Gagal ke Olimpiade, Suryo Agung Incar Medali di PON
Editor Bolanet | 15 Juni 2012 08:23
- Gagal dalam kualifikasi Olimpiade London 2012, ternyata tidak menghentikan upaya sprinter nasional Suryo Agung Wibowo untuk berprestasi.
Justru, kondisi tersebut dimanfaatkannya untuk berbenah seraya menaruh perhatian serius pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII di Pekanbaru, Riau.
Perasaan kecewa karena tidak ikut ke Olimpiade memang ada. Namun, saya tidak ingin menyerah dan terus berusaha berlatih. Kini, saya mengincar medali pada PON Riau saja,” kata peraih dua medali emas dalam SEA Games 2009 di Laos tersebut, kepada .
Dilanjutkannya, dalam perhelatan pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau tersebut, dirinya akan mengikuti dua nomor sekaligus, yakni 100 dan 200 meter.
“Saya akan berjuang sungguh-sungguh di ajang PON. Ini bukan untuk siapa-siapa, namun untuk mengukur kemampuan diri saya. Sebab, saya tidak ingin dianggap sebagai penggembira atau pelampiasan rasa kecewa akibat dipulangkan dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) atletik. Intinya, saya siap memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Mengenai peta kekuatan persaingan, lebih jauh dikatakannya, semua lawan yang akan dihadapi dipastikan sangat berat. Sebab, atlet-atlet yang sudah terpilih dalam penjaringan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) memiliki kemampuan sangat baik.
“Karena itu, semua lawan yang akan dihadapi pada PON mendatang, harus diwaspadai dan tidak boleh diremehkan. Karena, mereka pasti sudah mempersiapkan diri dengan baik” tandas peraih dua medali emas PON XVII/2008 Kalimantan Timur tersebut. (esa/dzi)
Justru, kondisi tersebut dimanfaatkannya untuk berbenah seraya menaruh perhatian serius pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XVIII di Pekanbaru, Riau.
Perasaan kecewa karena tidak ikut ke Olimpiade memang ada. Namun, saya tidak ingin menyerah dan terus berusaha berlatih. Kini, saya mengincar medali pada PON Riau saja,” kata peraih dua medali emas dalam SEA Games 2009 di Laos tersebut, kepada .
Dilanjutkannya, dalam perhelatan pesta olahraga multievent empat tahunan di Riau tersebut, dirinya akan mengikuti dua nomor sekaligus, yakni 100 dan 200 meter.
“Saya akan berjuang sungguh-sungguh di ajang PON. Ini bukan untuk siapa-siapa, namun untuk mengukur kemampuan diri saya. Sebab, saya tidak ingin dianggap sebagai penggembira atau pelampiasan rasa kecewa akibat dipulangkan dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) atletik. Intinya, saya siap memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Mengenai peta kekuatan persaingan, lebih jauh dikatakannya, semua lawan yang akan dihadapi dipastikan sangat berat. Sebab, atlet-atlet yang sudah terpilih dalam penjaringan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) memiliki kemampuan sangat baik.
“Karena itu, semua lawan yang akan dihadapi pada PON mendatang, harus diwaspadai dan tidak boleh diremehkan. Karena, mereka pasti sudah mempersiapkan diri dengan baik” tandas peraih dua medali emas PON XVII/2008 Kalimantan Timur tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Capai Kesepakatan Pribadi dengan Manu Kone
Liga Inggris 24 Juli 2026, 10:09
-
Juventus Selangkah Lagi Lepas Lois Openda ke Lyon
Liga Inggris 24 Juli 2026, 09:39
-
Arema FC, Rajanya Piala Presiden
Bola Indonesia 24 Juli 2026, 09:14
-
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
Piala Dunia 24 Juli 2026, 08:09
-
Arsenal Serius Incar Bruno Guimaraes, Siapkan Tawaran Rp 1,6 Triliun
Liga Inggris 24 Juli 2026, 06:07
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











