Akibat Covid-19, Yamaha Frustrasi Gagal Tugaskan Jorge Lorenzo Sesuai Rencana
Anindhya Danartikanya | 22 Juni 2020 08:50
Bola.net - Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, mengaku frustrasi karena program uji coba dengan Jorge Lorenzo sepanjang MotoGP 2020 harus berantakan akibat pandemi virus corona (Covid-19). Kepada Speedweek, Minggu (21/6/2020), Jarvis menyatakan kemungkinan Lorenzo untuk kembali turun lintasan bakal sangat kecil.
Lorenzo memang menjabat sebagai test rider Yamaha sejak akhir Januari lalu, dan ia sudah turun lintasan selama dua hari di uji coba pramusim Sepang, Malaysia, pada awal Februari. Namun, kala itu ia sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019. Seharusnya ia menjajal M1 2020 di Motegi, Jepang, pada April, tapi batal akibat Covid-19.
"Kami frustrasi, tak ada kesempatan menunjukkan apa yang dikembangkan Jorge tahun ini. Covid-19 membawa banyak aspek buruk, dan rencana kami dengan Jorge sangat terpengaruh," ungkap Jarvis.
"Ia hanya berkendara dua hari di Sepang, dan itu sekadar shakedown. Ia tak melakukan terlalu banyak hal karena itu tahap awal agar ia kembali terbiasa dan melihat kecepatannya. Seharusnya ia uji coba di Jepang dan beberapa trek Eropa. Semua sudah direncanakan dengan baik, tapi kini harus dibatalkan," lanjutnya.
Bakal Lebih Libatkan Insinyur Jepang

Yamaha diketahui berencana menggelar uji coba sendiri pada pertengahan musim. Meski begitu, Jarvis menyatakan bahwa uji coba itu akan dilakukan oleh tim uji coba Jepang, alih-alih tim uji coba Eropa, yang berarti Lorenzo kemungkinan takkan diturunkan.
"Kami punya rencana uji coba di Misano pada pertengahan musim, tapi kami belum bisa pastikan bakal terwujud atau tidak. Jika terwujud pun, bakal sulit melibatkan Jorge karena tim uji coba kami akan dihadiri mayoritas insinyur Jepang, yang kebetulan juga belum boleh pergi ke Eropa," tuturnya.
Jarvis juga mengaku kecewa ada larangan partisipasi wildcard selama 2020. "Ini sungguh bikin frustrasi. Selain itu, larangan wildcard juga berarti kami tak bisa melihat Jorge balapan. Ini sungguh disayangkan, padahal harapan kami sangat tinggi pada proyek baru ini, tapi saat ini kami tak bisa melanjutkannya," ungkapnya.
Takkan Ikut Tes Bareng Ducati, Aprilia, KTM, dan Suzuki
Pabrikan-pabrikan MotoGP diketahui akan menggelar uji coba tertutup bersama di Misano pada 23-25 Juni mendatang, di mana Yamaha akan hadir. Tapi Jarvis menegaskan bahwa Lorenzo juga takkan turun dalam uji coba tersebut karena Yamaha takkan membawa perangkat baru untuk dijajal.
"Kami tak mungkin menurunkan Jorge. Memang mudah menurunkan motor di sana dan kami bisa memanggil beberapa mekanik Eropa untuk membantu merakitnya. Tapi jika pergi ke trek tanpa tujuan berarti, tanpa target spesifik, tanpa perangkat baru yang bisa dijajal, dan tanpa insinyur penting, maka ini tak masuk akal," ujarnya.
Jarvis yakin Lorenzo bakal senang jika ia diturunkan, namun takkan ada gunanya jika tak menghasilkan data penting. "Ini tentu akan menguntungkan Jorge, ia bisa kembali berkendara 4-5 jam per hari. Tapi jika ia tak bisa memberikan data yang kami butuhkan karena tak ada perangkat baru, apa gunanya untuk kami?" tutupnya.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
Aprilia Sebut Bradley Smith Gantikan Andrea Iannone di MotoGP 2020
Valentino Rossi Latihan di Mugello, Bikin Heran Karena Dirahasiakan
Dovizioso Bungkam Soal Kontrak Ducati, Ingin Petrucci Tetap di MotoGP
Dovizioso Luncurkan Ducati Panigale V4 R yang Terbuat dari 15.000 LEGO
8 Pebalap yang Guncangkan 'Bursa Transfer' MotoGP 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:28
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



