26 Kali Kecelakaan, Pedro Acosta Santai: Tanda Kerja Keras dan Kemauan Raih Hasil Baik
Anindhya Danartikanya | 7 November 2024 14:52
Bola.net - Pembalap Red Bull GASGAS Tech 3, Pedro Acosta, santai saja menjadi salah satu pembalap dengan kecelakaan terbanyak di MotoGP 2024. Sebagai debutan, Acosta yakin dirinya harus mempelajari limit performa motor MotoGP, serta belajar ngotot meraih hasil sebaik mungkin.
Terhitung sampai Seri Malaysia, Acosta tercatat telah mengoleksi kurang lebih 26 kecelakaan. Angka ini tentu cukup tinggi, tetapi Acosta meyakini bahwa ini merupakan hal yang wajar, terutama jika mengingat ia masih dalam tahap belajar. Apalagi, ini merupakan tahun pertamanya berlaga di kelas tertinggi.
"Kecelakaan akan terjadi ketika memang harus terjadi. Jika Anda tidak ngotot, maka kecelakaan tidak akan terjadi. Itu jelas. Kami pun berada dalam situasi di mana kami harus bekerja keras demi tetap melaju di depan," ungkap Acosta kepada Speedweek pada Rabu (6/11/2024).
Kombinasi Gaya Balap dan Karakter Motor Harus Cocok

Acosta tak memungkiri sebagian dari kecelakaan-kecelakaan yang ia alami ini merupakan kesalahannya sendiri. Namun, ia juga yakin insiden-insiden ini terjadi akibat kombinasi antara gaya balapnya dan motor KTM RC16 yang ia kendarai.
"Beberapa kecelakaan jelas salah saya sendiri. Contohnya kecelakaan di Jepang pada Minggu. Saya tahu sulit untuk melakukan apa pun ketika saya berada di belakang Pecco (Bagnaia), karena tekanannya sangat tinggi," ujarnya.
"Kecelakaan itu terjadi karena saya ingin menyalip Pecco, karena berada di depan adalah keuntungan. Dalam kasus ini, saya kecelakaan karena saya membidik hasil tertentu," lanjut pembalap Spanyol berusia 20 tahun ini.
Memang Harus Ambil Risiko
Menurut Acosta, kecelakaan juga merupakan bukti bahwa tampil ngotot memang harus dilakukan demi mengambil risiko. "Saya rasa dalam situasi seperti itu, Anda harus tetap mengambil risiko," tutur juara dunia Moto3 2021 dan Moto2 2023.
"Pasalnya itu satu-satunya cara untuk belajar dari pabrikan-pabrikan lain dan tetap berada di depan. Pasalnya, jika Anda kehilangan tiga detik pada lima lap pertama, Anda takkan bisa memperbaikinya. Itulah alasan mengapa Anda harus ada di depan sejak start," tutupnya.
Menjelang seri penutup di Barcelona-Catalunya, Spanyol, 15-17 November 2024, Acosta sedang menduduki peringkat kelima pada klasemen pembalap. Ia juga menjadi pembalap non-Ducati terbaik sejauh ini.
Sumber: Speedweek
Baca Juga:
Berapa Poin yang Harus Diraih Jorge Martin di MotoGP Barcelona 2024 demi Kunci Gelar Dunia?
Daftar Crew Chief MotoGP 2025: Cari Kecocokan, 13 Pembalap Ganti Pendamping
Bukan Andrea Iannone: VR46 Dikabarkan Turunkan Michele Pirro di MotoGP Barcelona 2024
Aldi Satya Mahendra Resmi Bela Evan Bros Yamaha di WorldSSP 2025, Jadi Tandem Can Oncu
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST UPDATE
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

