6 Alasan Valentino Rossi Tak Perlu Pensiun pada Akhir 2020
Anindhya Danartikanya | 14 Februari 2020 14:15
Bola.net - Dua pekan lalu, tepatnya Rabu (29/1/2020), penggemar Valentino Rossi dibuat deg-degan ketika Yamaha mengumumkan bahwa Fabio Quartararo akan menggantikan tempatnya di Monster Energy Yamaha MotoGP 2021 nanti.
Ternyata, pengumuman ini tak berarti Rossi pensiun. The Doctor bahkan masih bertekad turun setahun lagi di MotoGP, dengan syarat ia berhasil membuktikan pada dirinya sendiri bahwa masih mampu tampil kompetitif pada 7-8 seri pertama tahun ini.
Tim Bola.net pun telah merangkum enam alasan lain mengapa Rossi tak perlu buru-buru pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Apa saja sih, Bolaneters? Berikut ulasannya.
Kondisi Fisik yang Masih Bugar

Rossi mengaku bahwa kondisi fisiknya sangat bugar jika mengingat usianya akan menginjak 41 tahun pada 16 Februari mendatang.
Ia bahkan menyatakan bahwa kondisi fisiknya jauh lebih bugar ketimbang tahun lalu dalam menyongsong MotoGP 2020. Ia mengaku telah berlatih keras selama liburan musim dingin.
Masih Bisa Tampil Kompetitif

Meski belum meraih kemenangan lagi sejak MotoGP Belanda 2017 lalu, Rossi terbukti masih sering menjalani balapan dengan performa yang kompetitif. Tahun lalu, ia mampu mengalahkan Andrea Dovizioso saat finis kedua di Argentina.
Ia juga sengit memperebutkan kemenangan dengan Alex Rins di Austin, dan sempat memimpin balapan di Australia, sebelum kembali bertarung sengit dengan Dovizioso di Malaysia meski akhirnya finis keempat.
Yamaha Telah Serius Berbenah

Sejak awal 2019, Yamaha pun telah melakukan banyak perombakan dalam struktur organisasinya, demi membenahi berbagai masalah teknis pada YZR-M1. Rossi sendiri mengaku telah merasakan kemajuan sejak pertengahan musim lalu.
Selain itu, permintaan Rossi sejak bertahun-tahun lalu, yakni penambahan tenaga mesin dan top speed pada M1, kini akhirnya benar-benar dipenuhi, yang membuat motor tersebut diprediksi bakal kembali garang tahun ini.
Dapat Dukungan Terbaik dari Yamaha

Rossi memang sudah resmi takkan membela tim pabrikan Yamaha musim depan, namun pabrikan Garpu Tala telah menjamin satu tempat di tim satelit untuknya jika ia memang ingin melanjutkan karier di MotoGP.
Yamaha bahkan berjanji akan memberinya kontrak pabrikan, sekaligus dukungan teknis yang setara dengan Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, dan motor YZR-M1 beserta perangkat terbaru untuknya pada 2021.
Petronas Yamaha SRT Bukan Tim Buruk

Jika benar-benar membela tim satelit pada 2021, Rossi sendiri sudah mengakui dirinya akan berada di tangan yang tepat. Petronas Yamaha SRT memang baru dibentuk pada awal 2019, namun kinerjanya sudah begitu rapi karena diisi oleh orang-orang berpengalaman.
Selain itu, dukungan perangkat antara Monster Energy Yamaha dan Petronas Yamaha SRT selama ini terbukti tak terlalu berbeda, hingga Rossi tak perlu cemas kekurangan apa pun jika masih berkompetisi tahun depan.
Bisa Setim dengan Murid Sendiri atau Sang Adik

Jika membela Petronas Yamaha SRT tahun depan, maka Rossi juga berpeluang besar bertandem dengan anak didiknya sendiri di VR46 Riders Academy, Franco Morbidelli, yang sudah lebih dulu membela tim tersebut pada awal 2019.
Rossi bahkan juga bisa bertandem dengan adiknya sendiri yang saat ini masih turun di Moto2, Luca Marini. Pasalnya, Petronas Yamaha SRT juga telah santer dikabarkan tertarik menggaet rider berusia 22 tahun tersebut sejak pertengahan musim lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



