Menpora Siap Tertibkan Dualisme Equestrian
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 01:23
- Dualisme yang masih melanda cabang olahraga (cabor) equestrian dipastikan segera berakhir. Hal tersebut menyusul garansi yang dilontarkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo.
Ditemui di kualifikasi tahap pertama/Qualifier #1 cabor equestrian, yang digelar di Detasemen Kavaleri Berkuda (Dankavkud), TNI-AD, Parompong, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/3) siang, Roy mengatakan akan mengambil tindakan tegas guna menangani dualisme tersebut dengan mengacu pada undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (uu SKN).
Menurutnya, langkah tersebut ditempuh karena Equestrian Federation Indonesia (EFI) kini telah menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal tersebut diperkuat adanya Surat Keputusan (SK) dari KONI untuk EFI sebagai cabor equestrian. Tidak hanya itu, EFI dipercaya untuk menggelar pemusatan latihan cabor equestrian jelang persiapan SEA Games 2013 di Myanmar.
EFI sudah diterima oleh KONI, dan kini tengah melakukan seleksi atlet untuk SEA Games 2013. Hal tersebut menunjukkan keseriusan EFI dalam melakukan pembinaan. Sehingga, tidak ada lagi kesalahpahaman para atlet dan pihak-pihak terkait lainnya, ucap Roy.
Sebagai catatan, tidak hanya EFI yang sibuk mengurus cabor equestrian. Masih ada Equestrian Indonesia (Eqina) yang bernaung di bawah Pengurus Besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PB Pordasi)
Tidak ingin kalah dengan EFI, Eqina juga mempersiapkan para atlet untuk tampil di SEA Games 2013. Padahal, berdasarkan ketentuan yang ada di dalam Federasi Equestrian Internasional (FEI), EFI-lah yang memiliki hak dalam menyiapkan berbagai kompetisi nasional dan para atlet.
Berdasarkan KONI, EFI adalah organisasi yang resmi dalam mempersiapkan para atlet, manajer, pelatih untuk SEA Games, dan secara organisasi olahraga, imbuhnya.
Kita harusnya bisa bersama-sama membangun olahraga equestrian menjadi satu. Kita harus saling bekerja sama dan menertibkan kloningan-kloningan PB-PB cabang olahraga, tegasnya. (esa/gia)
Ditemui di kualifikasi tahap pertama/Qualifier #1 cabor equestrian, yang digelar di Detasemen Kavaleri Berkuda (Dankavkud), TNI-AD, Parompong, Lembang, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/3) siang, Roy mengatakan akan mengambil tindakan tegas guna menangani dualisme tersebut dengan mengacu pada undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (uu SKN).
Menurutnya, langkah tersebut ditempuh karena Equestrian Federation Indonesia (EFI) kini telah menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal tersebut diperkuat adanya Surat Keputusan (SK) dari KONI untuk EFI sebagai cabor equestrian. Tidak hanya itu, EFI dipercaya untuk menggelar pemusatan latihan cabor equestrian jelang persiapan SEA Games 2013 di Myanmar.
EFI sudah diterima oleh KONI, dan kini tengah melakukan seleksi atlet untuk SEA Games 2013. Hal tersebut menunjukkan keseriusan EFI dalam melakukan pembinaan. Sehingga, tidak ada lagi kesalahpahaman para atlet dan pihak-pihak terkait lainnya, ucap Roy.
Sebagai catatan, tidak hanya EFI yang sibuk mengurus cabor equestrian. Masih ada Equestrian Indonesia (Eqina) yang bernaung di bawah Pengurus Besar Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PB Pordasi)
Tidak ingin kalah dengan EFI, Eqina juga mempersiapkan para atlet untuk tampil di SEA Games 2013. Padahal, berdasarkan ketentuan yang ada di dalam Federasi Equestrian Internasional (FEI), EFI-lah yang memiliki hak dalam menyiapkan berbagai kompetisi nasional dan para atlet.
Berdasarkan KONI, EFI adalah organisasi yang resmi dalam mempersiapkan para atlet, manajer, pelatih untuk SEA Games, dan secara organisasi olahraga, imbuhnya.
Kita harusnya bisa bersama-sama membangun olahraga equestrian menjadi satu. Kita harus saling bekerja sama dan menertibkan kloningan-kloningan PB-PB cabang olahraga, tegasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roy Suryo Desak Jokowi Pantau Kinerja Menpora
Bola Indonesia 25 Juli 2015, 15:13
-
Dikorek Tudingan Roy Suryo, Kemenpora Ajak Bahas Hal Lain
Bola Indonesia 23 Juli 2015, 15:31
-
Tuduhan Roy Suryo Terhadap Pejabat Kemenpora Dibantah
Bola Indonesia 23 Juli 2015, 14:41
-
Staf Khusus Menpora Enggan Tanggapi Tudingan Roy Suryo
Bola Indonesia 23 Juli 2015, 12:21
-
Banyak Berkomentar, Ini Harapan Kemenpora pada Roy Suryo
Bola Indonesia 23 Juli 2015, 11:22
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








