6 Pengaruh Pandemi Virus Corona pada Perhelatan MotoGP 2020
Anindhya Danartikanya | 18 Maret 2020 13:20
Bola.net - Semakin merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) jelas berdampak pada kehidupan penduduk bumi di berbagai sektor, termasuk sektor olahraga, khususnya MotoGP. Akibat pandemi ini, seri-seri pertama 2020 pun harus dibatalkan dan ditunda.
Terhitung per Rabu (18/3/2020), sebanyak lebih dari 198.000 kasus Covid-19 telah tercatat di seluruh dunia, dan penyakit ini telah merenggut nyaris 8000 jiwa. Mudahnya penyebaran pandemi ini membuat berbagai negara memberlakukan beragam kebijakan untuk mengurangi potensi infeksi pada warga negaranya.
Perhelatan MotoGP 2020 pun mulai terkena imbasnya Covid-19 terhitung sejak perhelatan Grand Prix Qatar pada 6-8 Maret lalu, di mana aksi kelas MotoGP mendadak dibatalkan. Tiga seri selanjutnya pun akhirnya mengalami penundaan.
Selain pembatalan dan penundaan balapan, ternyata ada beberapa pengaruh lain yang diberikan Covid-19 kepada MotoGP. Meski mayoritas merupakan pengaruh negatif, namun juga ada yang positif. Apa saja sih, Bolaneters? Berikut ulasannya.
Pembatalan dan Penundaan Balapan

Akibat Covid-19, aksi kelas MotoGP di Qatar terpaksa dibatalkan usai pemerintah Qatar meluncurkan restriksi travel kepada Italia, sementara kelas Moto2 dan Moto3 tetap digelar karena para pesertanya telah berada di sana hanya beberapa hari sebelum kebijakan itu dikeluarkan.
Beberapa hari setelahnya, giliran Seri Thailand mengalami penundaan. Seharusnya digelar pada 20-22 Maret, seri ini pun dipindahkan ke 2-4 Oktober mendatang, dan kembali menjadi bagian 'Tur Asia MotoGP', karena digelar sebelum Seri Jepang, Australia, dan Malaysia.
Seri Austin dan Argentina akhirnya menyusul ditunda. Seri Austin yang harusnya digelar pada 3-5 April, dipindah ke 13-15 November, sementara Seri Argentina yang harusnya digelar pada 17-19 April, dipindah ke 20-22 November. Alhasil, Seri Valencia ikut mundur dua pekan menjadi 27-29 November.
Musim Balap Bisa Makin Padat dan Melelahkan

Meski seri perdana MotoGP 2020 dimundurkan, Dorna Sports ternyata ingin tetap menggelar 19 seri tersisa tahun ini, walau kontrak mereka dengan FIM menyatakan bahwa mereka boleh menggelar minimal 13 seri per musim.
Tekad Dorna untuk tetap menggelar semua balapan tersisa pun berpotensi membuat jadwal balap semakin padat, hingga juga bisa berpotensi membuat para pebalap dan anggota timnya kelelahan karena kurangnya masa istirahat dari seri ke seri.
Dorna Sports dan FIM bahkan tak menutup kemungkinan untuk menggelar balapan pada Desember mendatang atau Januari 2021, di mana biasanya masa larangan uji coba diberlakukan hingga para rider dan krunya bisa rehat dan berlibur.
Para Rider Tak Bisa Maksimal Berlatih

Kebanyakan rider, terutama yang berasal dari Italia dan Spanyol, serta bertempat tinggal di Andorra, saat ini tengah menjalani karantina di rumah masing-masing hingga tak bisa maksimal berlatih demi menjaga kebugaran fisik dan mental.
Beberapa pebalap seperti Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Joan Mir pun beruntung karena memiliki gym di rumah masing-masing hingga bisa terus berlatih fisik meski tak bisa berlatih di atas motor sesuka hati seperti biasa.
Namun ada juga para rider seperti Franco Morbidelli yang tak memiliki gym di rumah. Alhasil, ia menghabiskan waktu di rumah untuk memasak, main video game, dan belajar musik untuk membunuh rasa bosan.
Keputusan Kasus Doping Andrea Iannone Tak Segera Diambil

Bukan rahasia lagi Andrea Iannone tengah menjalani masa larangan balap di ajang apa pun akibat kasus dugaan penggunaan doping sejak Desember 2019. Hingga kini, The Maniac dan tim pengacaranya masih sibuk dengan urusan di pengadilan
Iannone pun menyediakan berbagai hal yang bisa membuktikan dirinya tak mengonsumsi drostanolone, yakni substansi terlarang yang terkandung dalam sampel urinnya yang diambil di Sepang, Malaysia, 3 November lalu.
Sayangnya, akibat Covid-19, CDI juga belum bisa mengambil keputusan, mengingat banyak orang yang disarankan untuk mengkarantina diri di rumah atau menjaga jarak sosial dengan orang-orang di sekitar.
Para Rider Punya Waktu Lebih untuk Pemulihan Cedera

Marc Marquez, Takaaki Nakagami, dan Miguel Oliveira, pada akhir musim lalu 'kompak' mengalami cedera bahu kanan akibat kecelakaan-kecelakaan yang mereka alami. Pada masa pramusim Februari lalu, ketiganya juga 'kompak' belum pulih dari cedera. Dengan ditundanya balapan pertama MotoGP, mereka pun bisa lebih fokus menjalani masa rehabilitasi dan pemulihan.
Pabrikan Peserta Bisa Sempurnakan Motor

Aprilia diketahui melakukan perombakan radikal pada RS-GP, dengan mengganti mesin 75° V4 dengan mesin 90° V4. Dengan ditundanya seri perdana MotoGP 2020, kini pabrikan asal Noale, Italia tersebut punya beberapa pekan tambahan untuk meningkatkan reliabilitas dan ketahanan mesin baru mereka sebelum benar-benar diturunkan dalam jarak balap yang sesungguhnya.
Tak hanya Aprilia, pabrikan lain yang diuntungkan adalah Honda, yang motor RC213V 2020-nya mendapat penilaian negatif dari Marc Marquez dan Cal Crutchlow. Pada hari terakhir uji coba Qatar pada 24 Februari lalu, ia bahkan menggabungkan mesin 2020 dengan perangkat luar dari RCV 2019. Dengan 'libur panjang' ini, Honda pun bisa melakukan evaluasi performa motornya lebih jauh.
Setelah Ducati mempelopori 'holeshot device' pada 2019, tahun ini pabrikan-pabrikan rival pun mengikuti jejak mereka dan telah menjajalnya dalam uji coba Malaysia dan Qatar. Ditundanya seri perdana musim ini pun membuat Yamaha, Honda, dan Suzuki punya waktu mempersiapkan 'holeshot device' masing-masing agar lebih sempurna untuk digunakan pada balapan pertama nanti.
Baca Juga:
Pesan Jorge Lorenzo untuk Fans dalam Hadapi Pandemi Virus Corona
'Belum Menang, Fabio Quartararo Bakal Lebih Hebat Lagi'
Lorenzo Baldassarri: Tak Ada Masa Depan di Akademi Valentino Rossi
FIM: Keputusan Soal Kasus Doping Andrea Iannone Akan Segera Diambil
Joan Mir: Marc Marquez Tampak Lemah, Tapi Tetap Garang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Kualifikasi Moto3 Australia 2026: Veda Ega Pratama Sabet Pole Position!
Otomotif 24 Oktober 2026, 09:49
-
Drama Marc Marquez di MotoGP Australia: Crash di Tikungan 4, Lalu Raih Pole Position
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:43
-
Jadwal MotoGP Australia 2026 di Phillip Island 23-25 Oktober, Tonton di Vidio
Otomotif 24 Oktober 2026, 08:29
-
Ducati Tak Gentar Aprilia Siapkan Team Order untuk Jorge Martin di MotoGP Australia 2026
Otomotif 23 Oktober 2026, 16:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


