Mengapa Kamboja Mendadak Mundur dari SEA Games 2025?
Editor Bolanet | 11 Desember 2025 11:21
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari SEA Games 2025 di Thailand. Kontingen Kamboja memutuskan mundur total dari seluruh ajang olahraga secara mendadak.
Keputusan dramatis ini diambil pada Selasa (10/12/2025), tepat saat kompetisi sedang berlangsung. Surat penarikan diri pun sudah dikirimkan ke federasi.
Alasan keamanan menjadi faktor utama yang digembar-gemborkan. Pihak Kamboja menyebut adanya desakan genting dari keluarga atlet di negara asal.
Namun, di balik alasan normatif tersebut, tersimpan drama panas soal jersey berlogo kasino. Ketegangan politik antara kedua negara tetangga ini rupanya merembet ke arena olahraga.
Teror Keamanan dan Desakan Keluarga
Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC), Vath Chamroeun, mengirim surat resmi penarikan diri. Surat itu mendarat di meja panitia SEA Games pada pagi hari.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan langkah yang diambil dengan ringan. Ada kekhawatiran serius akan keselamatan para atlet di Thailand.
"Karena kekhawatiran serius dan permintaan dari keluarga atlet kami agar kerabat mereka segera pulang," tulis Vath Chamroeun dalam suratnya.
"NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan segera ke Kamboja demi alasan keamanan."
Drama Logo Kasino dan Sentimen Politik
Sebelum keputusan mundur, situasi panas sudah tercium di media sosial. Pemicunya adalah investigasi otoritas Thailand terhadap seragam kontingen Kamboja.
Netizen Thailand menyoroti logo "Nagaworld", perusahaan kasino ternama Kamboja, yang terpampang di jersey atlet. Padahal, Thailand melarang keras promosi perjudian.
Pihak Kamboja merasa tindakan Thailand yang menginvestigasi jersey tersebut berlebihan. Publik Kamboja menilai tuan rumah sengaja mencari kesalahan untuk menjatuhkan citra mereka.
"Insiden ini membuat publik Kamboja memandang tindakan Thailand sebagai niat buruk, yang tampaknya mencoba mencari kesalahan Kamboja," tulis laporan The Phnom Penh Post.
Situasi makin keruh dengan adanya laporan baku tembak di perbatasan kedua negara beberapa hari sebelumnya. Hal ini memicu ketakutan nyata bagi para delegasi.
Ancaman Sanksi Berat Menanti
Langkah Kamboja walk out dari pesta olahraga terbesar Asia Tenggara ini berpotensi fatal. Mereka kini dihantui sanksi berat dari federasi olahraga internasional.
Media Vietnam, Thanh Nien, melaporkan bahwa aksi Kamboja dianggap merusak integritas kompetisi. Mundurnya 110 atlet dari 13 cabor mengacaukan jadwal yang sudah disusun rapi.
Banyak nomor pertandingan menjadi kekurangan peserta dan merugikan atlet negara lain. Kamboja dinilai tidak menghormati semangat fair play dalam olahraga.
Otoritas olahraga Asia bahkan dunia bisa saja menjatuhkan hukuman larangan bertanding di masa depan. Jika itu terjadi, perkembangan olahraga Kamboja terancam mati suri.
Kini, NOCC tengah sibuk mengurus logistik kepulangan seluruh atletnya. Drama ini menjadi catatan kelam dalam sejarah hubungan diplomatik olahraga di ASEAN.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
LATEST UPDATE
-
Man Utd vs Sabah FK: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 13:54
-
Como vs Leipzig: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 13:10
-
Liputan6 Connect Hadir di Prasetiya Mulya, Bahas Pentingnya Membangun Identitas Digital
Lain Lain 10 September 2026, 12:51
-
Slavia Praha vs Lens: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:43
-
Bayern vs Bodo/Glimt: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:18
-
PSV vs Shakhtar: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:50
-
Fenerbahce vs Roma: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:13
-
Mantap! Christian Vieri Bakal Ramaikan Vidio Sports Festival 2026
Lain Lain 10 September 2026, 10:39
-
Vidio Sports Festival 2026 Kembali Digelar, Hadirkan Trofi Ikonik hingga Laga Bareng Legenda
Lain Lain 10 September 2026, 10:32
-
Rapor Pemain Chelsea usai Comeback Fantastis Lawan Leeds: Palmer & Rogers Apotek Tutup!
Liga Inggris 10 September 2026, 10:30
-
Inilah Ousmane Dembele yang Kita Kenal
Liga Champions 10 September 2026, 10:21
-
PSG Terlalu Tangguh
Liga Champions 10 September 2026, 10:14
-
Perubahan Peran Odegaard di Balik Start Impresif Arsenal
Liga Champions 10 September 2026, 09:25
-
Ketika Odegaard Kembali ke Performa Terbaiknya, Arsenal Makin Berbahaya
Liga Champions 10 September 2026, 09:20
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




