Bolo Triyanto Berikan Pesan kepada Penyandang Disabilitas: 'Istilahnya, Kita Sama-sama Makan Nasi'
Editor Bolanet | 9 Oktober 2018 18:51
Bola.net - - Awalnya, Bolo Triyanto adalah atlet cabang olahraga (cabor) atletik rentang 2003 - 2009. Usai pensiun, dirinya tertarik merintis karier sebagai pelatih di cabor yang sama.
Seleksi nasional (Seleknas) cabor menembak pada 2015 mengubah jalan hidupnya. Penyandang disabilitas ini dinyatakan lolos dan ikut serta ke Singapura.
Uniknya, Bolo bukan terpilih sebagai pelatih, melainkan menjadi atlet menembak. Di usianya yang telah menginjak 35 tahun, dia masih diberikan kesempatan untuk berpartisipasi di Asian Para Games 2018.
Bolo mengajak penyandang disabilitas lainnya untuk tidak patah semangat karena keterbatasan kondisi fisik. Pria asal Sragen, Jawa Tengah ini pun memakai istilah yang telah digunakan sejak zaman dulu kala.
“Jangan minder, jangan ragu, kita itu semua sama. Istilah kata, orang lain makannya nasi, kita juga makannya nasi,” ujar Bolo kepada KLY Sport di Lapangan Tembak, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).
Terkadang, keterbatasan kondisi fisik membuat penyandang disabilitas tidak percaya diri. Bolo menyarankan untuk mengikuti jejaknya. Menjadi olahragawan yang pula mengundang rezeki.
“Orang lain bisa, kenapa kita tidak bisa. Orang lain bisa berprestasi, kita juga harus bisa berprestasi. Olahraga itu bukan hanya menyehatkan badan saja, tetapi juga bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang banyak,” imbuh Bolo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa Pulang Medali, Ini Besaran Bonus Atlet dan Pelatih dari Pemerintah
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00 -
5 Cabor yang Membanjiri Indonesia dengan Medali Emas di Asian Para Games 2018
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00
-
Reaksi Atlet Bulu Tangkis Ditonton Taufik Hidayat di Istora
Bulu Tangkis 16 Oktober 2018, 00:01
-
Asian Para Games 2018 Sukses, Ini 5 Hal yang Mewarnai Closing Ceremony
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:36 -
Flashback Aktivitas Atlet Asian Para Games 2018 Ketika Sedang Tak Berlaga
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




