FOLLOW US:


Alex Rins: Bakal Sulit 'Konsisten' Kalahkan Marc Marquez

14-02-2020 12:00

 | Anindhya Danartikanya

Alex Rins: Bakal Sulit 'Konsisten' Kalahkan Marc Marquez
Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins © Suzuki

Bola.net - Pebalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, sangat bersemangat menyambut MotoGP 2020. Meski begitu, dalam wawancaranya dengan GPOne di Milan, Italia, Kamis (13/2/2020), ia mengaku sulit memprediksi siapa yang bisa 'konsisten' membekuk Marc Marquez.

Musim lalu, hanya ada empat rider yang bisa mengalahkan Marquez secara wheel-to-wheel, yakni Andrea Dovizoso, Rins, Danilo Petrucci, dan Maverick Vinales. Meski begitu, Marquez tetap dominan karena tiap kalah dari mereka, ia finis kedua, dan mampu meraih 12 kemenangan.

Atas hasil ini, tahun 2019 pun diyakini banyak orang, termasuk Marquez sendiri, sebagai musim terbaiknya di MotoGP. Melihat dominasi ini, Rins pun mengaku sulit memprediksi siapa yang bisa mengalahkan sang delapan kali juara dunia itu.

1 dari 2

Mungkin Fabio Quartararo Jawabannya

Sejak Marquez menjalani debut MotoGP 2013, juga hanya ada satu rider yang pernah menjegalnya merebut gelar dunia, yakni Jorge Lorenzo pada 2016. Rins, meski pernah mengalahkan Marquez di Silverstone, Inggris, tahun lalu, ogah sesumbar bakal mengulang hasil Lorenzo itu.

"Apa salah satu dari kami yang bisa mengalahkan Marc? Entahlah. Saya mengalahkannya di Silverstone, tapi saya tak tahu siapa yang bisa konsisten melakukannya. Fabio Quartararo tampil sangat baik pada paruh kedua musim lalu, dan ia juga bisa bertarung di papan atas," ujarnya.

2 dari 2

Marquez Tetap Mengancam Meski Belum Pulih

Rins juga mengomentari performa Marquez yang mendadak tak mencolok dalam uji coba pramusim di Sepang, Malaysia, 7-9 Februari, di mana ia hanya duduk di posisi 12, 9, dan 12 selama tiga hari akibat cedera dislokasi parsial bahu kanan yang belum pulih.

Meski begitu, Rins yakin Marquez akan tetap tampil mengancam dalam seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar, pada 8-10 Maret mendatang, dua pekan setelah uji coba pramusim kedua digelar di sirkuit yang sama.

"Marc punya pengalaman dengan Honda. Ia tahu di mana limitnya, dan seberapa jauh ia bisa melaju dengan motor itu. Ia memang belum pulih, tapi di Qatar nanti jelas ia akan bertarung di depan," pungkas rider asal Spanyol.