Adaptasi di Ducati Lancar, Enea Bastianini Tekad Tembus 10 Besar di MotoGP 2021
Anindhya Danartikanya | 16 Maret 2021 12:30
Bola.net - Rider Avintia Esponsorama, Enea Bastianini, mengaku sangat senang karena adaptasinya dengan Ducati Desmosedici GP19 berjalan lancar selama uji coba pramusim MotoGP di Losail, Qatar, pada 5-12 Maret lalu. Melihat performanya, ia pun ingin konsisten masuk 10 besar di tiap balapan.
Bastianini merupakan salah satu dari empat debutan MotoGP musim ini, dan karena ia juara dunia Moto2 2020, proses adaptasinya selama uji coba ini pun paling disorot, apalagi rivalnya musim lalu, Luca Marini dan Jorge Martin, juga sama-sama mengendarai Ducati.
Selama lima hari uji coba, termasuk uji coba shakedown, Bastianini kerap jadi debutan tercepat, hingga banyak pihak berekspektasi ia bisa mengalahkan Marini, Martin, dan Lorenzo Savadori dalam perebutan gelar debutan terbaik. Uniknya, Bastianini tak merasa terlalu tertekan.
Kagum Bisa Langsung Nyaman di Ducati
"Tekanan saya tak terlalu besar. Saya tentu ingin masuk 10 besar di semua balapan, tapi juga banyak rider yang cepat. Pada tengah musim nanti, saya ingin selalu masuk 10 besar dan jadi debutan terbaik. Inilah target saya musim ini. Namun, jika tak bisa, saya ingin lebih baik lagi tahun depan," ujar Bestia via Crash.net, Senin (15/3/2021).
Bastianini pun mengaku senang dirinya relatif mudah menyesuaikan diri dengan motor GP19 miliknya selama uji coba. Menurut pengakuan rider berusia 23 tahun ini, ia tak menyangka bahwa motor MotoGP seperti Ducati bisa terasa sangat nyaman dikendarai sejak momen pertama.
"Impresi pertama yang saya dapat adalah motor MotoGP punya performa yang baik sejak awal. Motor ini punya pengereman yang sangat baik, saya pun merasa sangat nyaman dengan ini semua. Usai uji coba ini, satu-satunya masalah yang nyata adalah cara melepas rem," tuturnya.
Takjub pada Pengereman MotoGP
Bastianini tak memungkiri proses adaptasi dan belajarnya takkan terhenti di uji coba, namun ia takjub pengereman motor MotoGP jauh lebih baik dari Moto2. "Ban MotoGP sangatlah berbeda dari yang kami pakai di Moto2. Anda bisa lebih ngotot dalam pengereman," kisahnya.
"Selain itu, di pertengahan tikungan, Anda bisa melaju cepat. Jadi, beradaptasi dengan motor ini memang sudah lebih baik dari awal, dan usai tiga hari saya bisa berkendara lebih lembut dan santai. Saya pun kini punya rasa percaya diri lebih tinggi di atas motor ini," tutupnya.
Bastianini akan kembali turun lintasan di Sirkuit Losail dalam pekan balap MotoGP Qatar pada 26-28 Maret dan juga MotoGP Doha pada 2-4 April mendatang.
Sumber: Crashnet
Video: Dimas Ekky Ingin Mandalika Racing Team Jadi Batu Loncatan Rider Indonesia
Baca Juga:
Ayah Marco Simoncelli Rilis Surat Terbuka, Umumkan Tatsuki Suzuki Positif Covid-19
Pertama Kalinya Dijagokan di MotoGP, Jack Miller Ingin Tetap Membumi
Pulang ke Spanyol, Marc Marquez Tarik Ulur Keputusan Balapan di MotoGP Qatar
Aprilia Meroket, Aleix Espargaro Peringatkan untuk Tetap Membumi
Valentino Rossi: Franco Morbidelli Itu Rekan Setim Terbaik Saya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







