Porsi Latihan yang 'Tak Biasa' Jadi Modal Penting Rizki Juniansyah Sabet Emas Olimpiade Paris 2024
Anindhya Danartikanya | 9 Agustus 2024 15:32
Bola.net - Manajer Tim Pekan Olahraga Nasional (PON) Banten, Haridoyo, menyatakan bahwa atlet angkat besi putra Indonesia, Rizki Juniansyah, telah melewati porsi latihan yang tak biasa demi menyabet medali emas kelas 73 kg Olimpiade Paris 2024 pada Jumat (9/8/2024) dini hari WIB.
Rizki memulai dengan angkatan snatch 155 kg, dan ini membuatnya tertinggal 10 kg dari Shi Zhiyong (China), dan 1 kg di belakang Julio Mayora Pernia (Venezuela). Namun, Shi dan Pernia gagal mencatat kemenangan di clean and jerk. Hal ini membuat Shi dan Pernia tersingkir dari peta perebutan medali.
Dengan tersingkirnya mereka, Rizki berkesempatan besar meraih emas. Ia menyelesaikan angkatan pertama dengan berat 191 kg, sebelum menambahnya menjadi 199 kg pada percobaan kedua. Ini memecahkan rekor clean and jerk Olimpiade sekaligus membuat Rizki menyabet medali emas.
Sempat Cemas Lihat Angkatan Pertama yang Gagal

"Kami dari tim manajer memang sudah tidak heran, karena memang Rizki mendapatkan porsi latihan dengan tidak biasa di angkatan besi itu," ujar Haridoyo kepada Antara di Serang, Banten.
Meski begitu, Haridoyo, menyatakan tim manajer dan sasana sempat khawatir pada angkatan pertama Rizki yang gagal. Namun, dengan kemampuan tim pelatih yang mumpuni, akhirnya Rizki dapat bangkit dan berhasil meraih emas.
"Sempat kaget dan khawatir pada angkatan pertama karena sempat gagal. Tapi pada akhirnya semua yang hadir saat nonton bareng di sasana, Jumat dini hari, berteriak terharu, karena Rizki berhasil bangkit," katanya.
Berharap Rizki Juniansyah Tak Cepat Puas
Pihaknya pun mengaku bangga atas keberhasilan yang diraih oleh Rizki. Karenanya, Haridoyo berpesan agar capaian ini tidak membuat Rizki merasa puas, karena ke depan masih ada multi event lainnya yang harus dilalui.
"Ini harus dijadikan langkah awal oleh Rizki dan menjadi pemacu semangat serta bekal untuk kegiatan berikutnya," tutup Haridoyo.
Sebagai catatan, Rizki menjadi atlet angkat besi pertama yang mempersembahkan medali emas kepada Indonesia di Olimpiade. Ia juga menjadi penyabet medali emas kedua bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024, setelah atlet panjat tebing, Veddriq Leonardo.
Sumber: Antara
Baca Juga:
Profil Nurul Akmal: Peraih Emas Angkat Besi Putri Asian Games 2018, Wakili Indonesia di Olimpiade 2024
Ayo Nurul Akmal! Indonesia Masih Berpeluang Tambah Medali di Penghujung Olimpiade 2024
Statistik Prestasi Veddriq Leonardo, Peraih Emas Perdana Indonesia di Panjat Tebing Olimpiade
Statistik Prestasi Rizki Juniansyah, Atlet Angkat Besi Indonesia Pertama yang Raih Emas Olimpiade
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









