KONI Minta PB Kerja Keras Jalankan Strategi Pembinaan
Editor Bolanet | 9 Januari 2014 19:00
- Kegagalan Indonesia mempertahankan gelar juara di SEA Games ke-27 di Myanmar 2013 membuat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengevaluasi diri.
Pada ajang tersebut, Indonesia hanya menempati posisi keempat dengan raihan 65 medali emas, 88 perak dan 111 perunggu. Meski begitu, kita tetap berbangga karena pecatur-pecatur Indonesia di bawah binaan pengurus Besar (PB) Percasi mencatat prestasi gemilang. Kontingen catur Indonesia memperoleh lima emas, empat perak dan tujuh perunggu, ungkap Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat.
Menurut Tono, hasil tersebut melampaui target yang dibebankan. Seluruh anggota tim yang dikirim, memperoleh medali. Prestasi ini, adalah sebuah hasil kerja keras, strategi pembinaan yang tepat dan kepemimpinan yang kuat dari PB Percasi. Karena itu, patut diteladani oleh cabang olahraga lainnya, katanya.
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum PB Percasi periode 2013- 2017, menambahkan bahwa pembinaan pecatur nasional secara berjenjang dan sejak dini melalui kelompok umur dengan berbagai cara telah menjadi fokus perhatian PB Percasi.
Sejak awal, saya sangat yakin dengan pembinaan yang dilakukan menyeluruh dan konsisten akan mengantarkan tim catur Indonesia pada puncak-puncak prestasi dunia, imbuhnya.
Menurut Hashim, pembinaan olahraga membutuhkan dana sangat besar dan masih belum dapat dipenuhi pemerintah. Tetapi, adanya dana yang besar pun perlu kerjasama dari semua pihak supaya menghasilkan yang terbaik bagi Indonesia.
Kerjasama yang kuat antara dunia usaha, publik dan BUMN, seperti ini sangat tampak dan telah menjadi kekuatan dunia catur Indonesia yang secara komersial tidak terlalu diminati. Namun, saya tidak ragu untuk mendukungnya karena hasilnya bagi Indonesia sangat jelas, tutup Hashim. (esa/kny)
Pada ajang tersebut, Indonesia hanya menempati posisi keempat dengan raihan 65 medali emas, 88 perak dan 111 perunggu. Meski begitu, kita tetap berbangga karena pecatur-pecatur Indonesia di bawah binaan pengurus Besar (PB) Percasi mencatat prestasi gemilang. Kontingen catur Indonesia memperoleh lima emas, empat perak dan tujuh perunggu, ungkap Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat.
Menurut Tono, hasil tersebut melampaui target yang dibebankan. Seluruh anggota tim yang dikirim, memperoleh medali. Prestasi ini, adalah sebuah hasil kerja keras, strategi pembinaan yang tepat dan kepemimpinan yang kuat dari PB Percasi. Karena itu, patut diteladani oleh cabang olahraga lainnya, katanya.
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum PB Percasi periode 2013- 2017, menambahkan bahwa pembinaan pecatur nasional secara berjenjang dan sejak dini melalui kelompok umur dengan berbagai cara telah menjadi fokus perhatian PB Percasi.
Sejak awal, saya sangat yakin dengan pembinaan yang dilakukan menyeluruh dan konsisten akan mengantarkan tim catur Indonesia pada puncak-puncak prestasi dunia, imbuhnya.
Menurut Hashim, pembinaan olahraga membutuhkan dana sangat besar dan masih belum dapat dipenuhi pemerintah. Tetapi, adanya dana yang besar pun perlu kerjasama dari semua pihak supaya menghasilkan yang terbaik bagi Indonesia.
Kerjasama yang kuat antara dunia usaha, publik dan BUMN, seperti ini sangat tampak dan telah menjadi kekuatan dunia catur Indonesia yang secara komersial tidak terlalu diminati. Namun, saya tidak ragu untuk mendukungnya karena hasilnya bagi Indonesia sangat jelas, tutup Hashim. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Starting Line-Up Indonesia vs Thailand
Tim Nasional 21 Desember 2013, 19:40
-
Bedah Kekuatan: Indonesia vs Thailand
Editorial 20 Desember 2013, 21:21
-
Rahmad Darmawan Puji Kualitas Penggawa Garuda Muda
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:54
-
Preview: Indonesia vs Thailand, Berebut Emas di Final
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:30
-
Rahmad Darmawan Nilai Thailand Sebagai Tim Sempurna
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:21
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





