IOAC 2025 Sukses, PB Akuatik Berencana Padukan Cabor demi Gairahkan Ajang Akuatik
Gia Yuda Pradana | 26 November 2025 19:56
Bola.net - Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025 berakhir di Stadion Akuatik GBK, Jakarta. Penyelenggaraan edisi tahun ini mendapat respons positif dari peserta berbagai cabang akuatik.
Turnamen tersebut digelar dalam dua tahap, yakni 11-14 November 2025 untuk renang, renang master, dan polo air serta 24-26 November untuk loncat indah dan renang artistik. Pembagian jadwal dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan setiap nomor pertandingan.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menyampaikan apresiasi terhadap jalannya turnamen. Ia menilai seluruh rangkaian berjalan baik hingga hari terakhir.
"Saya bersyukur karena IOAC berjalan lancar sampai hari terakhir hari ini. Antusiasme atlet dan pelatih juga luar biasa. Walaupun memang di renang artistik dan loncat indah ini tidak seramai renang maupun water polo," ujar Harlin kepada wartawan.
Banyak Atlet Muda Muncul

Harlin juga menyoroti peningkatan jumlah peserta pada cabang loncat indah dibanding tahun sebelumnya. Ia mengatakan bahwa banyak atlet muda mulai muncul sebagai bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.
"Tapi saya lihat juga dari jumlah peserta kita bertambah ya, terutama di diving loncat indah. Jadi, makin banyak atlet-atlet muda yang tampil di kejuaraan nasional. Ini menunjukkan bahwa sebenarnya pembibitan itu berjalan terus," kata Harlin.
Meski demikian, Harlin melihat masih ada ruang perbaikan pada beberapa aspek turnamen. Salah satu yang mendapat perhatian adalah tingkat kehadiran penonton, terutama untuk cabang selain renang.
"Cuma memang kita harus improve, kita harus perbaiki di tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya supaya antusiasme masyarakat untuk cabor-cabor akuatik lainnya bisa bertambah," ucapnya.
Penyesuaian Format

PB Akuatik Indonesia kini mempertimbangkan penyesuaian format untuk edisi IOAC berikutnya. Wacana mengkombinasikan jadwal renang dengan renang artistik atau loncat indah menjadi salah satu opsi.
"Kalau bisa, renang justru menarik cabor-cabor yang lain. Mungkin nanti kombinasi dari penyelenggaraan kita akan perbaiki, misalnya renang kita padu dengan renang artistik atau kita padu dengan diving kalau memungkinkan," beber Harlin.
"Tujuannya supaya olahraga yang lebih populer atau cabor lebih populer bisa menarik yang kurang populer," lanjutnya.
Peluang di Event Lain

Harlin menegaskan bahwa semua cabang akuatik memiliki peluang berprestasi di ajang multievent internasional. Ia menilai SEA Games hingga Olimpiade sebagai target yang bisa dicapai oleh nomor lain selain renang.
"Kita lihat peluang kita untuk mendapatkan medali di SEA Games misalnya, atau lolos Olimpiade, sebenarnya juga bukan hanya di renang," tutur Harlin.
"Bukan tidak mungkin kita lolos di cabor-cabor lain," imbuhnya.
Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Andriyan/Yudha Panaskan Mesin di Indonesia Open Aquatic Championship Demi Berikan yang Terbaik di SEA Games 2025
Kisah Caesar Kirano: Cetak 5 Gol di Final IOAC 2025, Ternyata 'Dipaksa' Ortu Pindah Cabor!
Cerita Ibunda Dampingi Adelia Chantika Aulia di IOAC 2025: Sejak Umur 8 Tahun Tak Pernah Tinggalkan Tahajud
Kisah Aluna Aubreycia: Sempat Pensiun 5 Tahun Akibat Pandemi, Kini Siap Guncang IOAC 2025!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah I Gede Siman Sudartawa dan Ambisi Membangun Karier Baru
Open Play 13 November 2025, 17:00
LATEST UPDATE
-
Servis Jack Grealish Bikin Everton Ketagihan
Liga Inggris 1 September 2026, 17:16
-
Nyali Marc Bernal Tak Ciut Meskipun Harus Bersaing dengan Rodri di Barcelona
Liga Spanyol 1 September 2026, 16:15
-
BWF LI-NING China Masters 2026: Perjuangan 7 Wakil Indonesia Memburu Gelar di Vidio
Bulu Tangkis 1 September 2026, 16:10
-
Rafael Leao Tinggalkan AC Milan dengan Senyuman, Kirim Pesan Menyentuh untuk Fans
Liga Italia 1 September 2026, 15:51
-
Marc Klok dan Beckham Putra Ukir Rekor Penampilan Bersama Persib di Asia
Bola Indonesia 1 September 2026, 15:12
-
RESMI: Emtek Media Jadi Official Broadcaster BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 1 September 2026, 14:51
-
Donyell Malen dan Paulo Dybala, Formula Mematikan di Lini Depan AS Roma
Liga Italia 1 September 2026, 14:48
-
Raphinha, Kapten Ideal Barcelona!
Liga Spanyol 1 September 2026, 13:43
-
3 Pelajaran dari Kemenangan Barcelona atas Rayo: Ada Kekuatan, Ada Masalah
Liga Spanyol 1 September 2026, 13:02
-
5 Pelajaran Kemenangan Arsenal atas Aston Villa: Bukti Mental Juara
Liga Inggris 1 September 2026, 12:24
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51









