Kisah di Balik Kejurnas Akuatik 2026: Misi Khusus Gladies Lariesa Garina Kembalikan Ritme Bertanding Usai Sibuk Kuliah
Afdholud Dzikry | 6 Mei 2026 08:55
Bola.net - Atlet loncat indah andalan Indonesia, Gladies Lariesa Garina Haga Kore, membawa misi khusus saat turun di Kejurnas Akuatik 2026. Ia tidak hanya membidik medali, namun fokus membangun kembali mentalitas bertandingnya di kolam renang.
Kejurnas Akuatik tahun ini berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 5-7 Mei 2026. Gladies merasa perlu membiasakan diri kembali dengan atmosfer kompetisi yang kompetitif.
Kesibukannya di dunia akademik belakangan ini membuatnya harus absen dari beberapa rutinitas laga. Gladies mengaku performanya saat ini memang belum mencapai titik puncak akibat jadwal yang sangat padat.
Baginya, ajang ini adalah sarana terbaik untuk mengikis rasa gugup yang sempat muncul kembali. Transisi dari ruang kuliah menuju papan loncat indah menjadi tantangan tersendiri bagi atlet muda berbakat ini.
Tantangan Membagi Waktu antara Latihan dan Kuliah

Gladies secara jujur mengungkapkan bahwa konsentrasinya saat ini terbelah untuk urusan pendidikan. Hal tersebut secara langsung berdampak pada intensitas latihan yang bisa ia jalani setiap harinya.
Pembagian waktu yang belum ideal membuat persiapannya menuju Kejurnas kali ini terasa sangat berbeda dari biasanya. Ia berusaha tetap realistis melihat kondisi fisiknya yang belum berada dalam level maksimal.
"Untuk sekarang masih belum maksimal karena masih fokus kuliah. Jadi bertabrakan dengan jadwal latihan dan pertandingan," ujar Gladies saat ditemui di Jakarta.
"Kalau di Kejurnas ini buat membiasakan diri untuk pertandingan saja dan mengatasi rasa gugup," lanjut atlet yang kini tengah mengejar kenaikan standar penilaiannya.
Target Peningkatan Poin dan Ambisi Internasional
Meskipun dalam kondisi belum seratus persen, Gladies tetap memasang target teknis yang cukup spesifik. Ia ingin memperbaiki catatan poin yang diberikan oleh para juri di setiap nomor yang ia ikuti.
Biasanya, nilai yang ia dapatkan masih tertahan pada kisaran lima hingga enam poin saja. Targetnya di kejuaraan kali ini adalah mampu menyentuh angka tujuh secara konsisten di setiap loncatan.
"Biasanya nilai masih di kisaran lima atau enam, jadi ingin naik ke tujuh. Itu yang sedang dikejar dari latihan dan performa," katanya menjelaskan ambisi teknisnya.
Gladies pun tetap membuka diri terhadap peluang membela Meriah Putih di ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya mendatang. "Kalau dipanggil tentu siap berangkat. Kalau tidak, kami tetap menyiapkan diri untuk pertandingan internasional lainnya," tegas Gladies.
Regenerasi dan Munculnya Kekuatan Baru
Kejurnas Akuatik 2026 kali ini diikuti oleh total 84 atlet yang berasal dari 12 tim berbeda. Kehadiran para atlet muda di ajang ini membawa kejutan besar bagi para senior dan staf pelatih.
Wakil Ketua Komisi Teknik Loncat Indah Akuatik Indonesia, Ronaldy Herbintoro, melihat adanya peningkatan kekuatan dari atlet lapis kedua. Power dan teknik yang ditunjukkan oleh para debutan ini dinilai sangat menjanjikan untuk masa depan.
"Kalau melihat Kejurnas kali ini, banyak kejutan, terutama dari atlet lapis kedua. Mereka sudah mulai menunjukkan teknik dan power yang lebih baik," kata Ronaldy memberikan apresiasi.
"Hal itu bahkan membuat pelatih dan senior cukup terkejut," tambahnya mengenai ketatnya persaingan di Stadion Akuatik GBK tahun ini.
Setelah agenda Kejurnas ini berakhir, Gladies sudah membidik kejuaraan internasional di Hong Kong pada bulan Desember nanti. Event tersebut menjadi bagian dari rencananya untuk terus menambah jam terbang demi mematangkan kualitas penampilannya.
Sumber: Antara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





