Agar Terus Balapan, Marc Marquez Merasa Harus Belajar dari Para Rider Muda
Anindhya Danartikanya | 8 Maret 2024 11:53
Bola.net - Pembalap Gresini Racing, Marc Marquez, sadar dirinya sudah tak lagi muda. Apalagi, ia baru saja menjalani empat musim yang kelam bersama Repsol Honda. Namun, hasratnya untuk tetap balapan di MotoGP masih membara, dan ia bertekad belajar dari para rider muda untuk terus termotivasi.
Pada 17 Februari 2024 lalu, Marquez menginjak usia 31 tahun, dan saat ini merupakan pembalap tertua keempat setelah Aleix Espargaro, Johann Zarco, dan Takaaki Nakagami. Ia pun tahu betul bahwa masa pensiun terus mendekat, tetapi ia masih bertekad tetap balapan selama beberapa tahun.
Marquez menyadari bahwa seorang olahragawan pasti akan pensiun. Namun, demi memperpanjang 'masa kerja', seorang olahragawan juga harus menemukan skill-skill baru untuk bertahan. Hal ini bisa dipelajari dari para rider muda, seperti yang dilakukan Valentino Rossi dan VR46 Riders Academy.
Setiap Atlet Pasti Bakal Drop

Marquez juga menyadari para pembalap muda pasti berambisi melampaui prestasinya pada masa mendatang. "Kita tak boleh lupa setiap atlet punya waktunya sendiri dan setelahnya mulai drop. Anda pun harus bekerja lebih keras demi konsisten," ujarnya dalam jumpa pers di Lusail, Qatar, pada Kamis (7/3/2024).
"Para rider muda berdatangan, seperti Fabio (Quartararo) pada tahun pertamanya, kini ada Pedro (Acosta), Pecco (Bagnaia), (Jorge) Martin, yang berkendara lebih cepat. Jadi, saya harus belajar dari para rider muda dan mencoba mempertahankan level itu selama mungkin," lanjut delapan kali juara dunia ini.
Selain harus mencari performa yang baik agar tak dilampaui para rider muda, Marquez juga punya tugas lain yang tak kalah rumit. Ia harus mencari tahu apakah dirinya masih kompetitif atau justru sudah 'habis'. Pindah ke Ducati pun menjadi cara untuk memahami level performanya yang terkini.
Bertekad Jawab Semua 'Pertanyaan'

"Saya akan memahaminya [level performa] tahun ini. Tahun lalu, saya sangat kesulitan, tetapi dengan situasi itu pun saya tetap jadi rider Honda terbaik. Selama tujuh musim, saya meraih enam gelar dan sekali duduk di peringkat ketiga," ungkap rider asal Spanyol ini.
"Tahun 2020 mengubah hidup saya. Sejak itu, semua jadi mimpi buruk. Empat tahun yang sulit. Kini saya bertekad menjawab semua pertanyaan untuk diri saya sendiri," pungkas Marquez.
Sebagai catatan, Marquez hanya mendapatkan kontrak dari Gresini, tanpa ikatan dengan Ducati Corse. Durasi kontrak ini pun hanya setahun, dan Marquez hanya mendapatkan motor lama, alias Desmosedici GP23.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- Marc Marquez Ngaku Belum Siap Podium Bareng Ducati di MotoGP Qatar, Masa Sih?
- Ulah Kocak Gresini Bawa Kambing untuk Marc Marquez di MotoGP Qatar, Tegaskan Status 'GOAT'
- Fernando Alonso Ungguli George Russell di FP2 Formula 1 GP GP Arab Saudi 2024
- Max Verstappen Sikat Fernando Alonso demi Pimpin FP1 Formula 1 GP Arab Saudi 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






