Gelar Kejurda, FOBI Perkenalkan Barongsai Sebagai Olahraga Rakyat

Aga Deta | 29 September 2018 20:48
Gelar Kejurda, FOBI Perkenalkan Barongsai Sebagai Olahraga Rakyat
Kejurda Barongsai Dki Jakarta (c) Fitri Apriani

- Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Barongsai DKI Jakarta dan Jakarta Open Barongsai di Pluit Village, Jakarta Utara, 29-30 September 2018. Kejurda Barongsai DKI Jakarta diikuti 18 tim dengan 200 atlet.

Pembukaan Kejurda Barongsai DKI Jakarta dihadiri ketua FOBI Charles Honoris, Wakil Ketua Umum FOBI Ronald Sjarif dan Sekjen FOBI Xaverius Djunior. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua DPR, Utut Adianto.

Advertisement

“Kejurda ini pemanasan untuk Kejurnas di Sumatra Barat pada 9-11 November mendatang, sekaligus untuk PON 2020,” ujar Charles.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, ajang ini menjadi momen pengenalan Barongsai sebagai olahraga, bukan sekadar seni dan tontonan. Terlebih, prestasi olahraga Barongsai Indonesia, khususnya Jakarta sudah sampai level internasional.

“Klub dari Jakarta bahkan ada yang sudah juara dunia empat kali,” kata Charles.

Sementara itu, Utut yang merupakan sosok yang berperan dalam masuknya Barongsai sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pada 2013 lalu mengaku senang dengan adanya ajang ini. Terlebih, Barongsai juga telah dijadikan eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat.

“Barongsai ini adalah benar-benar olahraganya rakyat. Terlebih, Barongsai juga mengandung seni dan budaya. Kalau olahraga ini tidak dipertandingakan, lama-lama bisa tidak ada. Mudah-mudahan bisa dipertandingkan dalam PON 2020,” kata Utut.

Adapun yang diperlombakan dalam
Kejurda Barongsai DKI Jakarta adalah kategori Barongsai Tradisional. Sedangkan Jakarta Open Barongsai mempertandingkan kategori Barongsai Tonggak.

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE