Pindah ke LCR Honda, Alex Marquez Ogah Pikirkan Gelar MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 28 Oktober 2020 10:37
Bola.net - Rider Repsol Honda, Alex Marquez, sekali lagi meyakini bahwa kepindahannya ke LCR Honda di MotoGP 2021 takkan jadi sebuah kemunduran, mengingat ia akan tetap berstatus sebagai pembalap pabrikan dan terikat kontrak langsung dengan Honda Racing Corporation (HRC). Hal ini ia sampaikan via Marca, Sabtu (24/10/2020).
Marquez pun menyebut hanya ada satu hal negatif yang akan ia dapat, yakni dirinya harus ganti kru. Padahal, ia sudah telanjur nyaman bekerja dengan para mekaniknya di Repsol Honda tahun ini. Beruntung, Marquez sudah kenal banyak kru di LCR selama bertahun-tahun hingga ia takkan menemukan kesulitan adaptasi.
"Saya bekerja dengan orang-orang ini selama satu tahun saja, dan saat sudah nyaman, saya harus mengalami perubahan lagi. Saya rasa inilah satu-satunya hal negatif dari perpindahan tim. Tapi saya kenal siapa saja yang bekerja di LCR dan saya punya hubungan sangat baik dengan semua orang di sana," ungkapnya.
Bukan Langkah Mundur, Melainkan Langkah ke Samping
Marquez sendiri sempat bekerja selama dua hari dengan kru Takaaki Nakagami di LCR dalam uji coba pascamusim Valencia pada 2019 lalu. Periode ini pun memberinya sedikit gambaran soal kinerja tim tersebut. "Saya rasa kami bisa saling paham dalam waktu singkat," ujar juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini.
"Pindah ke LCR bukan langkah mundur, melainkan langkah ke samping, karena saya tetap punya kontrak dari HRC dan struktur tim saja yang berubah. Hubungan saya dengan Honda tetap sama sebagai pembalap pabrikan. Pada masa depan, semoga saya bisa kembali ke Repsol Honda," lanjut adik Marc Marquez ini.
LCR sendiri diketahui sebagai salah satu tim yang paling kompetitif di MotoGP, terbukti dari koleksi podium dan kemenangan yang mereka raih bersama Cal Crutchlow. Ditambah motor RC213V spek pabrikan, hal ini pun bisa menjadi faktor pendukung bagi Marquez untuk ikut memperebutkan gelar pada 2021.
Belum Bakal Siap Rebut Gelar di MotoGP 2021
Meski begitu, rider berusia 24 tahun ini tak mau muluk merebut gelar. Ia sangat menyadari bahwa 2021 akan jadi tahun keduanya, dan pasti ia masih punya tugas menumpuk untuk mempelajari motor dan persaingan MotoGP. Marquez yakin, demi merebut gelar, ia masih harus mengasah kekuatannya lebih dulu.
"Target semua rider di tiap pekan balap adalah meraih kemenangan. Tapi bisa atau tidak, bukanlah target utama saat ini. Saya hanya akan coba memperbaiki performa. Jadi, saya belum kepikiran meraih kemenangan, karena saya merasa belum bakal siap memperebutkan gelar dunia," tuturnya.
"Saya merasa masih harus membangun pondasi yang kuat. Jadi, saya belum mau memikirkan soal gelar dunia, walau saya juga yakin tak ada lagi yang namanya 'tim satelit' di MotoGP, karena semua rider kini punya motor yang sama seperti para rider tim pabrikan," pungkas El Pistolas.
Sumber: Marca
Video: Pembangunan Sirkuit MotoGP Indonesia 2021 di Mandalika
Baca Juga:
Mengkhawatirkan, Inilah 4 Cedera Cal Crutchlow Sepanjang MotoGP 2020
Lorenzo Savadori Bela Aprilia di Sisa MotoGP 2020, Gantikan Bradley Smith
Alex Marquez: Semua Rider Papan Atas MotoGP 2020 Layak Jadi Juara
Pol Espargaro Utang Budi pada Iker Lecuona di MotoGP Teruel
Franco Morbidelli: Tadinya Cuma Mimpi ke MotoGP, Kini Jadi Kandidat Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhirnya Naik Podium Tertinggi di ARRC 2026, Wahyu Nugroho Girang Bukan Kepalang
Otomotif 8 Agustus 2026, 15:33
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST UPDATE
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



