Aleix Espargaro Prihatin Terkait Kasus Doping Andrea Iannone
Anindhya Danartikanya | 6 Januari 2020 17:05
Bola.net - Pebalap Aprilia Racing Team Gresini, Aleix Espargaro, mengaku prihatin menyikapi kasus dugaan penggunaan doping yang tengah menimpa sang tandem, Andrea Iannone. Hal ini ia sampaikan lewat Twitter pada Sabtu (4/1/2020).
Kasus ini terkuak pada 17 Desember 2019, usai FIM menjatuhi Iannone larangan berkompetisi akibat sampel A pada urinnya yang diambil di MotoGP Sepang, Malaysia, terbukti mengandung steroid anabolik androgenik (AAS) yakni substansi terlarang versi Agen Anti-Doping Dunia (WADA).
Iannone diperbolehkan meminta sampel B urinnya diuji ulang oleh WADA, dan hasilnya akan dirilis pada 7 Januari. Jika substansi AAS kembali terbukti ada dalam sampel tersebut, maka rider asal Italia tersebut terancam dilarang berkompetiti di ajang balap apa pun selama 4 tahun.
Iannone Selalu Bersikap Hormat
Warganet pengguna akun @Vi3Mu di Twitter menanyakan opini Espargaro mengenai kasus Iannone ini. @Vi3Mu pun menyertakan tautan artikel Corsedimoto soal kritik tajam Alex Hofmann, yang menyebut Iannone lebih peduli Instagram ketimbang karier balapnya.
"Saya tak tahu bagaimana hubungan Anda dengan Iannone, tapi apakah Anda pikir mereka menghakiminya?" tanya @Vi3Mu, yang segera dijawab oleh Espargaro, yang sama-sama berusia 30 tahun dengan Iannone.
"Saya punya hubungan baik dengan Andrea, Saya rasa ia pebalap yang sangat cepat, dan soal hubungan manusiawi, ia selalu sangat menghormati saya, dan memperlakukan saya dengan baik! Saya merasa prihatin soal apa yang terjadi padanya," tutur Espargaro.
Pusing Antisipasi Pengganti
Aprilia Racing kini pun sangat berharap Iannone benar-benar dinyatakan bebas dari konsumsi AAS. Jika tidak, mereka harus pusing tujuh keliling untuk mencari penggantinya, setidaknya untuk musim 2020.
Meski begitu, jika Iannone benar-benar dilarang untuk berkompetisi, kemungkinan besar Aprilia akan menggaet test rider-nya saat ini, Bradley Smith, yang pernah membela Monster Yamaha Tech 3 pada 2013-2016 dan Red Bull KTM Factory Racing pada 2017 dan 2018.
Karel Abraham, yang terdepak dari Reale Avintia Racing-Ducati pada akhir 2019, juga telah mengaku telah diminta Aprilia bersiap diturunkan di uji coba pramusim MotoGP Sepang, Malaysia, 7-9 Februari, sebagai berjaga-jaga jika Iannone tak bisa turun lintasan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










