewek
Liga Inggris 18 Mei 2026, 20:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13









