Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026

Anindhya Danartikanya | 23 Februari 2026 10:52
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Marc Marquez membeberkan penyebab tiga kecelakaannya dalam dua hari tes pramusim MotoGP Thailand di Buriram pada 21-22 Februari 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team ini ternyata tak enak badan sehingga kehilangan konsentrasi.

Pada hari pertama, Sabtu (21/2/2026), Marquez langsung terjatuh di Tikungan 12 ketika sesi baru berjalan 20 menit. Kecelakaan kedua pun terjadi jelang rehat makan siang, yakni di Tikungan 5. Beruntung, ia lolos dari cedera.

Advertisement

Pada hari kedua, Minggu (22/2/2026), ia jatuh setelah rehat makan siang, yakni di Tikungan 3, ketika sedang menjalani lap cepat. Usai insiden ini, ia sempat dilarikan ke pusat medis sirkuit, tetapi dinyatakan lolos dari cedera berarti.

1 dari 2 halaman

Semua Gara-Gara Sakit Perut

Semua Gara-Gara Sakit Perut

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Lewat Crash.net, Marquez mengakui bahwa ia bangun pada Sabtu pagi dengan kondisi yang lemah akibat sakit perut. Sejak itu, ia menyadari tes kali ini akan berjalan sulit, meski ia berhasil menduduki posisi ketiga dalam daftar kombinasi catatan waktu selama dua hari.

"Saya memulai hari dengan cara terburuk dengan kecelakaan di tikungan terakhir pada lap kedua, di mana saya menyentuh garis putih," ungkap Marquez, yang menyatakan bahwa para rider lainnya juga mengakui bahwa cat di garis putih tersebut kelewat licin.

"Kecelakaan kedua adalah kesalahan saya, kurang konsentrasi. Fakta bahwa saya sangat kelelahan akibat masalah perut, saya tidak cukup fokus. Kemudian di sore hari saya kembali dengan energi," lanjut sang sembilan kali juara dunia.

2 dari 2 halaman

Sensasi di Atas Motor Tetap Baik

Uniknya, kecelakaan pada hari kedua juga diakui Marquez terjadi akibat kurang konsentrasi saat menjalani simulasi balapan. Setelah cek medis, pembalap berusia 33 tahun ini memutuskan untuk mengakhiri tes lebih awal karena belum pulih betul dari sakit perut.

"Tubuh saya tidak pulih dengan baik. Namun, saya sangat senang karena sensasi saya terhadap motor bagus sepanjang pagi, dan saya berkendara dengan baik. Ketiga kecelakaan yang saya alami akhir pekan ini disebabkan kurangnya konsentrasi," tuturnya.

"Jika kurang fokus, Anda bisa melampaui limit performa, tetapi masalahnya saya punya insting untuk ngebut, dan ketika saya sepenuhnya fokus, saya dapat mengendalikannya. Jika tidak, kecepatan bukanlah sesuatu yang dapat dikendalikan," pungkas Marquez.

Sumber: Crashnet

LATEST UPDATE