470 Marshal Siap Kawal MotoGP Mandalika 2022, Bidik Sertifikasi dari FIM
Anindhya Danartikanya | 22 Februari 2022 19:20
Bola.net - Menjelang penyelenggaraan MotoGP Indonesia, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor menyediakan 470 orang marshal yang siap bertugas di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 18-20 Maret. Hal ini disampaikan perwakilan MGPA, M Wahab S, dalam sesi Media Visit virtual ITDC-MGPA dan EMTEK, Selasa (22/2/2022).
Seperti yang diketahui, sempat terjadi beberapa polemik mengenai kesiapan MGPA dan marshal dalam gelaran WorldSBK pada November 2021. Namun, Wahab menyatakan bahwa dari gelaran tersebut pihaknya mendapatkan begitu banyak catatan dan pelajaran penting, begitu pula dari tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari lalu.
Wahab menyatakan, pada 5-6 Februari, MGPA telah melakukan pelatihan marshal MotoGP, yang uniknya juga banyak yang merupakan 'alumni' WorldSBK 2021. "Seluruh marshal dari WorldSBK dipanggil oleh ITDC di Lombok dan kemudian kami data ulang, siapa marshal yang ingin bergabung. Ternyata luar biasa," kisahnya.
"Jumlah yang bergabung (dalam marshal MotoGP) 198 orang di antaranya merupakan eks marshal WorldSBK. Mereka kembali bergabung dengan senang hati dan mereka merasa bangga. Selain itu, dari 198 marshal tersebut, kurang lebih hampir semuanya, 95% asli berasal dari Lombok," lanjut Wahab.
Seleksi Tak Terlalu Sulit, Pentingkan Kondisi Fisik

Selain memanggil ulang para marshal yang bertugas di WorldSBK 2021, MGPA juga disebut Wahab merekrut marshal tambahan. Perekrutan ini melibatkan komunitas otomotif di Lombok serta para pemuda karang taruna di kecamatan dan banyak desa di sekitar Mandalika. Mereka juga telah mulai menjalani pelatihan.
"Seleksi kami tidak terlalu sulit, karena kondisi fisik lah yang menjadi fokus utama kami. Namun, kami tetap menghormati aturan-aturan yang dibuat pemerintah, yang artinya kami tak boleh menyertakan pelajar untuk menjadi marshal. Menurut hukum, hal ini tak diperbolehkan. Jadi, kami mengikuti aturan itu," ungkapnya.
"Saat ini kami punya 'stok' sekitar 470 marshal yang siap dipakai. 470 marshal ini terdiri dari 85-90% masyarakat Lombok, sekitar 70 anggota Brimob yang kami fungsikan sebagai radiomen, dan ada 20-30 anggota Basarnas yang sebagian juga jadi radiomen. Teman-teman ini dulunya berpengalaman menggelar balapan roda dua," lanjut Wahab.
Lebih lanjut, Wahab menyatakan bahwa beberapa marshal yang berpengalaman sudah memiliki sertifikat, namun belum mencapai sertifikat bertaraf internasional. Atas alasan ini, MGPA juga mengundang marshal yang biasanya bertugas di Sirkuit Sepang, Malaysia, demi kelancaran gelaran. Namun, jumlah yang digaet sangat sedikit.
Kerja Bareng IMI demi Dapat Lisensi FIM

"Kami tetap mengundang marshal dari Malaysia. Namun, jumlahnya hanya sedikit. Tiga orang saja, termasuk COC (Clerk of the Course), yakni pemimpin marshal yang ada di ruang kontrol. Hanya itu marshal yang kami 'impor', sementara yang lain adalah warga negara Indonesia dan sebagian besar warga Lombok," tutur Wahab.
MGPA pun berharap para marshal yang bertugas di MotoGP 2023 nantinya 100% berasal dari Indonesia. Wahab mengaku MGPA dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) sepakat memberangkatkan beberapa orang untuk menempuh pendidikan marshal profesional demi dapat lisensi dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
"Rencananya, kami bekerja sama dengan IMI untuk mendidik marshal demi mendapatkan sertifikasi dari FIM. Pasalnya, dalam setahun, hanya ada dua kali pendidikan untuk mendapatkan lisensi seperti COC, yang memang tidak mudah. Itu pun sertifikasinya hanya ada di Inggris dan Prancis," kisahnya.
"IMI sudah berjanji untuk mengirimkan beberapa orang, karena kita sudah memiliki sirkuit yang dalam 10 tahun ke depan akan menyelenggarakan MotoGP. Kami targetkan tahun depan 100% marshal sudah berasal dari Indonesia," pungkas Wahab. MotoGP 2022 akan dimulai di Sirkuit Losail, Qatar, pada 4-6 Maret mendatang.
Sumber: Media visit virtual ITDC dan MGPA
Baca Juga:
2.500 Kru Bakal Padati Sirkuit Mandalika di MotoGP Indonesia 2022
Gosip-Gosip Panas Silly Season MotoGP 2023: Siapa yang Bakal Pindah Tim?
Sebut Sirkuit Mandalika 'Luar Biasa', Enea Bastianini Nantikan Progres Perbaikan Aspal
Pede Juarai MotoGP Bareng Pecco Bagnaia, Ducati: Dia Pembalap Berkualitas
Pecco Bagnaia: Telanjur Kompak, Sudah Seharusnya Saya Bertahan di Ducati
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












